hihihi~ lama tak jumpa, kuganti dengan chapter panjang!
Saatnya Ending dari semua anggota ZOOL;v
Part One!
===
Entah sudah berapa lama waktu berjalan, dan kedua pemuda itu belum melepaskan satu sama lain. Malah semua disana yang melihatnya menjadi canggung berharap yang didepan dapat menghentikan aksi mesra-mesra mereka.
"Ekhem!" Surai Raven terpaksa menaikkan suaranya, yang membuat mereka kaget karena ada yang menyela. "Ano... sebaiknya ceritakan apa yang terjadi..."
Bukan berarti surai raven itu kesal atau bagaimana, dia juga mungkin mengabaikan rasa kesal melihat mereka. Namun yang terpenting adalah, siapa orang-orang ini? Kenapa mereka bisa bersama kakaknya? Dan kenapa mereka kenal dengan Riku?
Memang Riku pernah bercerita kalau dia tidak bepergian sendiri karena memiliki party. Tetap saja, susunan orang-orang ini membuatnya aneh malahan kebingungan. Intuisinya berkata kelompok itu bukan sembarang orang biasa.
"A-ah?!" Riku yang menyadari hal itu langsung melepaskan pelukannya, diikuti dengan Touma yang baru menyadari sekelilingnya.
Setidaknya mereka sudah melepas aksi canggung itu sembari menenangkan wajah mereka yang kemerahan.
"Se-sebaiknya kita ganti lokasi dulu..." Mau tak mau surai lumut menjadi pemecah kecanggungan berikutnya sebelum situasi ini juga mengisi perutnya dengan kupu-kupu.
Tentu semuanya juga merasa canggung melihat satu sama lain. Ditengah perjalanan mereka tak ada seorang pun yang berbicara kecuali Tamaki, Nagi dan Riku dengan hebohnya bercerita. Sisanya hanya menenggelamkan diri dalam percanggungan yang masih berlanjut.
Meski kedua saudara Izumi itu berjalan bersama, mereka tak saling berbicara. Yah, tak ada bisa disalahkan, Mitsuki saja memalingkan wajahnya canggung. Sedangkan Iori masih tenggelam dalam pemikirannya sendiri.
Setibanya mereka dipos camp tempat Mitsuki dan yang lainnya singgah, kemudian duduk di tempat nyaman masing-masing. Masih tak ada yang ingin berbicara. Bahkan beberapa sudah memegang perut karena ada kupu-kupu seperti memasuki perut mereka.
"U-umm... etto..." Bahkan Riku juga yang sudah duduk manis, tak bisa berucap karena semua melihat kearahnya, seakan meminta penjelasan apa yang terjadi.
Yep, dengan mencoba bertahan dari tatapan tajam mereka, Riku menceritakan kisahnya saat dia terjatuh.
----
----
----
"Hooo... jadi saat jatuh, kebetulan Iori juga ada disana ya?" tanya Mitsuki, diangguki oleh Riku. Itu membuat Mitsuki terkekeh kecil "Adikku boleh juga! Terimakasih karena sudah menemukannya!" Mitsuki mengusap bangga kepala Iori.
Yang diusap dikejutkan dari lamunannya kemudian tersenyum lembut. "Iie... aku hanya kebetulan ada disana saat itu..." sembari memalingkan pandangannya. "Aku juga tak bisa membiarkannya disana..."
Hingga surai marun berdiri dihadapan Iori, menundukkan kepala.
"Aku juga berterimakasih, karena menemukan Riku! Izumi Iori, aku sangat berterimakasih!" ucapnya serius.
Itu membuat Iori kelabakan kalau Pengawal Pribadi Pangeran bertindak sebegitunya hanya karena berterimakasih. Riku juga memitanya untuk tidak terlalu berlebihan.
Bahkan pengawal pribadinya sangat berterimakasih padaku pandangannya melirik kearah Riku yang tengah menenangkan surai marun itu.
'Nanase-san, kamu sebenarnya siapa?'
KAMU SEDANG MEMBACA
Incomplete Ruler
Fiksi PenggemarKerajaan Licht dan Kerajaan Schaduw. Licht yang berarti cahaya. Kerajaan dataran rendah ditepi pantai nan indah diselimuti oleh langit biru juga awan putih bersamaan dengan sinar matahari yang menyinari. Schaduw yang berarti bayangan. Kerajaan diat...
