Aku asik membaca buku di ruang kerja morgan, entah kenapa aku jadi suka membaca. Mungkin karena sudah tidak ada kegiatan lagi setelah berhenti mengajar.
Morgan masuk keruang kerjanya dan mendapati aku asik duduk di sofa ruang kerja. Aku tidak sadar morgan masuk ke ruangan ini.
Kami akhir - akhir ini jarang berkomunikasi dengan intens hanya sekedarnya saja sejak kejadian di bali.
Morgan memperhatikan ku sesekali di kursi kerjanya.
" Baca apa?" Tanya morgan merebut buku yang aku baca dan duduk disofa sebelahku.
" Ehh.. kapan masuk mas," kata ku kaget.
" Sibuk baca sampe mas masuk ga sadar," ucap morgan melihat buku yang aku baca.
" Sorry," ucapku seadanya.
" Kamu baca tentang bisnis perhotelan?" tanya morgan heran melihat buku yang aku baca.
" Memang ga boleh," kataku lalu merebut lagi buku yang tadi morgan rebut dariku.
" Ya boleh, tumben aja." Ucap morgan bingung dengan tingkahku akhir - akhir ini.
" Kalau aku kerja di kantor mas, boleh ga?" Tanyaku ingin tau reaksi morgan.
" Loh kok tiba - tiba. Kamu bosan dirumah?" Tanya morgan lagi.
" Jujur iya mas," ucapku memasang muka memelas agar morgan mengizinkan.
" Oke, kamu jadi sekretaris mas aja gimana?"
" Lah terus, sekretaris mas yang sekarang gimana?" Tanyaku penasaran.
" Nanti mas pindahkan ke bagian hrd." Kata morgan serius.
" Bener mas, aku boleh kerja?" Kataku lagi meyakini dengan sangat antusias.
" Ya, mulai besok yah." Perintah morgan.
"Oke, makasih ya mas." Ucapku senang.
Morgan hanya tersenyum tipis melihat aku senang karena akan menjadi sekretarisnya.
💐💐💐
Hari ini aku berangkat ke hotel dengan suamiku. Morgan tampak tenang di sampingku didalam mobil. Berbeda denganku yang agak nervous.
Sesampainya di dalam ruangan kantor tempat morgan berkerja. Aku dikenalkan kepada semua staf dihotel. Sebagian ada yang mengenalku adalah istri morgan. Sebagian lagi ada juga yang tidak mengenalku.
Untung saja sekretaris morgan yang lama tidak keberatan dipindahkan ke bagian lain. Tentunya dengan salary yang tetap sama ketika menjadi sekretaris morgan.
Aku duduk di kursi depan dekat ruangan kantor morgan, dimana dulu disitulah tempat sekretaris morgan yang dulu. Morgan memberikan aku sebuah berkas yang harus aku pelajari, aku segera membuka dan membacanya.
Sekretaris morgan yang dulu juga sudah memberikan jadwal morgan seminggu kedepan.
Aku melihat dan meneliti jadwal morgan.
Ada notification dari handphone ku. Aku segera membacanya. Ternyata dari Morgan.
Ke ruanganku sekarang.
Aku segera masuk kedalam ruangan kantor morgan.
" Ada apa mas," ucapku bertanya lalu masuk.
Morgan berdiri dari kursi tempat duduknya dan menghampiri ku.
" Hari ini aku ada meeting di restoran jepang didekat sini dengan mitra bisnisku, kamu harus ikut." Kata morgan dan menyuruhku bersiap mempersiapkan berkas yang harus dibawa saat meeting.
KAMU SEDANG MEMBACA
Morgan {End}
RomanceWah benar lelaki itu tampan sekali ucapku dalam hati. Ku baca nama nya dilayar televisi Morgan prawija. "Khei.... Tidur, jangan nonton televisi nanti sekolahnya kesiangan lagi. Besok kan pertama kamu masuk sma." Teriak ibu dari ruang depan. Ku matik...
