chapter 21⚜️

8.3K 497 8
                                        

Revisi ~

***

Sudah dua minggu sejak Eveline dan Lucas mulai berbicara lebih banyak tentang kehidupan masing-masing. Mereka seperti sedang melakukan perkenalan ulang, meskipun dalam keadaan yang jauh dari kata normal.

Malam ini, Eveline sedang berada di ruang kerja Lucas.

Ya, benar. Ruang kerja Lucas.

Si demon itu sedang duduk di mejanya, memakai kacamata, membaca beberapa dokumen, lalu menandatanganinya satu per satu. Pekerjaan? Mungkin. Tapi yang jelas, bayangkan saja Lucas dengan kacamata.

Tampan.

Serius, kenapa pria ini bisa terlihat makin menggoda setiap saat?

Sementara itu, Eveline berbaring di sofa, memegang sebuah novel yang entah berasal dari mana. Tanpa ponsel, tanpa akses ke internet, hanya ada buku yang bisa mengisi waktunya.

"Haaah… bosaaan," keluhnya, menghembuskan napas panjang.

Lucas, yang sedang fokus membaca, langsung mengangkat kepalanya. Matanya melihat sosok Eveline yang terlihat malas-malasan di sofa, memeluk buku seperti anak kecil yang tidak punya mainan lain.

Lucas tersenyum tipis, lalu melepas kacamatanya, meletakkannya di meja. Ia bangkit dari kursinya dan berjalan mendekati Eveline.

"Mau jalan-jalan?" tanyanya tiba-tiba.

Eveline langsung terduduk, matanya berbinar seperti anak kecil yang ditawari permen.

"Boleh?" tanyanya penuh harap.

Lucas terkekeh melihat reaksi itu. Ia mengusap puncak kepala Eveline dengan lembut.

"Tentu," katanya. "Tapi jangan takut."

Eveline mengerutkan alisnya. "Kenapa aku harus takut?"

Lucas tidak menjawab, hanya tersenyum misterius sebelum melangkah ke balkon. Eveline mengikuti dengan sedikit ragu.

"Kenapa kita ke balkon?" tanyanya lagi.

Lucas tetap diam. Ia berdiri di ujung balkon, menutup matanya sejenak.

Lalu, sesuatu yang ajaib terjadi.

Tanduk muncul dari kepalanya.

Diikuti dengan sayap hitam besar yang keluar dari punggungnya perlahan-lahan. Merobek kemeja yang Lucas gunakan.

Mata Eveline membesar.

Ia tidak takut. Hanya… terkejut.

Selama ini, dia sudah tahu Lucas bukan manusia, tapi ini pertama kalinya dia melihat Lucas dalam bentuk yang benar-benar berbeda. Seperti iblis dalam dongeng.

Lucas membuka matanya, menatap Eveline dengan sedikit cemas.

Dia tahu bentuk aslinya mungkin menakutkan bagi manusia. Dan meskipun Eveline sudah berjanji untuk menerimanya, siapa yang bisa menjamin gadis itu tidak berubah pikiran setelah melihatnya seperti ini?

The Sacred Connection [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang