3. CAMPUR-ADUK

69.3K 5.4K 311
                                        

Sebulan kemudian.

Bulan sudah berganti, tetapi wajah Aldo gak pernah berubah tampan seperti Aliando Syarif.

Tandanya Aldo sudah sebulan berkerja dan hari ini adalah hari pertama dia mendapatkan gaji selama dirinya bekerja.

Kalau kalian tanya bagaimana keadaan keluarga kecil Zaidan mereka baik-baik saja, kadang Aldo juga sempat berkunjung ke rumah Zaidan dan bertemu baby Jo yang lucu.

Di tempat kerjanya Aldo selalu bertemu dengan Leo a.k.a anak pak Senjaya datang ke kafe untuk mengobrol sedikit dengan Reza.

Tetapi tidak bersama Kevin dan lainnya.

Entahlah Aldo tidak peduli lagi.

"Ini gaji lu." Leo memberikan amplop coklat kepada Aldo.

Aldo mengangguk dan menerimanya dengan senyuman,"makasih... Pak?"

"Lu kira gua bapak-bapak?"

"Makasih bang."

Leo mengangguk,"ini gaji lu juga.' dia memberikan amplop berisi uang juga kepada Reza.

"Makasih mas." Reza menerimanya.

Leo mengangguk, dan seterusnya memberikan masing-masing karyawan amplop coklat yang isinya duit.

Kalau untuk kafe disini memang Leo yang memegang kendali.

Tetapi kalau cabang-cabang lainnya yang memegang kendali adalah kakaknya Leo.

Setelah pengambilan gaji, Aldo dan Reza langsung bergegas pulang karena memang waktu kerjanya sudah habis.

"Mau bareng Ja?" Tawar Aldo kepada Reza.

Reza mengangguk,"boleh deh." Dia naik keatas motor Aldo.

Aldo menyalakan mesin motornya dan melaju pergi.

~~~~~~~~~~






"Dodo pulang!" Aldo melepas Hoodie nya menyisakan kaos putih nya dan melangkah masuk kedalam rumah.

"Bu?!" Aldo memanggil ibunya tetapi tidak ada sautan mungkin lagi pergi.

Aldo menampilkan senyuman, dia langsung berlari kecil menuju kamar.

"Mandi dulu apa rebahan ya." Aldo mencium tubuhnya sendiri,"mandi dulu dah."

Lalu laki-laki itu ingin membuka bajunya tetapi ada yang aneh yang dirasakan olehnya.

Aldo menunduk melihat,"anjing?!" Dia memekik kaget melihat perubahan pada perutnya.

"Bangsat ngapa perut gua buncit begini?!" Aldo mengerjapkan matanya, mengucek matanya dan memukul pipinya sendiri takut kalau ia sedang bermimpi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Bangsat ngapa perut gua buncit begini?!" Aldo mengerjapkan matanya, mengucek matanya dan memukul pipinya sendiri takut kalau ia sedang bermimpi.

[BOYS LOVE] ONE MONTH [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang