SMA Karya Bakti kini terlihat hening, hanya ada hembusan angin yang menerpa beberapa dedaunan sebab para siswa tengah fokus mengerjakan soal UAS mereka di dalam kelas.
Cia terlihat menghela napas lega saat dirinya sudah selesai mengerjakan soal Bahasa Indonesia. Namun dia di buat melongo saat tahu Gala justru tidur padahal cowok itu belum menyelesaikan soalnya.
Mata gadis itu menatap lekat wajah Gala, ingatannya seolah kembali ke masa di mana pertama kali dia dekat dengan pemuda itu hingga membawanya sampai pada titik ini.
Titik di saat mereka bisa melewati segalanya bersama. Saat sedang asik menghalu Cia justru di kaget kan dengan instruksi dari sang guru.
“Waktu kurang 15 menit lagi.”
Mendengar itu Cia bingung karena Gala yang belum menyelesaikan soalnya. Tanpa pikir panjang Cia menukar jawaban miliknya dengan milik Gala lalu mengganti nama yang tertera di sana.
Gadis itu mulai mengerjakan ulang soal tersebut dengan buru-buru, kalian tau lah soal B.indonesia panjang banget narasinya. Karena itu Cia menjawab seingat otaknya saja.
“Cukup, waktu sudah habis. Ibu akan mengambil lembar jawaban kalian.”
Bu Heni terlihat berkeliling mengambil lembar jawaban itu, namun dia heran saat di depan meja Gala.
“Gala bangun!”
“Eh ... I–Ibu?”
“Mana lembar jawaban kamu?”
Gala mulai panik karena dia belum selesai mengerjakan soal. Namun Bu Heni justru mengambilnya.
“Tunggu Bu.”
“Kenapa, bukanya udah selesai semua?” heran Bu Heni.
Mendengar itu Gala bingung, matanya menatap Cia yang baru saja menyelesaikan soalnya.
“Nih Bu, punyaku juga udah,” ujar Cia.
Setelah itu Bu Heni pun meninggalkan mereka.
Dahi Gala mengerut memandang Cia.
“Lo yang ngerjain soal gue?”
Cia memutar bola matanya malas. Nah ekspresinya kayak gitu, sudah pasti Gala tau kalau Cia yang sudah mengerjakannya.
“Makasih cantik, nanti Gala beliin somai” ucap Gala nyengir.
“Nggak mau, mau Boba.”
“Apa pun, buat pacar gue,” Gala mengusap rambut panjang Cia.
Tbc.
KAMU SEDANG MEMBACA
GALASKAY
Teen Fiction"Gala, semangat," tangan Cia terangkat mengusap rambut Gala. Membuat Gala terpaku sejenak. "Gue mau jadi pacar Lo. Tanpa sya-rat." "Gala, jangan sedih lagi ya. Sekarang ada Cia," ujar Cia mengusap pipi Gala. Kisah ini menceritakan tentang Alicia gad...
