" Iya bentar. Ma.. sebentar temen Gulf mau pamit "
Davikah mendekat ke Gulf, kepalanya menunduk untuk melihat Mew. 18 tahun terakhir ini hanya Bright yang datang kerumahnya untuk mengantar Gulf, tapi kali ini orang lain.
" Tante, Mew pamit pulang dulu "
Mew? Satu ini berteman dengan Gulf?
" Kenapa pulang, luk. Masuk dulu, udah malam makan dulu disini ayo "
" Maa... "
" Kenapa Gulf, ayo ajak temennya masuk "
Mew menatap Gulf yang kesal. Gulf berdecak kemudian membuka gerbang rumahnya tidak ikhlas.
" Jangan lama lama dirumah gue "
" Kan rumah pacar gue sekalianlah, kenalan sama mama mertua "
" Bacot banget "
" Gulf.. ", pelan suara Mew mampu membuat tubuh Gulf langsung berbalik.
" Gulf.. Mew ayo masuk "
" Iya tante "
Rumah Gulf mewah dalam konsep sederhana. Banyak foto yang terpajang, yang tertangkap netranya adalah foto Gulf ketika masih bayi, Gulf bersama Bright, Gulf dengan Davikah, dan foto lelaki yang dikalungi bunga.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
kanawutnya mama mai
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
tahun baru tailand gulf & bright vachirawit
" Mew.. mau makan apa, luk "
" Tante masak apa aja pasti Mew makan kok "
" Telor ceplok aja ma, biar cepet pulangnya dia "
" Gupiii "
" Mamaaa... "
Selain Luke, Davikah, dan Bright, tidak ada yang tau nama kesayangan itu. Kacaulah setelah ini karena Mew tau, mungkin akan dijadikan lelucon baginya.
Mew menahan senyum, Gupi memang lebih cocok untuk pacar pura puranya ini. Di seberang meja, tangan Gulf mengepal ingin sekali meninju Mew.
" Mew udah lama temenan sama Gulf "
" Belum, baru baru ini tante "
" Gulf nyuekin kamu ya waktu diajak temenan ", tangan Davikah sambil memasak