Bell istirahat telah berbunyi 5 menit yang lalu Altarel dan sahabatnya seperti biasa berada di rooftop.
"Gimana Al" tanya Zio membuat Altarel bingung dengan pertanyaan darinya.
"Gimana apanya"balas Altarel tak mengerti pertanyaan dari Zio.
"Udah ikhlas kan" ucap Zio.
Setelah beberapa saat Altarel mencerna ucapan Zio akhirnya ia pun mengerti yang dimaksud oleh Zio.
"Udah" jawab Altarel dengan mengangguk.
"Kalo cinta udah" kini bukan Zio yang bertanya melainkan Bagas.
"Hmm udah sih" ucapan Altarel membuat teman teman nya langsung menyoraki nya dengan kata "CIE" berbarengan dan yang lebih parah lagi Zio yang biasa nya cuek bin irit bicara kini malah ikutan.
"Nah gitu dong " ucap Alvin dan Kevin serentak dilanjutkan dengan tos an tangan.
Altarel hanya tersenyum diiringi dengan gelengan kepala melihat tingkah sahabatnya itu.
Sepulang dari sekolah Altarel tak langsung balik kerumah melainkan ia dan juga Alisya langsung menuju ke sebuah gedung yang di pakai untuk pernikahan Rey hari ini.
"Ini kita gak ganti baju dulu kak" tanya Alisya.
"Gak sya kita langsung ke gedung nya aja nanti di sana baru ganti baju" ucap Altarel yang di angguki oleh Alisya.
Sesampainya disana mereka sudah ditunggu oleh orang tua Altarel.
"Akhirnya kalian sampai baru pulang ya" ucap Nadya lembut.
Altarel dan Alisya menyalami dan mencium tangan Nadya dan Andra. "Iya ma, oh ya ma baju kami udha di siapin kan" tanya Altarel.
Nadya mengangguk pelan. "Udah kok nak yok ganti baju dulu" ucap Nadya.
"Maaf ya mah ngerepotin mama" ucap Alisya.
"Gak papa kok sayang yok masuk" balas nadia sembari mengusap pelan kepala Alisya yang tertutup kerudung putih nya.
Alisya dan Nadya pun masuk terlebih dahulu mereka berdua sangat akrab dan bahkan mereka terlihat bukan seperti ibu mertua dan menantu melainkan seperti ibu dan anak perempuan nya.
"Al kenapa senyum senyum begitu" tanya Andra saat melihat Altarel yang senyum senyum saat melihat Nadya dan Alisya.
"Gak papa pah cuma seneng aja liat Mama sama Alisya deket" ucap Altarel yang kini menatap ke arah papa nya itu.
Andra tersenyum mendengar itu ia tau jika saat ini Altarel telah mencintai Alisya, bahkan raut wajah Altarel kini tampak lebih bahagia dibanding dengan raut wajah nya saat hari pertama mereka menikah.
Singkatnya kini Altarel dan Alisya telah selesai berganti pakaian mereka menuju ke atas pelaminan untuk mengucapkan selamat kepada Rey dan istrinya.
"Semoga sakinah mawadah warahmah ya bang" ucap Altarel yang menyalami tangan Rey.
Setelah selesai mengucapkan selamat kepada Rey Altarel pun berpindah dan mengucapkan selamat kepada Fira istri Rey dengan tangan yang di satukan di depan dadanya begitupun dengan Fira.
Setelah selesai Altarel dan Alisya duduk di sebuah meja yang disana ada Bian dan juga orang tua mereka berdua, Altarel dan Alisya pun bergabung dengan mereka.
*****
Altarel kini telah selesai mandi cowok itu hanya mengenakan celana pendek dengan kaos yang berwarna putih dan rambutnya yang belum kering dan masih acak acakan ia duduk di sofa sembari memainkan ponselnya. Alisya yang baru selesai sholat pun keluar dari kamar lengkap dengan cadar nya.
Walaupun mereka sudah tinggal bersama namun Altarel masih belum pernah melihat wajah dari istrinya itu.
"Sya sini" panggil Altarel kala melihat Alisya yang sudah keluar kamar. Alisya menurut lalu duduk di samping Altarel.
"Liat deh kucing ini lucu banget gak sih" ucap Altarel sambil memperlihatkan vidio kucing kepada Alisya.
"Iya lucu banget" ucap Alisya.
"Sya kamu suka kucing gak? " pertanyaan Altarel dibalas anggukan oleh Alisya.
Ternyata Alisya juga pecinta kucing sama seperti Altarel. "Besok temenin aku buat ambil Miko ya sya" ucap Altarel senang.
"Iya kak" balas Alisya.
Setelah beberapa menit kemudian Mereka berdua sudah bosan menonton vidio sehingga mereka memutuskan untuk membaca Novel atau lebih tepatnya melanjutkan bacaan novel.
Hingga pada bab dimana gadis di novel itu memutuskan membuka cadar di hadapan suami nya itu pun membuat Altarel ingat jika istrinya juga memakai cadar.
'Kok gue jadi penasaran sama wajah Alisya ya' batin Altarel sembari menatap kearah Alisya.
"Sya kamu kan pakai cadar apa boleh aku liat wajah kamu" ucap Altarel dengan ragu ragu ia takut jika ucapannya itu malah membuat Alisya tak nyaman namun dugaan nya itu salah Alisya justru menanggapi itu dengan baik.
"Boleh kok kak lagian kakak juga berhak liat wajah Aku kita kan udah nikah" ucap Alisya sembari tersenyum di balik cadar nya.
Beberapa saat kemudian Alisya membalikkan badan nya membelakangi Altarel dan menyuruh Altarel untuk membuka tali pengikat cadar nya itu. "Buka aja kak" ucap Alisya.
"Ka-kamu beneran Nih" ucap Altarel yang masih ragu untuk membuka cadar Alisya bahkan dirinya merasa degdegan saat hendak melepaskan tali pengikat cadar Alisya.
"Beneran kak " ucap Alisya.
Dengan perlahan Altarel melepaskan tali pengikat cadar Alisya hingga cadar itu kini telah ada ditangan Altarel dan bisa dipastikan jika wajah Alisya kini sudah tak tertutupi oleh cadar nya lagi.
"Aku balik ya kak" pinta Alisya yang hendak membalikkan badan nya.
"Jangan dulu"larang Altarel.
"Kenapa kak" tanya Alisya.
"Ini beneran, kamu yakin" ucap Altarel memastikan.
"Beneran kok kak " ucap Alisya yang masih membelakangi Altarel.
"Aku balik ya 1...2....3" ucap Alisya sembari membalikkan badan nya ia kini berhadapan dengan Altarel namun Altarel malah menutup mata nya.
"Kak buka mata nya kok ditutup sih gimana mau liat " ucap Alisya dengan perlahan Altarel membuka matanya dan betapa terkejutnya ia saat melihat Alisya yang kini sudah tak mengenakan cadar nya.
Altarel makin dibuat salting saat Alisya tersenyum kearah nya seketika membuat Altarel memalingkan wajah nya.
"Kenapa kak aku jelek ya sampai sampai kak Altarel malingin muka " ucap Alisya yang di geleng cepat oleh Altarel.
"Enggak Sya siapa bilang kamu jelek orang kamu cantik kok" ucap Altarel yang kembali menatap kearah Alisya.
"Beneran kak" tanya Alisya yang dibalas dengan senyuman beserta angguki oleh Altarel.
Akhirnya berkat novel itu Altarel bisa melihat wajah cantik Alisya namun juga bukan hanya karena novel, jauh dari lubuk hati Altarel juga ia penasaran dengan wajah Alisya dan akhirnya penasaran nya itu pun terbayarkan.
BERSAMBUNG......
Anyeong gays pa kabar kalen baek?
Jangan lupa di vote ya gays dan komen nya kalo boleh di follow ok Arigatou gays....
KAMU SEDANG MEMBACA
ALTAREL [END]
Fiksi RemajaSingkat saja ini kisah Altarel cowok tampan yang berjabat sebagai ketua geng motor dijodohkan oleh orang tuanya dengan gadis bercadar yang berhasil membuat pandangan Altarel kepadanya berubah, yang tadinya membenci kini menjadi cinta. DARI PADA PEN...
![ALTAREL [END]](https://img.wattpad.com/cover/330839549-64-k426010.jpg)