Aku bukan apa-apa. Juga bukan siapa-siapa. Hanya sebuah hembusan yang di pudarkan udara dan menyebar entah ke arah mana. Aku juga tidak tahu apakah itu baik untuk di hirup. Jangan pernah tanya aku!. Karena aku selalu ragu-ragu. Selalu berada di antara dua pilihan yang mana aku selalu jatuh ke pilihan yang terburuk. Entahlah, yang ku tahu dengan pasti ialah hidupku semakin tak berarah saja. Lucu sekali menatap remaja yang berandai-andai di tahun itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku, Hati dan Hidupku
PuisiBagiku Sajak dan Puisi adalah fase paling akhir dari kejujuran yang mewakili perasaan hati seseorang.
