Semua orang senang saat mengetahui bahwa Alisya hamil anak pertamanya terutama orang tua mereka yang akan menanti cucu pertama dari mereka berdua walaupun orang tua dari Altarel sudah memiliki seorang cucu dari Rey akan tetapi saat mendengar Alisya hamil mereka sangatlah senang karena akan mempunyai dua cucu.
Pagi ini Altarel sudah siap untuk bekerja dan tak lupa ia pamit kepada orang dirumah beserta calon anak mereka.
"Papa kerja dulu ya dek" ucap Altarel mengelus perut Alisya.
"Jadi ini panggilannya papa mama nih kenapa gak ayah bunda aja" tanya bu Nadya yang ada disana.
"Atau enggak abi umi aja" sahut umi Fatimah yang juga ada disana.
"Panggilannya Mama papa aja " ucap Altarel lalu menatap ke arah Alisya. "Bolehkan sya" lanjutnya yang dibalas anggukan dari Alisya sembari tersenyum dibalik cadar nya.
Setelah itu Altarel pun pergi menuju ke kantornya dan Alisya yang ditemani oleh bu Nadya dan umi Fatimah itu juga karena mereka khawatir jika Alisya sendiri dirumah takutnya terjadi hal yang tak diinginkan.
Disana juga ada Fira beserta anaknya yang bernama Ahmad Raditya Frandika yang masih berusia dua bulan.
Alisya senang karena tidak kesepian lagi dirumah. Sesekali Alisya bermain bersama anak Fira.
Mereka disana tak semua menginap hanya umi Fatimah dan bu Nadya yang menginap itupun jarang karena mereka sibuk dengan pekerjaan mereka masing masing dan juga kadang teman teman Alisya juga menginap disana.
Seperti biasanya Altarel pergi ke kantor untuk bekerja sekaligus kuliah online nya ia berangkat ke kantor menggunakan mobil miliknya.
Sesampainya di kantor Altarel langsung masuk ke ruangan nya namun tiba tiba datang seorang cewek berpenampilan cukup seksi menghampiri Altarel sepertinya ia suka kepada Altarel.
"Pagi pak" sapa nya.
"Pagi" balas singkat Altarel dan hendak berlalu pergi namun tangan nya di cegah oleh cewek itu.
"Kenapa buru buru sih pak masih pagi juga , sarapan bareng yuk" rayu wanita itu sepertinya ia suka kepada Altarel.
Altarel mendekati cewek itu dan menatap lekat kearah nya. "Saya sudah punya istri dan sebentar lagi saya bakal punya anak jadi tolong jaga sikap anda di depan saya paham"jelas Altarel dan berlalu pergi meninggalkan cewek itu.
Meskipun Altarel akan menjadi papa namun wajah tampan nya banyak membuat orang tak percaya jika ia sudah menikah.
Meskipun Altarel sudah memberi tahu jika ia sudah menikah namun cewek itu masih saja keras kepala ia tak peduli walaupun Altarel sudah menikah.
'Gak papa kok pak kalo udah punya anak yang penting kamu itu ganteng' batin cewek.
Altarel pun kini berada di ruangannya dan sesampainya disana ia langsung membuka laptopnya dan memulai kelas kampusnya itu dan setelah selesai ia pun melanjutkan untuk melakukan perkerjaan nya itu dan sesekali ia melirik bingkai foto dirinya dan Alisya.
Sedangkan dirumah Alisya sedang membersihkan rumah karena dirinya bosan jika tidak melakukan pekerjaan rumah jadinya ia memutuskan untuk membereskan rumah nya.
Setelah selesai ia pun menyiapkan makan siang yang akan ia antar untuk Altarel di kantor.
" semoga aja kak Altarel suka sama masakan aku"ucap Alisya tersenyum sembari memegang kotak makanan.
Ketika semua sudah dirasa beres Alisya pun berangkat ke kantor tempat Altarel bekerja yaitu 'KENANDRA OFFICE' kantor yang begitu besar dan megah.
Sesampainya disana Alisya bertanya kepada beberapa karyawan disana dimana ruangan Altarel.
"Permisi mbak" sapa Alisya.
"Iya mbak ada apa" balas karyawan itu.
"Ruangan kak Altarel dimana ya" tanya Alisya.
"Oh ini mbak Alisya kan istrinya pak Altarel" ucap karyawan itu.
"Iya mbak" balas Alisya tersenyum dibalik cadar nya.
Karyawan itupun mengantarkan Alisya ke ruangan Altarel dan tak lupa Alisya juga berterimakasih kepada karyawan itu.
Alisya membuka pintu ruangan itu dan tak lupa juga ia mengucapkan salam namun tak ada balasan mungkin karena Altarel sibuk dengan laptopnya.
Alisya pun menghampiri Altarel dan menaruh kotak makan siang di atas meja Altarel dan barulah Altarel sadar jika Alisya ada disana.
"Lho kok kamu ada disini " tanya Altarel.
"Aku bawa makanan buat kakak dimakan ya" balas Alisya.
Altarel pun mengangguk lalu kemudian ia pun memakan makan siangnya itu dengan di suapin oleh Alisya.
Setelah selesai makan Altarel pun kembali bekerja dan Alisya hendak pamit namun dirinya di larang oleh Altarel dan menyuruh nya untuk menunggu sebentar.
Setelah beberapa saat menunggu mereka pun keluar dari ruangan itu dan tak lupa Altarel juga pamit kepada papanya dan barulah mereka keluar.
Di saat Altarel dan Alisya tengah berjalan untuk menuju ke mobil mereka ternyata cewek yang tadi sempat merayu Altarel melihat dan ia merasa tidak suka kepada Alisya karena menurutnya dialah yang pantas berada di samping Altarel.
"Cewek itu siapa sih berani banget deket deket sama suami gue" ucapnya yang membuat temannya menatap kearah nya.
"Mimpi lo cewek itu istri nya bego bukan elo udah deh lo baru masuk gak usah genit genit yang ada entar lo malah di keluarin dari kantor ini udeh sana balik kerja dan ingat pak Altarel itu udah nikah paham" jelas teman nya.
Sementara itu Altarel dan Alisya akan pergi ke mall untuk membeli perlengkapan anak mereka, mereka membeli beberapa barang dan setelah itu mereka pun pulang kerumah.
"Biar aku bantu kak" ucap Alisya dan hendak mengambil barang namun tangan nya di cegah oleh Altarel.
"Udah kamu masuk duluan aja istirahat biar aku yang bawa masuk barang barang ini" ucap Altarel.
"Tapi aku pengen bantu kak" rengek Alisya.
"Gak boleh" tegas Altarel.
Alisya pun mau tak mau masuk ke rumah dan Altarel memasukkan barang barang yang mereka beli tadi.
Setelah semua telah selesai Alisya membawa minuman kepada Altarel.
BERSAMBUNG......
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTAREL [END]
Ficção AdolescenteSingkat saja ini kisah Altarel cowok tampan yang berjabat sebagai ketua geng motor dijodohkan oleh orang tuanya dengan gadis bercadar yang berhasil membuat pandangan Altarel kepadanya berubah, yang tadinya membenci kini menjadi cinta. DARI PADA PEN...
![ALTAREL [END]](https://img.wattpad.com/cover/330839549-64-k426010.jpg)