Sepulang kuliah, Mew mengajak Gulf ke apartemennya.
Seharusnya kalian tahu apa yang akan terjadi pada Gulf setelah ini.
" Beli makan dulu, gue ga punya stok makanan lagi dikulkas "
" Serah lo "
" Lo mau makan apa "
" Hm.. buah aja "
" Ngidam lo "
" Ga jadi "
" Eh sorry gue becanda dong tadi, lo mau buah apa "
" Semangka "
" Bentar gue beli, lo di mobil aja "
Bukan tanpa alasan Mew melarang Gulf turun dari mobilnya, di kampus saja Mew sering kepalang emosi banyak yang menggoda Gulf apalagi di supermarket.
Mew menuju ke dalam supermarket, membeli banyak cemilan dan makanan. Sebenarnya melihat belanjaan Mew saja orang pasti berpikir itu untuk persediaan satu bulan, sangat banyak.
" Udah? "
" Hm, lo ada yang mau di beli lagi? "
" Mama gue nitip sirup, bentar gue kedalem ya "
" Gausah, gue aja. Diluar panas "
" Ya terus, kenapa si lo Mew "
" Gue ga mau orang orang liatin lo, gue cemburu "
" Mew.. najis banget gue "
" Gue serius Gulf "
" Serah lo, buru deh beli sirupnya "
" Iya tunggu bentar disini, mama maunya rasa apa "
" Mama gue tuh hati hati mulut lo "
" Hehe buru rasa apa "
" Apa aja serah lo asal jangan markisa "
" Kenapa? "
" Mama ga suka rasa asam "
" Ooh okeh, bentar ya sayang "
" Satt "
Setelahnya, mereka tiba di apartemen Mew. Ruangan itu sejuk, dengan bunga matahari di balkon dan akuarium kecil di samping TV.
Mew menyusun rapi cemilan di bilik bilik kulkas, sedang makanannya langsung di microwave.
" Duduk, ga capek lo muterin apart terus ''
" Biasa aja "
" Ini buah lo ", sepiring semangka diletak diatas meja, lalu Gulf duduk di salah satu kursinya.
" Lama banget makanan lo "
" Lo makan deluan aja buahnya "
" Ga, nanti pas lo makan gue ngiler "
" Gue bagi makanan gue, ga mungkin gue biarin lo kelaperan disini "
" Bacot banget, buruanlah biar barengan "
" 2 menit "
Lalu mereka makan bersama.
Keduanya terdiam, kenyang yang membuat perut gembung. Yang satu makan buah, yang satunya lagi hanya meminum yogurt.
Mew tidak jadi memakan burgernya, Gulf mendesak ingin memakan semangka bersama.
Padahalkan sudah masuk microwave
" Gulf "
" Ya " Mew menoleh, baru kali ini Gulf menjawab panggilannya dengan kata. Biasa hanya deheman kecil.
" Gue ga suka kita saling lo gue "
" Kenapa, gue nyaman nyaman aja "
" Gue pengen aku kamu "
" Jijik banget gue Mew ", gelinya.
" Orang pacaran biasanya gitu "
" Ga ah gue ga nyaman "
" Gue aja yang make aku kamu, gimana? "
" Udah gue lo aja, lebay banget "
" Sebulan doang, Gulf "
" Ga, gue gamau "
" Kerja samanya dong, kan lagi sama sama belajar jalin hubungan"
" Kalo lo maksa gue, kita putus "
" Iya deh, serah lo "
" Mew.. Mew.. aneh banget gue liat sikap lo sehari ni. Suerr "
" Gulf "
" Perasaan dari tadi lo manggilin gue mulu "
" Cuci piring dulu ayo "
" Gue pacar lo bukan babu "
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Cie pacarr.. Temenin nyuci deh, lo duduk aja liatin "
" Gue liatin ni dari sini lo cuci sana "
" Di deket wastafel Gulf, ya.. Lo duduk dideket microwave "
Mew mencuci sementara Gulf duduk di wastafel sebelahnya. Kaki Gulf menggantung, gemas dilihat Mew. Sesaat Gulf menunggu, sekali kali tangannya bermain dengan air.
" Ambilin sabun yang baru di kamar mandi, sabun cuci piringnya habis "
" Hufh, dimana "
" Sana ke kamar mandi dulu, di dalam raknya coba liat "
Kaki yang menggantung itu melompat ke lantai, berjalan memelas ke arah kamar mandi.
" Yang mana satu Mew, sabun aja banyak banget "
" Yang buat cuci piring, liat dulu "
" Gatau gue yang mana "
" Baca Gulf, yang buat cuci piring "
" Sat, tumpah. Mew sini "
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
" Alai... ", dengusnya
" Tau gitu gue sendiri yang ngambil sabunnya ", lantai kamar mandi Mew seketika banjir bubuk rinso.
" Ya tadi jangan nyuruh gue "
gimana ceritanya p/n, aku mau minta saran untuk bagian pertengkarannya MewGulf kalo boleh hehhe..