Kini dia ada, hampir dapat di pastikan ia ada, namun menurutku ada sebuah aroma yang cukup berbeda, wangian yang belum pernah ku temukan pada ia sebelumnya.
Hingga kini dia pun masih sama, rautnya indah hangat pun meresap terasa, namun belum pernah diriku merasa, rasa takut yang sekuat ini dari dirinya.
Semalam juga dia masih sama, sebab semalam fikiranku di penuhi lagi olehnya, namun bukan detakan cinta yang menggebu seperti malam sebelumnya, melainkan rasa cemas yang sulit di mengerti sebabnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku, Hati dan Hidupku
PoetryBagiku Sajak dan Puisi adalah fase paling akhir dari kejujuran yang mewakili perasaan hati seseorang.
