C | Jeno with his problem.

1.7K 78 0
                                        

[ 3 ]

•••

Pernah gak sih, kalian habis mandi, segar, wangi, terus buka lemari dengan senyum mengembang niat mau pakai baju favorit? Tapi pas lemari dibuka... zonk. Barang yang dicari gaib. Nihil. Hilang ditelan bumi.

Nah, hal menderita itu yang lagi dialami Jeno sekarang.

Dia baru aja selesai mandi, buka lemari, niatnya mau pakai celana dalam alias sempak edisi khusus Spiderman merek Calvin Klein—hadiah ulang tahun dari Karina tahun lalu yang sengaja disimpan dan belum pernah dipakai sekalipun. Pas diacak-acak sampai dasar lemari... sempak keramat itu hilang!

Jeno panik tingkat dewa. Tanpa atasan, cuma berbalut handuk di pinggang, dia melesat keluar kamar bagaikan buronan.

"MAMIIIII!" teriak Jeno menggema di lorong.

PLAK!

"AAAWWH!" Jeno menjerit histeris sambil memegangi punggungnya yang mendadak perih menyengat.

"Ngapain kamu teriak-teriak kayak di hutan?" tanya Jaka santai, yang baru saja sukses melayangkan tepukan sakti ke punggung mulus anak sulungnya.

Jeno meringis, mengelus punggungnya. "Mami mana, Pa?"

"Dapur," jawab Jaka singkat.

Jeno langsung ngibrit menuruni tangga. Jaka cuma bisa menggelengkan kepala melihat tingkah putra pertamanya yang kelakuannya makin mirip banteng stres.

"Mi!"

"Yes, honey?" sahut Rosa tanpa menoleh dari kompor.

"Mami lihat sempak aku gak?"

Rosa mengerutkan kening, membalikkan badan. "Kok tanya Mami? Koko kan udah segede gaban, masa urusan sempak masih Mami yang pegang?"

"Gak, bukan gitu maksud aku, Mi! Maksud aku—"

"Sempak warna apa?" tanyanya Jaka yang mendadak muncul di samping Rosa sambil menyeruput banana milk.

"Merah. Spiderman. Merek Calvin Klein," jawab Jeno presisi.

"Papa gak tahu."

Rosa ikut menggeleng. "Mami apalagi."

"Duh!" Jeno mengacak rambutnya frustrasi.

"Kenapa sih? Cuma sempak doang. Nanti Mami beliin segudang, pakai uang Papa kamu tapi," ujar Rosa santai.

"Tapi itu hadiah khusus dari Karina, Mi!"

Seketika gerakan Rosa terhenti. Ia berbalik menatap Jeno heran. "Dih? Kok Karina ngasih hadiah ultah sempak?"

"Panjang ceritanya..." desah Jeno pasrah.

"Dipendekin," celetuk Jaka datar, masih santai menyedot banana milk-nya.

"Wait... Kayaknya tadi Abang sama Kakak sempat masuk kamar Koko deh," kata Rosa tiba-tiba.

Abang dan Kakak. Alias Jake dan James. Rosa memang punya sebutan unik untuk trio anaknya (Triple J): Koko untuk Jeno, Abang untuk Jake, dan Kakak untuk James. Kata Rosa biar adil, supaya semuanya merasa punya peran jadi kakak laki-laki.

"Coba kamu tanya mereka," usul Rosa.

Jeno berdecak, lalu ngacir balik ke kamar. Tangan lincahnya langsung membuka grup WhatsApp Triple J dan menginterogasi kedua adiknya. Jeno gak akan rela kalau sampai sempak keramat itu ditarik duluan sama Jake atau James sebelum dia sempat mencicipinya!

Diary Keluarga Bahagia - REVISICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang