21. Little things

1.1K 63 3
                                        

Ketiga lelaki itu mengangguk dengan mulut membulat, tapi masih dengan perasaan tak percaya dengan apa yang barusan mereka dengar dari mulut ketiga teman Marvel secara bergantian.

Bahwa, Aurora dan Marvel pernah memiliki hubungan serumit itu.

"Tapi emang bener sih, lo brengsek abis, Vel." ucap Karrel seraya menyeruput es teh nya. "Tapi gue masih gak abis pikir, anjing lah." katanya kembali seraya menoleh kearah Derek dan Abidzar.

"Keren sih tapi, lo Vel. Masih bisa mau face to face sama Aura, after everything you did to her. Kayak, ini emang takdir deh kayaknya." kata Derek dengan nada serius nya.

"Iya, soalnya kebetulan banget, saaat. Bisa-bisanya lo tiba-tiba pindah Bali, terus satu sekolah lagi. Padahal sekolah di Bali banyak banget." sahut Abidzar membenarkan.

"Ya namanya juga love story nya belum abis, jadi di deketin lagi deh." balas Melvin.

"Emang kalo jodoh mah gak akan kemana, cuy." kata Raihan dengan cengirannya. "Mau sejauh sabang sampe marauke, kalo kata Tuhan ketemu, ya ketemu dah ni dua orang." sambungnya kembali membuat anggukan dari mereka semua, kecuali Marvel yang sedang sibuk dengan pikirannya sendiri.

"Ternyata Aura diliat langsung cantiknya kayak bidadari gitu ya." celetuk Kayden membuat Marvel langsung menoleh dan menyikut perutnya membuat Kayden berteriak histeris. "Tai lo Vel, penganiyayaan."

Mereka semua tertawa terbahak-bahak.

"Tapi kalo gak salah nih ya, Aura kan lagi deket sama cowok." Kata Derek membuat ketiga teman Marvel menatap Derek secara serempak, sedangkan Marvel hanya mengangguk acuh tak acuh.

"Iya, nama cowonya Jayden. Deket banget sih setau gua, gak tau tapi udah pacaran atau belom." sahut Karrel membenarkan.

"Saingan lo, bos." ucap Raihan.

"Gantengan Marvel apa Jayden-Jayden itu?" tanya Kayden sambil menaik turunkan alisnya.

"Marvel sih kayaknya." sahut Derek, Karrel dan Abidzar seraya mengangguk-anggukan kepala.

"Jelas." ucap Marvel dengan percaya diri mampu membuat mereka tertawa geli. "Mana Aura nya cuma cinta sama gue. Sorry not sorry Jayden, you lose."

"INI DIA TEMEN KITA, JIWA-JIWA TAI MARVEL COMEBACK!"

The in Between

Sepulang sekolah dengan langkah pasti Marvel dan keenam temannya itu menuju ke gerbang sekolah setelah dari kelas Aura yang ternyata perempuan itu dan kedua temannya sudah keluar dari kelas.

"Aura." panggil Marvel dengan suara lantang membuat Aurora menolehkan kepalanya bersamaan juga dengan Jessie dan Grace yang ikut menoleh.

"Ngapain lagi dah ni orang." gumam Grace kepada Jessie. "Tau dah ngacau aja." balas Jessie pula.

"Pulang sama siapa, Ra?" tanya Marvel seraya menatap Aura.

"Kenapa?" tanyanya.

"Mau ngajakin pulang bareng." balasnya dengan nada santai membuat keenam lelaki di sampingnya itu bersiul.

"Ngapain Karrel, Derek sama Abi, jadi ikut-ikutan dia, sih." ucap Grace dengan nada tak sukanya.

"Iya, kenapa deh lo bertiga, tiba-tiba jadi temenan sama anak baru ini." kata Jessie pula membuat mereka menyengir.

"Kalo temenan kan harus nyambung, klop, dan sama gitu ya. Nah kebetulan kita gitu, sih." sahut Karrel.

"Lagian mereka good kok." ucap Derek.

The in Between Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang