"Kalau aku minta ijin untuk bekerja boleh enggak? Tanya Maura menatap mata Fabio intens.
Ia berharap pria dihadapannya ini mengizinkannya.Jujur ia bosan di mansion terus,walaupun fasilitas disini hampir lengkap
Lama Fabio menjawab permintaan Maura.Ia takut maura akan pergi meninggalkan dirinya jika ia sudah tau dunia luar (ya maksudnya diluar mansion)
"Aku kan juga ingin ada penghasilan sendiri,ucap Maura menunduk
"Kau bisa menggunakan kartu yang ku beri.Lagian,uang ku ya uang mu,maura.Ucap fabio lembut.
"Boleh ya,lagian kalau kau takut aku merepotot kan mu,kau tinggal belikan saja aku motor matic.Jadi aku bisa lebih mandiri
"Ck.Gumam Fabio.Bukan ini yang diinginkan Fabio.Yang dia inginkan,Maura bergantung padanya
"Bio,panggil Maura lembut.
Sulit sekali rasanya membujuk pria disampingnya ini.
Fabio menghela nafas berat.
"Baiklah,nanti sore motor matic mu akan dikirim.Biar Rexa yang mengurusnya.
Maura berbinar mendengar ucapan Fabio.Dia tak ingin memastikan kedua kalinya,takut pria itu akan berubah pikiran
"Makasih,ucap Maura mengecup pipi Fabio singkat sembari berlari menuju dapur
Fabio tersenyum melihat tingkah maura...
♡♡♡♡♡♡♡
Sesuai janji Fabio,sore ini motor matic dengan warna cokelat metalic tiba dimansion. Maura sangat senang bahkan sudah lebih dari tiga kali ia mengucapkan "terimakasih" pada pria tampan di sampingnya ini
"Apa kau menyukainya?tanya Fabio
"Iya,bahkan sangat,ucap Maura masih dengan senyum yang tak luntur
"Besok aku akan mencari pekerjaan,lanjutnya kembali
"Ck.Kau bisa bekerja dikantor ku,ucap Fabio
"No,ucap Maura.Kalau sepeti itu aku tak kan mandiri
"Terserah kau,ucap Fabio sembari meninggalkan maura yang masih diteras depan mansion.
Jujur ia kesal dengan keras kepalanya sikap Maura.Dia mengambil ponselnya menghubungi rexa
"Ada apa lagi? Tanya rexa saat telponnya tersambung
"Utus suruhan mu,untuk mencari tau dimana Maura besok akan melamar kerja
"Astaga...kau ini!!!! Untuk hal ini pun kau menelpon ku.Bio,kau bisa melakukannya sendiri,jika ini menyangkut hal sepele untuk maura,ucap Rexa kesal karna sedari tadi perintah fabio yang entah apa saja
"Apa gunanya aku mempekerjakan mu,jawabnya cuek
"Baiklah Tuan Muda Fabio.Ucap Rexa dengan sengaja menekan kata tuan muda.
Telpon pun diakhiri oleh Fabio
Puas dengan motor maticnya,Maura segera masuk ke dalam dan mensearching salah satu aplikasi intenet di ponselnya untuk mencari tau,apa saja yang harus disiapkannya untuk melamar kerja.
Sebenarnya ia bisa saja bertanya langsung pada Fabio.Mustahil pria itu tak tau.Hanya saja maura malas menanyakan hal ini pada Fabio,terlebih dia mengetahui jika sebenarnya Fabio keberatan dengan permintaannya.
Terserah dengan pria itu,yang jelas ia juga mempunyai impian.
"Hufffff...akhirnya sudah beres.Semoga besok dewi fortuna berpihak pada ku,ucapnya.sembari meregangkan otot otot nya
KAMU SEDANG MEMBACA
Tawanan Fabio's (TAMAT)
AksiTol...long...tolong aku....siapapun,tolong aku.....!!!! Isak tangis dan jerit dari seorang gadis selarut ini mungkin tidak akan ada yang mendengar. Ia terus berlari,sesekali kepalanya menoleh kebelakang seolah ada orang yang mengejarnya. Keringat be...
