memberi kesedihan

429 26 1
                                        






Happy Reading









Daffa dan davit serta pengawal nya sedang berada di atas tebing tinggi, angin malam menemani mereka semua, dengan Raymond yang di ikat kedua tangan nya, Raymond terus berteriak tanpa ada kata berhenti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Daffa dan davit serta pengawal nya sedang berada di atas tebing tinggi, angin malam menemani mereka semua, dengan Raymond yang di ikat kedua tangan nya, Raymond terus berteriak tanpa ada kata berhenti.

"LEPASK.... KAN!! " teriak nya menggelegar. Tamparan keras melayang di pipi chubby Raymond, Raymond meringis kesakitan, pipi nya menjadi berwarna merah, dengan butira  air mata yang mengalir.



'Sial sial sial...aku tidak boleh menangis, mereka tidak boleh melihat kalau aku ini lemah' Raymond mulai berhenti menangis dan menutup kedua mata nya, itu lebih baik menurut nya ketimbang harus melihat mereka semua yang berwajah seram dan tidak ada rasa empati sama sekali.



"Kau berharap frea menyelamatkan mu kan Raymond, itu tidak mungkin, aku bahkan melihat frea hanya fokus untuk mendapatkan peninggalan berharga mendiang ayah nya... FREA TIDAK PERDULI DENGAN MU RAYMOND!!" Ujar daffa.


"Kau benar kawan, ia memang sangat tidak berharga di mata siapa pun, bahkan dunia menolak keberadaan nya"

-keberadaan mu kli dek.


Raymond tidak perduli dengan ucapan mereka berdua, sekarang fokus nya hanya kepada frea dan mengapa ia berada di tebing ini, dengan suara ombak yang bersahutan, serta angin malam yang tentu dingin menjalar ke seluruh tubuh nya.

"Buang saja langsung ia, mungkin ia akan dimakan hiu dan aku akan menggantikan posisi nya menjadi suami frea"

Raymond mendongak dan menatap tajam ke arah daffa serta kelompok pengawal keluarga inti daffa, yang berada di sekeliling nya.


"Walaupun aku mati frea tidak akan menikahi mu, atau bahkan menyentuh mu, kau tertipu dengan semua yang frea lakukan untuk mu, memang orang jahat akan bernasib buruk"

Dua pengawal yang ada di belakang tubuh Raymond memukul punggung Raymond menggunakan tangan besar nya, dan Raymond pun terjatuh.

"Akhhh!!.. "

Davit menarik rambut Raymond dan mencium sekilas pipi chubby Raymond.


"Orang baik atau jahat pun sama saja, buktinya kau baik tapi nasib mu sangat amat buruk.. Jangan belaga kau pintar dan paling baik Raymond Ryder"


Davit melepaskan nya dan satu pengawal itu membekap mulut Raymond menggunakan kain yang ia temukan di bagasi mobil.


"Lempar saja langsung ia kedalam laut"


Para pengawal itu mulai mengikuti perintah sang tuan, mereka langsung mengangkat tubuh Raymond yang siap untuk di lemparkan.


"Wait don't do that, or I'll shoot your master in the head!!!.. " Frea dengan keberanian mengunci kedua tangan daffa ke kebelakang dan menodongkan senjata api tepat ke arah kepala daffa, daffa merasa ketakutan ia keringat dingin dan badan nya mulai begetar hebat.



BULLYING MY HUSBANDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang