-Day 8
Hari ini adalah hari libur.
Tak hanya aku, semua anak-anak ku juga bahkan tidak keluar rumah hari ini.
Kau bertanya kenapa? Yah, kami sudah mengumpulkan sangat banyak persediaan makanan yang cukup untuk 20 hari kedepan selama tidak busuk.
Karena itu No.1 mengatakan pada semua anak-anak yang lain untuk istirahat dari berburu untuk hari ini. Mereka sekarang sedang bersantai di dalam sarang bersama ku.
Sementara ada beberapa yang tertidur di dekat ku, ada juga yang sedang berguling-guling dan bermain-main ke sekitar.
Anak-anak yang bertugas untuk memperluas sarang pun bergabung bersama kami.
Pada awalnya No.1 melarang mereka untuk bergabung bersama kami, namun aku segera membujuk nya agar membiarkan mereka. Maksudku, itu tidak adil jika hanya anak-anak yang bertugas untuk berburu saja yang mendapatkan hari libur, bukan?
Karena itu, hari ini adalah hari libur, hari untuk bermalas-malasan sepanjang hari.
Ah, kurasa ada satu yang tidak libur.
Bahkan hari ini pun No.1 masih berjaga di depan pintu keluar sarang, meneruskan pekerjaan nya dalam menjaga agar aku terus berada di rumah.
Jika harus jujur, aku sebenarnya masih memiliki banyak hal yang ingin aku lakukan demi mempersiapkan diri kami untuk perang nantinya. Tapi, yah... Aku hanya tidak bisa menolak mata kesepian mereka ketika melihat aku mulai berjalan keluar.
Jika kupikir-pikir kembali... Kurasa kami memang hampir tidak pernah menghabiskan waktu bersama sejak mereka lahir.
Maafkan aku anak-anak, aku melupakan hal ini karena banyak nya masalah yang akan menghampiri kita cepat atau lambat.
"Tapi duduk seharian di rumah tanpa melakukan apapun itu akan sangat membosankan..."
Berpikir seperti itu, aku mulai merajut.
Seperti yang kalian sudah ketahui, pakaian ku saat ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah beberapa kain semu yang terbuat dari jaring laba-laba ku.
Aku menggunakan itu untuk setidaknya menutupi setiap bagian vital ku.
Namun seperti yang diharapkan, aku menginginkan sebuah pakaian yang layak.
Yang pertama kubutuhkan adalah bahan untuk kainnya.
Tentu, aku akan menggunakan jaring laba-laba ku untuk itu. Aku hanya perlu menggunakan jaring yang tipis dan tidak lengket saja sebagai bahan dasar nya.
Aku secara naluri dapat mengetahui apa yang harus kulakukan untuk merajut kain sebagai seorang Arachne.
Dan karena aku memiliki kaki depan laba-laba ku yang sangat serba guna, aku dapat menangani semua benang ini dengan lebih mudah.
Sebenarnya... Apa ini? Ini menyenangkan dan sangat menenangkan.
Aku sekarang entah kenapa dapat mengerti kenapa kebanyakan orang tua terutama wanita akan menghabiskan waktu mereka dengan merajut.
Namun...
"... Seperti yang diharapkan, ini bukanlah kegiatan yang bisa di kuasai hanya dengan naluri saja."
Aku masih pemula, jadi tentu saja hasil buatan ku masih lah sangat jauh dari kata bagus.
Selain kain nya yang masih terasa sangat kasar untuk kulit, beberapa benang juga masih terlihat menjulur keluar dari tempat seharusnya mereka berada. Ini, benar-benar kain yang buruk.
"Hm, yah, kurasa aku akan tetap menyimpan nya untuk mengelap sesuatu atau semacamnya."
Karena kain itu setidaknya memiliki kemampuan untuk menyerap air yang cukup baik, aku memutuskan untuk menyimpan nya saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
[Remaked On Another Book]
Fantasi[Sedang diRemake. Check Bio.] Seorang pria lajang menemukan dirinya terbunuh oleh junior nya di dalam rumah nya sendiri seusai bekerja. "J-jangan salahkan aku, ya kak~? Ini semua salah kakak~ Ya~ salah kakak~!" Namun, ketika dia berpikir dia sudah...
![[Remaked On Another Book]](https://img.wattpad.com/cover/346562180-64-k45968.jpg)