Deep longing.

60.8K 2.2K 51
                                        

PERHATIKAN BATASAN USIA🔞

"Vid mendingan lo pulang aja deh, gue gak enak sama lo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Vid mendingan lo pulang aja deh, gue gak enak sama lo. Dari tadi pagi lo disini nemenin gue. Jaga kesehatan lo Vid, jangan mikirin gue."lirih Selena dengan David yang tengah menyuapinya bubur untuk makan siang.

David terkekeh pelan, "Lo udah ngomong gitu puluhan kali Selena, mending lo fokus makan aja nih."jawab David seraya menyodorkan satu sendok bubur ke mulut Selena.

Selena melahapnya dengan pelan, "Habisnya gue gak enak sama lo."celoteh Selena.

"Nanti anak-anak Raystrack ke sini kok, bisa gantian nanti. Jadi lo gak usah khawatir, besok lo udah boleh pulang kata dokter, tapi gak bisa beraktifitas normal dulu, bahu lo masih belum pulih Len."jelas David membuat Selena terdiam sesaat.

"Gak usah mikirin kemana lo akan pulang, lo akan tinggal di basecamp. Disana lo akan aman, karena semua anak-anak Raystrack akan jagain lo. Lo juga gak perlu khawatir soal biaya hidup lo dan bayi lo nantinya. Gue dan anak-anak Raystrack akan bantuin lo."jelas David pelan membuat air mata lagi-lagi menetes di pipi Selena.

"Lo kenapa hobi banget sih nangis, jangan terlalu stress, nanti bahaya buat bayi lo juga."jelas David lagi.

"David, mau peluk boleh gak?"tanya Selena ragu-ragu.

David terdiam seribu bahasa, ia bungkam tak tau harus menjawab apa. Ia tak tau perasaannya pada Selena bagaimana, ini baru beberapa hari tapi ia sudah begitu perhatian pada Selena, bukankah ini terlalu cepat pikirnya.
"Gak usah mikir aneh-aneh, gue pengen peluk aja David. Biasanya kan cewek kalau nangis tuh suka dipeluk gitu, gue gak bisa nih, bahu gue sakit."rengek Selena membuat David langsung meletakkan sisa buburnya dan memeluk erat tubuh Selena yang sedang dalam posisi bersandar.

Selena memejamkan matanya sesaat, merasakan pelukan yang bukan hanya menghangatkan tubuhnya tapi juga hatinya.
"Thanks banget ya Vid, untuk semua kebaikan lo semua sama gue, terlepas dari banyak hal jahat yang gue lakuin. Sekarang gue punya kalian, gue gak perlu takut untuk bertahan hidup."lirih Selena lembut.

"Kita ikhlas bantuin lo Len, asal lo makan dulu habisin buburnya."ucap David merubah topik lalu melerai pelukannya pelan agar tak mengenai bahu Selena.

"Yaudah deh makan dulu, nanti minta Violence sama Naura aja ya yang nemenin gue, sesama cewek kan enak ngobrolnya."adu Selena.

"Jadi sama gue gak enak?"kesal David.

Selena menggeleng pelan, "Enggak gitu, kalau sama mereka kan ngobrolnya lebih santai, soalnya temen kan. Kalau sama lo hati gue agak bahaya Vid, jadi lo jauh-jauh dikit. Gue takutnya pertahanan gue runtuh."ucap Selena sambil menundukkan kepalanya tak berani menatap ke arah David.

VIOLENCE Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang