Bab 10 (a)

669 15 0
                                        

Tak ada pilihan lain, Fabio tetap harus menikmati kemacetan ini.Setelah hampir satu jam jarak yang ditempuh ke mansionnya,kini ia memasuki pekarangan mansionnya.

Bergegas ia masuk kedalam mansion disambut oleh para pekerjanya,namun ia hanya berlalu melewati mereka dengan tergesa gesa tanpa berniat menjawab sapaan mereka.

Segera ia membersihkan diri dengan ritualnya yang singkat.Setelah selesai,ia pun berteriak memanggil maid Ani seolah olah ada hal buruk saja yang menimpanya.Sungguh perangai yang buruk untuk seseorang yang wajahnya bak titisan dewa

"An...Ani...An.....,panggilnya dengan teriakan menggelegar

Ani bergegas lari menemui Fabio

"Iy-ya Tu-...,

"Apa kau tuli? Berapa kali aku memanggilmu? Kau mau ku pecat saat ini juga?ucap Fabio dengan wajah memerah menahan amarah

"Ma-a..,untuk kedua kalinya maid Ani tak sempat menyelesaikan ucapannya

"Cepat kau persiapkan perlengkapan pakaian Nona Maura,ingat jangan ada yang tertinggal.Ucapnya memberi perintah sekaligus peringatan

"Baik Tuan

Ani segera menyiapkan semua perlengkapan pakaian Maura,lihatlah...Suamiable bangetkan Tuan mereka ini???

"Ini Tuan,ucap Ani seraya memberikan paper bag pada Fabio

Fabio menerimanya dan bergegas menyambar kunci mobil untuk segera melajukan mobilnya ke kediaman Ibra Alexander yang tak lain papanya sendiri

"Ck,membuat ku susah saja si Tua ini!! Omelnya sembari terus menambah kecepatannya.

Cittttttttttt...decit ban mobil bergesekan dengan lantai teras depan rumah Ibra Alexander.Siapa lagi pelakunya kalau bukan putranya sendiri.

Fabio menghubungi Maura.Begitu sambungan terhubung,dia segera to the point.

"Cepatlah keluar,kita pulang.

Seperti itulah yang diucapkan Fabio pada Maura yang membuat gadis itu geram,tak bisakah pria itu berbasa basi dulu dengan orang tuanya?

Ibra Alexander keluar dari dalam mansionnya

"Ban mobil mu bisa saja merusak lantai ku? Ucapnya

"Anda tulis saja berapa jumlah biaya atas kerusakan lantai mansion anda,ucap Fabio dingin

Tak lama Maura keluar dari mansion dan langsung disambut hangat oleh Fabio,lebih tepatnya Fabio telah mengalungkan tangannya pada leher Maura sembari mencium pucuk kepala Maura yang wangi shampo Strawberry

"Kita pulang ya,ucap Fabio yang terlihat jelas sebagai ajakan.

Maura hanya melirik paper bag yang sedari tadi di pegang Fabio

Fabio yang paham langsung mengatakan kalau ini perlengkapan pakaian Maura

"Kalau ujung ujungnya pulang ke Mansion ngapain bawa baju segala? Bathin Maura

"Aku mau pamit dengan mama shella,ucap Maura

"Ti-d..

Maura tak mendengarkan lagi ucapan Fabio karna dia sudah lebih dulu masuk kedalam

"Ck,Maura...,geramnya

Sedang kan Ibra juga memilih meninggalkan putranya sendiri

20 menit berlalu,namun Maura tak kunjung keluar juga dari mansion Ibra

Fabio menghela nafas kasar dan kembali keluar dari dalam mobil sembari menutup pintunya kasar

"Brak (holang kaya mah bebas yak hehehe)

Mau tidak mau,akhirnya dia memutuskan masuk ke mansion orang tuanya

Dilihatnya Maura tengah berada diruang Tv sembari mengobrol dengan sang mama.Tanpa tedeng ali ali,dia langsung mendatangi Maura sembari memeluknya dari belakang dan meletakkan kepalanya diceruk leher Maura.

"Kita pulang sekarang ya,ajaknya dengan lembut

Maura yang merasa risih dengan kelakuan Fabio dihadapan Shella segera berusaha melepaskan Fabio agar tidak memeluknya.Namun Fabio tidak menggubris gerakan Maura

"Kau ini,biarkan Maura menginap disini.Ucap sang mama

"Gak,ucap Fabio

"Aku masih ingin disini,ya Maura buka suara

"Besok akan aku antar kemari.Kalau perlu pagi pagi buta,ucap Fabio melirik mamanya karna kesal

Pagi pagi buta? Ck,tak kan mungkin ku biarkan gadis ku berada di rumah si tua ini dari pagi.Mau ngapain dia disini? Membabu?batin Fabio

"He,hilangkan pikiran sinting dari otak mu,jawab Ibra yang tiba tiba muncul langsung menebak pemikiran konyol Fabio saat melihat kilatan matanya

"Bio,mama mau bicara serius ucap Shella.

Biarlah ia harus berdebat keras dengan putra nya demi gadis ini.Ia akan memaksa Fabio agar maura bisa di izinkan untuk kuliah dari pada ia terus khawatir pada gadis ini.Meskipun ia sendiri tak tau akan ada kejutan apa didepannya dari putra sematawayangnya ini

Akhirnya fabio duduk tepat disamping Maura.

"Mama ingin maura bisa masuk kuliah,bio

Fabio membulatkan matanya sempurna mendengar ucapan Nyoya Ibra

"Jangan egois sayang,itu juga demi kebaikan masa depan Maura.Agar maura ada bekal ilmu untuk masa depannya

"Maura gak perlu itu.Masa depan Maura itu Fabio ucap Fabio

"Kau tak kasihan melihatnya terus terusan bosan dimansion mu dan hanya menunggu mu pulang?ucap mamanya

Fabio terdiam.Ya dia akui kalau maura hanya menunggunya saja.

"Apa yang kau takutkan bio? Semua kau yang urus,ada rexa juga yang akan membantu Maura jik..

Ucapan shella terpotong oleh Fabio

"Gak.Ucapnya tegas masih bertahan dengan egonya.

Maura yang sudah jenuh dengan kehidupannya,hanya bisa menghela nafas kala melihat batunya sikap fabio

Maura memegang lembut tangan Fabio,berharap itu bisa melunakkan si otak batu disampingnya ini.

Fabio terkejut,karna ini pertama kalinya Maura lakukan,selama ini selalu dia yang bertindak duluan.Ada desiran aneh dihatinya.Dan hatinya menghangat

"Boleh ya?ucap Maura lembut sambil menatap mata Fabio

Seketika Fabio mengangguk setuju.

Sial ucapnya untuk dirinya sendiri.Karna dengan gampangnya ia menyetujui permintaan gadis ini.

"Beneran? Tanya Maura memastikan

Fabio mengangguk kembali.

"Thank you,ucap Maura senang bahkan teramat senang sampai mencium sekilas pipi Fabio kemudian ia bangkit dari duduknya dan berjalan keluar.

Sebenarnya ia malu dengan tindakan refleksnya itu

Fabio memegang pipinya dan tersenyum tipis bahkan sangat tipis,dan hanya seorang Ibra lah yang mengetahuinya.

"Kemana? Tanya Fabio setengah teriak kala melihat Maura menuju depan

"Mau pulang kan?ucap Maura tanpa menoleh karna malu dengan sikapnya tadi

Fabio ikut bangkit dari duduknya dan segera menyusul Mauranya...

●●●●

Semoga baik baik wae ya maura di kuliahnya

Kok meragukan???🤔🤔🤔

Kira kira ada apa ya?????

So,jangan bosen bosen ya untuk terus ikuti alur Tawanan Fabio's.

Jangan lupa juga beri votenya😊😚

Tawanan Fabio's (TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang