13. kabar terburuk

160 8 0
                                        

Bunyi handphone ditengah malam membuatku terbangun dari tidurku.  Kulihat handphone ku dan nomor tidak dikenal tertera di layar.

" Hallo," ucapku penasaran.

" Dengan kerabat bapak morgan prawija?"

" Ia ini dengan istrinya." Perasaanku jadi tidak enak.

" begini bu, kami dari pihak rumah sakit cahaya bunda ingin menyampaikan kabar duka kepada ibu bahwa bapak morgan mengalami kecelakaan mobil, sekarang kondisinya sedang kritis di ruang icu. Kami harap kedatangan ibu untuk mengurus administrasi dan tindakan penanganan lanjut untuk pak morgan." Ujar pihak rumah sakit menjelaskan.

Seketika dunia ku runtuh, tubuhku gemetar. Kepalaku mendadak pusing.  Apa aku sedang bermimpi. Aku berharap kabar ini salah, aku berharap aku terbangun dari mimpiku. Tapi semua ini bukan mimpi ini nyata. Air mataku tak bisa ku kendung lagi.

Tanpa pikir panjang lagi aku segera bergegas ke rumah sakit.  Supir morgan pak roy mengantarkan aku kesana.

Sesampainya di rumah sakit, ku temui resepsionis. Dan bertanya dimana morgan dirawat, setelah tahu ruangannya. aku segera kesana.

Langkahku terhenti ketika didepan icu, ruang morgan dikelilingi kaca - kaca, sehingga orang yang diluarnya bisa melihat morgan dengan jelas. Aku tak kuasa melihatnya diruang itu, tubuhnya di penuhi dengan alat-alat kedokteran.  Banyak selang dimana mana.

Aku tak tahan melihat semua ini, aku tak tahu harus bagaimana dan menghubungi siapa. Aku ingat segera kedua orang tuaku. Kukabari mereka.

Orang tuaku terkejut dengan kabar morgan di icu, mereka pun sebisa mungkin segera ke bogor menemaniku.

Dokter menghampiriku yang sedang terduduk lemas didepan ruang icu.

" Apa anda wali dari bapak morgan?" Tanya dokter padaku.

" Benar dok, saya istrinya. Bagaimana keadaan suami saya dok, kenapa dia bisa sampai kritis. Apa yang sebenarnya terjadi." Aku sudah tidak bisa menahan air mata yang terus menerus jatuh dipipiku.

" Begini bu, pak morgan mengalami koma dikarenakan benturan keras yang terjadi dikepalanya, kami harus segera mengoperasinya bu, dan polisi tadi mengatakan kaki pak morgan terjepit didalam mobil yg sudah terbalik ." Ucap dokter menjelaskan.

" Apapun yang terbaik untuk suami saya, saya akan menyetujuinya dok. Kalau dioperasi bisa membuat suami saya sadar dan bisa bertahan hidup.saya akan menyetujuinya dok." Kataku gemetar.

" Baik kalau begitu, ibu silahkan ke administrasi untuk mengikuti prosedurnya, saya akan semaximal mungkin membantu pak morgan kembali seperti sedia kala. " Ucap sang dokter menenangkanku.

Langkahku gontai menuju ruang tempat administrasi, aku tak percaya semua ini terjadi pada morgan.
Seperti mimpi.

🌺🌺🌺

Setelah ku urus semua administrasi, morgan segera di bawa keruang operasi. Dan operasi pun segera dilaksanakan, dokter mengatakan bahwa operasi akan berlangsung selama 3-5 jam.

Ku tunggu morgan diruang tunggu, operasi masih berlangsung lamanya. Perasaanku campur aduk. Takut terjadi sesuatu yang tidak aku ingin kan.

Polisi memberitahukan apa yang terjadi, mobil morgan kecelakaan saat hendak pulang menuju kerumah. Tiba tiba ada truk yang menabraknya dari arah berlawanan.  Dan mobil morgan pun terbalik seketika.

Ruangan operasi pun akhirnya terbuka, ku lihat dokter keluar dari ruangan operasi, dan dokter segera mendekatiku.

" Bagaimana suami saya dok?" Tanyaku pada dokter.

Morgan {End}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang