Setelah renjun pulang dari rumah Jeno, renjun kembali ke rumah junkyu dan ternyata semuanya sedang berkumpul saat tahu junkyu di tipu jutaan meski tak seberapa namun mereka sangat marah karena bagi junkyu itu sangat banyak. Selama ini junkyu tak menerima bantuan dari mereka jika itu dalam bentuk uang.
Niki dan ayden duduk di dekat junkyu namun junkyu masih diam, renjun mendekati junkyu disana sudah ada kristal anak dari renjun dan guanlin " junkyu" panggil renjun membuat junkyu mendongak menatap renjun yang tersenyum, junkyu ikut tersenyum.
" Kau tahu kebenarannya bukan" ujar renjun membuat junkyu mengangguk karena memang junkyu tahu kebenaran yang di maksud renjun namun junkyu memilih diam selama ini karena junkyu tak ingin meluruskan sesuatu yang tidak pernah di lakukan oleh keluarganya.
" Lalu kenapa" junkyu menarik renjun agar duduk di sebelahnya, ayden menggeser duduknya membiarkan renjun duduk di sebelah junkyu
" Tak ada gunanya jika mereka menganggap itu salah ayah dan bunda, lagian untuk apa berkoar jika mereka hanya membenarkan bukti dan ucapan orang lain" renjun mengangguk karena memang, mommy Jeno dan Jeno hanya melihat bukti yang mengarah kepada orang tua junkyu.
Renjun memeluk tubuh junkyu menangis disana " kenapa" ujar junkyu
" Semua ini salah ku jika saja aku tak termakan omongan Jeno maka kau tidak akan seperti ini, jika saja aku mencari lebih awal masalahnya kau tidak harus melepaskan cita-cita mu maafkan aku junkyu aku salah" junkyu menghela napas dan memeluk renjun.
" Kau tau Jun, aku bersyukur kau berbuat seperti itu dulu, aku bahagia ada mereka disini jika bukan karena kamu aku tak akan memiliki ketiga malaikat ku, aku tidak akan marah jika itu yang kau sesali" jelas junkyu. Renjun mengangguk
Hari itu renjun benar-benar menyesali tindakannya di masa lalu dan hari itu juga hubungan junkyu dan renjun semakin dekat bahkan renjun membeli rumah di dekat komplek junkyu jadi yang ada di sana rumah junkyu, renjun, jaehyuk yang pernah di beli dulu namun sekarang jaehyuk tinggal bersama junkyu.
Jeno dan mommy nya masih menatap tajam istri Jeno karena mereka sekarang sudah tahu apa yang terjadi sebenarnya dan inhong dia sangat kecewa baik sama mommy, Daddy dan neneknya.
" Kalian sama saja" ujar inhong meninggalkan mansion membuat Jeno dan sang ibu terkejut karena selama ini inhong tidak pernah membantah bahkan melawan mereka tapi sekarang inhong berani mengatakan apa yang dia inginkan.
" Lihat anak kau tak pernah menghormati kita semenjak dia kenal dengan pria yang kau benci itu" ujar istri Jeno membuat Jeno semakin marah.
" Kau merasa baik dengan semua ini, kau yakin kau sudah menjadi ibu yang baik untuk anak semata wayang mu itu, inhong seperti itu karena kau dan aku yang tidak pernah memperhatikan anak itu jangan salahkan orang lain karena kita yang gagal" sentak Jeno membuat wanita itu terkejut untuk kesekian kalinya, sebelumnya Jeno tidak pernah membantah ucapan nya tentang junkyu tapi sekarang Jeno sudah mulai membela junkyu.
" Ya jeno kau seharusnya mendukung ku bukan memojokkan ku seperti itu" teriak istri Jeno merasa Jeno sudah berubah.
" Ya Chae won kau seharusnya mengerti dengan sikap yang selama ini aku perlihatkan kita menikah karena paksaan orang tuamu yang mengancam mama, seharusnya kau ubah cara pandang ku pada mu tapi kau malah merajalela dan membuat hidup pernikahan kita hancur" teriak jeno membuat Chae won istri Jeno terkejut bukan main.
Mereka menikah memang karena paksaan dan ancaman dari keluarga Chae won namun Chae won benar-benar mencintai Jeno bahkan nekat berbuat apa saja bahkan inhong ada karena Chae won yang menjebak Jeno agar mereka melakukan hubungan suami istri.
Semua yang terjadi tak lepas dari rencana dan jebakan Chae won yang di bantu ayah dan ibunya yang memiliki kuasa terhadap perusahaan Jeno yang di kelola jenny mama Jeno.
Di lain sisi, junkyu sedang di temani Niki ke taman belakang, junkyu memilih menyendiri setelah semuanya selesai. Bukan menyendiri karena ada Niki di sana. Niki mengelus pundak junkyu yang masih duduk di kursi roda karena kakinya yang masih belum bisa di gerakkan.
" Bunda ingin apa" tanya Niki membuat junkyu tersenyum
" Bunda ingin kau dan kedua saudara mu menjadi orang baik tanpa memandang bulu" ucap junkyu di balas anggukan oleh Niki
" Akan Bun, karena bunda adalah ibu kami jadi kami akan menjadi seperti bunda" junkyu kembali tersenyum dan mengelus tangan Niki yang berada di pundaknya. Mereka berdua menikmati angin sore menjelang malam. Mereka menghabiskan waktu bersama dengan bercerita bahkan kini Niki sangat antusias menceritakan temannya di sekolah hmm hanya teman tak lebih karena Niki termasuk anak yang sulit percaya dengan orang lain.
Ayden dan junghwan yang melihat junkyu dan Niki tertawa ikut tersenyum bahkan kini junghwan sudah memeluk tubuh ayden dari belakang " kau tahu hyung aku bahagia memiliki kalian" ujar junghwan membuat ayden tersenyum dan mengangguk membiarkan junghwan menyandarkan kepalanya di pundak nya.
" Aku sangat bersyukur Tuhan memberikan kalian untuk ku bahkan beomha, i.n dan kristal mereka menjadi alasan ku untuk tetap semangat dan bertahan selama ini" ucapan junghwan lagi-lagi di balas anggukan oleh ayden.
" Kau tahu Ju, selama ini kita terlalu bersyukur terhadap apa yang kita miliki padahal kita lupa bahwa bunda sedang tidak baik-baik saja" penjelasan ayden membuat junghwan melepaskan pelukannya dari ayden dan menatap ayden penuh tanda tanya.
" Bunda menyembunyikan penyakit dari kita selama ini karena melihat kita yang bahagia dengan semua ini, bunda mengalami kanker tulang yang menyebabkan saraf bunda mati rasa dan sekarang sudah mulai terlihat bukan" junghwan semakin menatap ayden dalam karena ini tidak pernah mereka ketahui bagaimana ayden bisa mengetahui itu semua.
" Hyung" lirih junghwan yang di balas anggukan oleh ayden, ayden tidak lagi bisa menyimpan semua ini karena semakin di simpan bundanya akan semakin tidak ingin berobat dan seolah semuanya baik-baik saja, ayden tak ingin itu terjadi, semakin banyak orang tahu semakin mudah membujuk junkyu untuk berobat
Junghwan menggeleng dan pergi dari sana berlari menuju kamar Yoshi ya junghwan butuh Yoshi saat ini karena junghwan sangat dekat dengan Yoshi, ayden hanya bisa tersenyum miris melihat tatapan tak percaya dari adiknya itu. Junghwan membuka kamar Yoshi dan menangis di dalam pelukan Yoshi membuat Yoshi terkejut dan membiarkan junghwan menangis sampai junghwan berhenti dan mulai bercerita namun satu kalimat yang junghwan katakan mampu membuat hidup Yoshi seketika berhenti.
" Bunda sakit sakit yah" Isak junghwan kembali terdengar dengan Yoshi yang hanya mematung masih memproses apa yang di katakan junghwan.
Thanks you guys, see you next chapter, jangan lupa vote dan komen, bye
KAMU SEDANG MEMBACA
junkyu, AJN and friends
Randomjunkyu yang tiba-tiba di nyatakan hamil tanpa melakukan apapun bahkan tubuhnya tidak pernah merasakan sakit jika ia pernah melakukannya. Bxb Mpreg
