***
WhatsApp Chat
Keagan: dmn?
22.15
Jein tanpa sadar menahan napas ketika melihat notofikasi pesan masuk dari Keagan.
Begini, setelah insiden Jein terjebak tawuran dan di selamatkan oleh Keagan... Jein marah besar. Dia memaki-maki Keagan padahal tawuran itu tidak ada hubungannya dengan Keagan. Padahal, masalah Royce yang freak lah yang menjadi cikal bakal semuanya.
Jein makin menghindari Keaga, makin gak mau melihat wajah cowok itu, namun Keagan—anehnya—mengekori Jeinara kemana pun gadis itu pergi di kampus, katanya sih cuma mau menjaga Jein dari Royce, tapi itu justru menebar hoaks dan gosip di kampus tentang hubungan Jein dan Keagan. Sekarang orang-orang tahu bahwa mereka berpacaran, walaupun Jein menegaskan bahwa keduanya tidak punya hubungan, orang-orang menganggap Jein berbohong karena mau backstreet.
Dan, tahu apa yang lebih creepy? Royce makin gila.
Keagan: Jeinara.
22.30
Keagan: Gak usah kekanakan. Balas dulu.
Jein mendengus. Berdasarkan pengalaman beberapa hari terakhir ini, Jein tidak bisa berbohong kalau dia sedikit menaruh rasa suka ketika ada Keagan di sekitarnya. Walaupun terkadang itu menjengkelkan.
Dengan cepat tangan Jein membalas.
Jeinara: Apa?
Keagan: Baru bisa pegang hp? Dari tadi ditanya di mana. Aku kerumah kamu, kata orang rumah kamu pergi. Ke mana?
Jeinara: Liburan. Capek di ikutin mulu sama lo! Di tambah lagi sama stalker lo yang gila itu, si Royce!
Keagan: Liburan dimana? Kok pergi gak bilang-bilang?
Jeinara: Hellloooooooow! Kita bukan siapa-siapa yah! Gue gak ada kewajiban untuk melaporkan tiap hal kecil yang gue lakukan ke elo!
Keagan: Seingat aku, orang-orang anggap kita pacaran.
Jeinara: Itu HOAKS! Itu karena lo ngekor di belakang gue mulu. Gue udah kayak induk ayam tau nggak? Dan semua itu karena lo, orang-orang gak akan nganggap kita pacaran kalau lo nggak ngekorin gue!
Keagan: Share live location. Sekarang.
Jeinara: Gak. Mau.
Keagan: Kamu paham gak sih? Royce bisa melakukan hal-hal gila yang gak akan bisa kamu bayangkan. Jadi aku minta baik-baik sama kamu, share live location.
Jeinara: FYI. Gue aman damai sentosa disini, gue sama keluarga besar. Gak akan ada yang gangguin gue, bahkan Royce sekalipun. Lagian, emangnya dia se benci itu sama gue sampai effort stalking gue dan nyusul ke sini? Nggak kan?
Keagan: Kamu nggak akan paham. Sekarang, please, Jeinara Ruby Malfino, share live location kamu.
Jein mendadak risau. Keagan tidak akan kekeuh seperti ini jika situasinya tidak serius.
Jeinara: Ini udah lewat setengah sebelas. Besok aja lo nyusul.
Keagan: Kirim dulu lokasinya.
Jeinara: Janji dulu lo nggak akan nyusul.
Keagan: Janji.
Jeinara: **Location sended.
Keagan: Aku otw.
Mata Jein membelalak. "Weh... weh..." tangannya cepat-cepat mengetik namun pesan yang dikirimnya hanya memberi repon centang satu. Artinya, Keagan sudah siap-siap on the way.
KAMU SEDANG MEMBACA
Diary Keluarga Bahagia - REVISI
Fiksi PenggemarMenurut google, keluarga adalah sekelompok orang yang disatukan dengan ikatan perkawinan, darah atau adopsi dalam lingkup rumah tangga yang saling berinteraksi dengan posisi sosial yang jelas. kalau menurut kamu, keluarga itu apa? #picbypinterest #...
