Yahooo~
___
Ditengah kobaran api, terdengar banyak orang berlari dan berteriak kesana kemari
{Maafkan aku, tapi mereka tak bisa diselamatkan...}
Prajurit tidak melakukan apapun terhadap orang-orang yang terkapar diatas tanah.
{Itu bohong!! Tidak!! Aku tak mau itu!! Cepat selamatkan mereka!! Kumohon!!}
"Kenapa mereka diam saja? Selamatkan mereka!! Cepat!!"
/
/
/
Incomplete Ruler
Pagi di Kerajaan
Matahari terbit menyinari
Surai merah itu membuka matanya perlahan. Namun entah kenapa dia merasa kecewa.
"Haa... mimpi itu malah tidak muncul... padahal itu satu-satunya petunjukku... dan apa-apaan mimpi lain itu? Aku semacam melihat visi... tapi... aku tidak ingat lagi..."
"Baiklah, segera bangkit Pangeran! Saatnya berangkat!!" ucap Touma menarik paksa selimut yang masih membalut Riku.
Itu membuat Riku berguling hampir jatuh, namun dengan cepat ditangkap oleh Touma yang menggendongnya ke kursi.
Tak lama kemudian ketukan pintu terdengar dan Tsumugi masuk.
"Pangeran? Saatnya bangu- Uwaaah!!!" Tsumugi terkejut karena Riku sedang telanjang dada.
"Telat datang loh Tsumugi, Riku sudah bangun dari tadi!" ucap Touma yang membantu Riku mengganti pakaian.
"E-eh? Tapi kan ini masih pagi dan jadwal bangun biasanya..."
"Ehehehe! Aku sengaja bangun pagi karena bersemangat hari ini!" ucap Riku
Selesai mengganti pakaian, Tsumugi langsung menyajikan sarapan untuk Riku. Dia harus gerak cepat kali ini karena Riku dan Touma akan berangkat pagi-pagi sekali.
Tapi Riku tidak perlu keluar kamarnya. Perdana menteri dan orang-orang yang mengetahui wujudnya masuk kekamar dan berbicara dengannya.
"Langsung pergi begitu saja?" tanya Haruka
"Yah... setidaknya kau tak perlu menggunakan topeng dan jubahmu kan? Toh tak ada yang mengenalimu..." ucap Torao
Riku sangat senang karena dia tak perlu menyembunyikan wujudnya lagi, kali ini dia tidak memakai jubah, melainkan baju penduduk biasa. Menunggu mereka selesai mengepak barang, Riku melihat keluar jendela pemandangan yang masih tertutup oleh awan.
"Kali ini Pangeran tak perlu menyelinap keluar lagi..." ucap Minami tersenyum
"Oh ya, 5 tahun lalu Riku-kun pernah menyelinap keluar ya? Untung saja saat itu Pangeran masih mengenakan topeng dan jubahmu!" tambah Otoharu
"Heran deh, bagaimana bisa Pangeran saat itu sampai ke kota?" ucap Haruka
"Ughh... itu sudah lama sekali kalian tau... aku bahkan sudah tak ingat dengan jalan,kota ataupun orang-orang disana... ah, Otoharu-san bukannya Anda sedang membuka lowongan perdana menteri?"
"Memang! Aku ingin asisten kau tau! Karena Banri juga tengah melakukan ekspedisi dan disini bakalan sepi... jadi aku buka saja lowongan baru! Siapa tau ada yang berminat?" jawabnya
"Kalau itu sih banyak... kemarin aja lowongan sampai menumpuk di meja ayah..."
"Yaa... karena kebanyakan aku sudah memulai tes nya!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Incomplete Ruler
FanficKerajaan Licht dan Kerajaan Schaduw. Licht yang berarti cahaya. Kerajaan dataran rendah ditepi pantai nan indah diselimuti oleh langit biru juga awan putih bersamaan dengan sinar matahari yang menyinari. Schaduw yang berarti bayangan. Kerajaan diat...
