Seperti yang tadi jisung katakan bahwa mereka akan menghubungi Jake, kini mereka menghidupkan laptop junkyu dan memencet tombol panggilan ke Jake.
Cukup lama menunggu sampai akhirnya Jake mengangkat telpon mereka.
" Hai Jake" sapa mereka semua saat sambungan terhubung. Jake tersenyum dan mengangguk
" Bagaimana keadaan kalian" ujar Jake di sebrang sana
" Kami baik bagaimana dengan mu, apa kau menemukan heesung yang baru disana" canda junkyu membuat Jake tersenyum dan menggeleng.
" Tidak ada heesung baru untuk ku begitu juga dengan junkyu, tidak ada junkyu baru dan junkyu lama hanya ada Kim junkyu malaikat kami" balas Jake membuat mereka semua tertawa.
" Baba jangan suka menggombal bunda nanti uncle heesung bakal marah" ujar Niki membuat Jake tertawa terbahak-bahak
" Ya ya kau benar jagoan, baba tidak akan menggoda bunda lagi tapi bolehkah baba menggoda kalian saja" junghwan mengangguk
" Boleh baba tapi jangan ayden Hyung karena ia akan membalas baba dengan kata-kata yang membuat baba tak akan sanggup lagi bicara" ujar junghwan membuat semuanya kembali tertawa.
" Aku tak seburuk itu Ju" balas ayden kembali membuat mereka tertawa
" Baiklah baiklah baba tidak akan menggoda ayden tapi baba ingin menanyakan sesuatu, siapa yang menampar jagoan baba tadi hmm" ujar Jake membuat semua orang terdiam menatap Jake, Jake tersenyum
" Aku ba, aku menampar mereka karena aku marah, maafkan aku baba" ujar ayden di balas senyum oleh Jake
" Baba tidak marah sama kamu, baba malahan bangga karena kamu mau membela bunda kamu di saat semua orang menyalahkan bunda kamu, baba juga mau bilang makasih udah menjaga malaikat baba saat baba tak ada di sana, untuk kalian jagoan kecil jangan sekalipun kalian menyalahkan atau membentak bunda kalian karena dia adalah malaikat yang di turun dari surga untuk menjaga kalian, bukan hanya kalian tapi kami juga, baba mohon sama kalian jangan pernah menyakiti bunda kalian, dia memang terlihat kuat tapi dia itu lemah sebenarnya, jika kalian pernah melihat bunda kalian menangis maka saat itu dia benar-benar terluka" ucapan Jake mampu membuat semua orang terdiam termasuk junkyu.
" Jake"
" No junkyu, mereka berhak untuk tahu, kau sudah terlalu lama tersiksa karena pertanyaan mereka tentang ayah mereka, aku tidak lagi bisa melihat kau menangis setiap malam Jun, aku tersiksa Jun, aku juga ikut sakit saat kau menangis di malam hari sendirian setelah pertanyaan yang mereka ucapkan kepada mu" jake menitikkan air matanya " baba mohon jangan tanyakan hal yang bisa membuat bunda kalian sedih, ayah kalian entahlah baik baba ataupun bunda kalian tak ada yang tahu, bunda kalian di jebak sampai akhirnya kalian ada di dalam perut bunda kalian, saat itu jika baba di posisi bunda kalian mungkin baba akan menggugurkan kalian tapi bunda kalian tidak bahkan bunda kalian menerima kalian dengan baik, bunda kalian bekerja untuk mengimbangi hidupnya bahkan saat itu bunda kalian masih kuliah tapi ia rela mengandung kalian agar kalian bisa lahir dan hidup di dunia ini, bajingan sialan itu" umpat Jake di akhirat kalimat nya ketika mengingat kejadian 5 tahun yang lalu.
Junkyu menangis menatap Jake yang juga menangis di sebrang sana, junkyu memeluk Jisung yang duduk di sampingnya, menangis dalam pelukan junkyu
" Hei junkyu malaikat ku jangan menangis aku tak suka melihat mu menangis hmm, aku janji setelah ini aku akan selalu berada di samping mu hmm" junkyu mengangguk dan tersenyum.
Panggilan berakhir kini junkyu menatap langit kamarnya karena mereka sudah kembali ke rumah masing-masing kecuali pria yang kini memeluk junkyu dari belakang. Junkyu tersenyum dan mengelus tangan haruto.
" Kau merindukan Jake hyung" junkyu mengangguk menyenderkan dirinya di dada bidang haruto, haruto mengelus kepala junkyu dan mengecup pipi junkyu
" Kami pun sama, semoga Jake Hyung bisa ada disini bergabung kembali bersama kita" junkyu berbalik dan memeluk haruto. Junkyu selalu tenang jika di peluk oleh para seme ini bahkan saat junkyu benar-benar hancur mereka yang memberikan pundak dan pelukan untuk junkyu, junkyu sangat senang karena mereka tidak pernah pergi meski sudah memiliki keluarga dan pasangan.
" Haru jangan pernah meninggalkan aku aku takut sendiri aku nggak suka sendiri aku aku"
" Shttt aku tidak akan pernah meninggalkan mu kami semua akan selalu ada di samping mu hmm, aku tahu hati mu itu sudah tertutup untuk para seme atau wanita yang masuk tapi kau tenang saja kami akan selalu ada di samping mu Hyung tak pernah ada kata berpisah untuk kita hmm" junkyu mengangguk memeluk erat tubuh haruto membenamkan kepala di dada bidang haruto.
Ayden yang tadinya berencana ingin meminta maaf kepada junkyu urung saat melihat junkyu yang sedang menangis di pelukan haruto, segitu takutnya junkyu untuk kehilangan mereka yang menopang hidupnya.
" Kalian lihat bagaimana bunda menempatkan dirinya di antara kita, tak pernah sekalipun kita melihat bunda menangis namun di depan mereka bunda menangis tanpa beban, aku jadi merasa apa pantas kita menggantikan mereka itu menjaga bunda" ujar ayden meninggalkan kamar junkyu dan menatap kedua adiknya yang juga mengikutinya.
" Hyung apa kita harus mencarikan bunda suami" ujar Niki mendapatkan gelengan dari ayden
" Jika itu terjadi aku takut bunda akan membenci kita nantinya, kalian dengar apa yang di katakan baba Jake dan otosan haruto bahwa hati bunda sudah mati, aku tidak mengerti maksudnya tapi itu mungkin bunda tak ingin orang baru ada di hidupnya" junghwan dan Niki mengerti dan memeluk ayden membuat ayden terkejut namun ayden tersenyum dan mengelus kepala dua adiknya itu.
Pagi sekali junkyu bangun di dalam pelukan haruto dan kenapa ada lengan lain di perut junkyu, junkyu menengok ke samping kanan dan terkejut melihat wajah Jack ada disana. Junkyu berkedip beberapa kali dan mengelus lembut rahang Jake dan tersenyum
" Haru kita mendapat kejutan di pagi hari" ujar junkyu membangunkan haruto bukan hanya haruto yang bangun namun Jake pun bangun mendapatkan gerakan dari junkyu.
Haruto membuka matanya dan tersenyum ketika melihat Jake yang sedang berpelukan dengan junkyu, haruto tak mau tinggal diam dan ikut memeluk junkyu dan jake
" Kejutan yang luar biasa bahkan di pagi yang cerah ini" gurau haruto yang di balas tawa oleh Jake.
" Baiklah kalian lanjut tidur aku akan menyiapkan sarapan untuk kita semua sebagai penyambutan kepulangan Jake" ujar junkyu bangun dan mencium pipi Jake sekilas begitupun dengan haruto. Junkyu keluar dan mulai memasak di dapur meninggalkan kedua seme itu yang tersenyum melihat junkyu.
" Selalu menjadi malaikat untuk kami, junkyu" yang di balas anggukan oleh haruto
Thanks you guys, maaf ya karena kurang jelas kini jalan ceritanya tapi semoga kalian suka oke, bye di chapter selanjutnya
KAMU SEDANG MEMBACA
junkyu, AJN and friends
Aléatoirejunkyu yang tiba-tiba di nyatakan hamil tanpa melakukan apapun bahkan tubuhnya tidak pernah merasakan sakit jika ia pernah melakukannya. Bxb Mpreg
