"Take my hand, take my whole life too. For I can't help falling in love with you."-Kevin laksana.
Sejak insiden waktu itu semuanya berubah.
Karena dua teman perempuannya yang suka kalau Aldo berdekatan dengan Kevin yang notabenenya mereka sama-sama...
Bulan sudah berganti, tetapi wajah Aldo gak pernah berubah tampan seperti Aliando Syarif.
Tandanya Aldo sudah sebulan berkerja dan hari ini adalah hari pertama dia mendapatkan gaji selama dirinya bekerja.
Kalau kalian tanya bagaimana keadaan keluarga kecil Zaidan mereka baik-baik saja, kadang Aldo juga sempat berkunjung ke rumah Zaidan dan bertemu baby Jo yang lucu.
Di tempat kerjanya Aldo selalu bertemu dengan Leo a.k.a anak pak Senjaya datang ke kafe untuk mengobrol sedikit dengan Reza.
Tetapi tidak bersama Kevin dan lainnya.
Entahlah Aldo tidak peduli lagi.
"Ini gaji lu." Leo memberikan amplop coklat kepada Aldo.
Aldo mengangguk dan menerimanya dengan senyuman,"makasih... Pak?"
"Lu kira gua bapak-bapak?"
"Makasih bang."
Leo mengangguk,"ini gaji lu juga.' dia memberikan amplop berisi uang juga kepada Reza.
"Makasih mas." Reza menerimanya.
Leo mengangguk, dan seterusnya memberikan masing-masing karyawan amplop coklat yang isinya duit.
Kalau untuk kafe disini memang Leo yang memegang kendali.
Tetapi kalau cabang-cabang lainnya yang memegang kendali adalah kakaknya Leo.
Setelah pengambilan gaji, Aldo dan Reza langsung bergegas pulang karena memang waktu kerjanya sudah habis.
"Mau bareng Ja?" Tawar Aldo kepada Reza.
Reza mengangguk,"boleh deh." Dia naik keatas motor Aldo.
Aldo menyalakan mesin motornya dan melaju pergi.
~~~~~~~~~~
"Dodo pulang!" Aldo melepas Hoodie nya menyisakan kaos putih nya dan melangkah masuk kedalam rumah.
"Bu?!" Aldo memanggil ibunya tetapi tidak ada sautan mungkin lagi pergi.
Aldo menampilkan senyuman, dia langsung berlari kecil menuju kamar.