Dalam ruang tanpa warna, sepi dan hampa tanpa jiwa, berteriak bertanya,
"Apa seperti ini rasanya siksa sebuah karma? dan Bagaimana ini semua akan berakhir?"
Lalu seketika muncul sebuah warna yang mengalir, aliran warnanya berupa air yang mengarsir dengan mahir,
"indah sekali" pujiku di dalam hati,
Aku yang hampir mati ini, sembuh oleh warna yang berputar seperti peri, tepat tanpa harus tersesat, menutup luka dengan begitu rapat, memeluk tubuh begitu erat, hingga candu dan rindu yang begitu berat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Aku, Hati dan Hidupku
PoetryBagiku Sajak dan Puisi adalah fase paling akhir dari kejujuran yang mewakili perasaan hati seseorang.
