Sesampainya didepan rumah pukul 20.00, memang jarak rumah kost an dengan rumah morgan lumayan jauh. Ku buka pintu depan rumah, ku lihat morgan duduk di sofa ruang tamu. Ketika aku masuk kedalam rumah, morgan langsung bertanya padaku.
" Kamu sudah pulang?kok lama sekali?" Tanya nya seperti khawatir.
" Sudah mas, kamu ngapain disini?" Selidik aku .
" Aku hanya bete saja didalam kamar terus, jadi duduk disini." Ucapnya berbohong.
" Apa kata dokter? Bagaimana hasil pemeriksaan mu?" Tanya morgan lagi ingin tahu.
" Aku hanya kelelahan mas, tidak usah khawatir ya," ucap aku padanya.
" Aku tidak khawatir ko, biasa saja." Ucapnya ngeles.
Padahal jelas - jelas kulihat dia cemas ketika aku masuk rumah. Sepertinya memang benar, morgan berbohong padaku tentang kesehatannya.
Kupandangi morgan lekat - lekat, ku dekati morgan dan berjongkok dihadapannya sedangkan dia masih duduk disofa menghadap ku.
Ku sentuh wajahnya yang sudah ditumbuhi bulu - bulu halus di pipi dan dagunya. Ku Dekatkan wajahku pada wajahnya. Mata morgan hampir melotot karena kaget dengan aksiku yang tiba - tiba seperti ini.
Ku kecup bibirnya dengan lembut, morgan terkejut dan bergerak menjauh kebelakang. Tapi aku menariknya kembali, tak akan pernah aku melepas kamu mas ucapku dalam hati dan tersenyum penuh tanda tanya bagi morgan.
Ku bisikan sesuatu ke telinga morgan.
" Mas sudah lama ya kita tidak berhubungan," ucapku sambil membelai lembut lengan morgan
Ku tatap mata morgan yang sudah menegang, tatapannya tidak fokus. Aku senang melihatnya seperti itu, tandanya aku berhasil membuatnya tergoda olehku.
Ku ajak morgan masuk kedalam kamar, awalnya dia menolak. Tapi aku bersikukuh memaksanya dan akhirnya dia menuruti apa mauku.
Setelah didalam kamar, ku suruh morgan duduk di tempat tidur. Ku lihat reaksi morgan yang mulai gugup, ku goyahkan pertahanannya.
Akan ku buat malam ini morgan mengingatku kembali.
Kubuka kancing piyama nya perlahan, dia memegang tanganku menghentikan aksi gilaku yang mau membuka bajunya. Tapi ku tepis tangan morgan dan melanjutkan kembali membukanya.
Morgan pasrah dengan tindakanku, kulepas semua pakaian atas morgan dan kulepas celananya juga dan menyisakan pakaian dalamnya saja. Ku baringkan morgan ditempat tidur. Ku tatap mata morgan, kulihat matanya meremang seakan tidak ingin menghentikan aku. Ku dengar nafasnya yang semakin memburu ketika ku ciumi leher dan tengkuknya.
Sepertinya dia tidak akan menolak ku malam ini, ku buat morgan senyaman mungkin. Ku peluk morgan, ku buat dia membalas pelukanku tapi morgan tak kunjung membalas.
Lanjut ku buka pakaianku semua menyisakan pakaian dalam ku saja.
Nafas morgan semakin tidak karuan ketika aku mencium bibirnya semakin dalam, pertahannya runtuh dan membalas pelukan dan ciumanku.
Malam ini aku berhasil membuatnya kembali bercinta bersamaku setelah sekian lama kami tidak berhubungan suami istri. Ku buat morgan melupakan keegoisannya. Kulihat lagi cinta dimatanya setelah sekian lama.
Tatapan Morgan yang dulu kembali lagi, semoga besok dia tidak akan berubah lagi dingin terhadapku. Ku lewati malam ini dengan morgan disampingku.
🌼🌼🌼
Aku terbangun jam 23.00, aku teringat belum solat isya. Kulihat morgan tidur disampingku dengan nyenyak. Pelan - pelan aku bangun dari tempat tidur dan bergegas kekamar mandi untuk mandi dengan air hangat. ku bersihkan tubuh ku. Selesai mandi aku berwudhu dan solat.
Setelah solat aku dekati morgan dan berbisik padanya.
" Mas sudah solat isya belum?" Tanyaku pada morgan dengan suara kecil.
Morgan sedikit membuka matanya dan berkata.
" Sudah tadi sebelum kamu pulang." Ucapnya lalu terpejam kembali.
Aku berbaring lagi ditempat tidur, tepat disebelah morgan. Kupandangi morgan, ku telusuri wajahnya dengan telunjuk ku.
Morgan bergerak dan menatapku. Ku cium pipinya berulang kali.
Nafas morgan kembali memburu, kami melakukannya lagi padahal aku baru mandi dan rambutku masih basah. Aku tidak menolaknya sama sekali. Aku terlalu merindukannya.
Setelah melakukannya lagi, kami tertidur pulas dengan morgan memelukku dari samping, sudah lama aku tidak tidur di pelukan morgan. Sekarang suamiku memelukku lagi dengan erat ditempat tidur. Dipeluk nya aku dan dibelainya lagi rambutku dengan penuh kasih sayang.
Aku terbangun lagi pukul 04.30, ku bangunkan morgan menyuruhnya mandi. Karena sebentar lagi subuh. Ku ajak morgan mandi bersama, dan dia tidak menolak sama sekali. Ku basuh tubuhnya dengan air. Sepertinya morgan menginginkannya lagi dikamar mandi. Dan kami melakukannya lagi dikamar mandi. Sebelum adzan subuh, kami membersihkan diri dan setelah adzan berkumandang barulah kami solat berjamaah. Sudah lama aku tidak berjamaah dengan morgan. Dan hari ini akhirnya tiba dimana suamiku kembali lagi. Dia menjadi imamku lagi.
Bintang nya jangan lupa
⭐⭐⭐
KAMU SEDANG MEMBACA
Morgan {End}
RomantikWah benar lelaki itu tampan sekali ucapku dalam hati. Ku baca nama nya dilayar televisi Morgan prawija. "Khei.... Tidur, jangan nonton televisi nanti sekolahnya kesiangan lagi. Besok kan pertama kamu masuk sma." Teriak ibu dari ruang depan. Ku matik...
