Sayup sayup terdengar suara morgan dan seorang dokter dihadapanku, aku melihat mereka dan berbicara sesuatu tentang keadaanku.
Seorang suster memasang infus dan menyuntikan sesuatu padaku. Aku mendengar dokter berkata kepada suamiku.
" Saya dengan berat hati mengatakan ini pak, tapi bapak harus segera memilih siapa yang harus segera diselamatkan antara ibu dan anak yang dikandung ibu khei. Hanya satu yang dapat kami selamatkan pak morgan," Ucap dokter tersebut meminta agar morgan segera memilih.
Morgan sudah tidak punya waktu lagi untuk banyak berfikir. Aku sudah banyak kehilangan darah dan harus segera dioperasi. Tubuhku lemas antara sadar dan tidak. aku mendengar morgan menjawab pilihannya kepada dokter tersebut.
Air mata ku mengalir saat morgan mengatakan kalimat itu. Kalimat yang akan mengubah segalanya.
Kalimat yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya olehku. Obat bius semakin berkerja dalam tubuhku. Dan aku akhirnya tak sadarkan diri lagi saat para dokter dan suster membawaku kedalam ruang operasi.
😭😭😭
Sudah banyak kejadian yang aku lalui bersama morgan, suami ku yang baik mencintaiku setulus hatinya. Memberikan warna indah dalam hidupku.
Tidak pernah sekalipun aku membayangkan akan sebahagia ini dalam hidupku.
Dulu hidupku penuh kesederhanaan berubah menjadi kemewahan semejak mengenalnya.
Morgan Prawija, laki - laki yang mengubah hidupku yang biasa saja menjadi sangat berarti.
Aku sudah berusaha ikhlas bila takdir berkata aku dan morgan tak bisa bersatu lagi didunia.
Aku mencintainya segenap jiwaku, hanya ada morgan lelaki yang aku cintai. Jaga dia ya allah. Bahagiakan suamiku dan jaga ia saat aku tidak lagi bersamanya.
💔💔💔
KAMU SEDANG MEMBACA
Morgan {End}
RomantizmWah benar lelaki itu tampan sekali ucapku dalam hati. Ku baca nama nya dilayar televisi Morgan prawija. "Khei.... Tidur, jangan nonton televisi nanti sekolahnya kesiangan lagi. Besok kan pertama kamu masuk sma." Teriak ibu dari ruang depan. Ku matik...
