***
Bel pulang sekolah berbunyi. Seluruh siswa kelas XI IPA 2 segera merapikan buku dan alat tulis mereka.
"Eh, jengukin Keano yuk!" ajak Noah.
"Ayo ayo, kasian babang Keano" ucap Milo.
Jonah, Keenan, Milo, dan Noah segera berjalan keluar kelas membawa tas mereka masing-masing.
"Eh itu Alea!" teriak Milo sambil menunjuk ke arah Alea.
"Alea!! Aleaaaaa!" Milo ini hobinya teriak mulu.
Alea menoleh dan tersenyum lebar. "Kenapa kak?"
"Mau ikut gak?" tanya Milo.
"Mau kemana kak?" Alea balas bertanya.
"Jengukin ayang Keano" jawab Noah.
"Gak deh kak, aku mau langsung pulang aja" jawab Alea tetap tersenyum.
"Mau dianterin gak?" tanya Jonah.
"Gak usah kak, hari ini aku dianterin bareng supirnya Faren" jawab Alea.
Selama ini ia diantar oleh orangtuanya setiap pagi, sedangkan untuk pulang sekolah, ia selalu berjalan kaki. Tetapi Faren selalu berbaik hati untuk mengantarkan Alea pulang.
"Yaudah, hati-hati kalian" ucap Jonah.
"Hati-hati juga kak" balas Alea sambil melambai-lambaikan tangannya kearah 4 kakak kelasnya itu. 👋
Mereka berempat kemudian berjalan menuju parkiran dan segera menyalakan mesin motor mereka masing-masing.
Untungnya rumah Keano dan Keenan tidak terlalu jauh dan perjalanan hanya memakan waktu sekitar 5 menit.
Setelah memarkirkan motor mereka, Noah segera menekan bel rumah Keano.
"Ngapain nekan bel, bodoh?! Kan ada Keenan" Milo menoyor kepala Noah.
"Ck, minggir" Keenan membuka pintu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Begitu pintu terbuka dan langsung terlihat Keano yang sedang berjalan menuruni tangga. "Ngapain bel?!"
Keano segera berjalan kembali ke kamarnya. Ia kesal karena terbangun mendengar bunyi bel.
Setelah mereka berempat melepas sepatu, mereka segera mengikuti Keenan dan berjalan menuju ke kamar.
"Cie sakit" ucap Milo yang langsung dibalas dengan tatapan sinis oleh Keano.
"Makanya jangan terlalu sibuk, Ken" ucap Jonah sambil duduk dipinggir kasur.
Noah segera menaiki tangga dan berbaring di kasur atas. "Rebahan~"
"Woi! Kaki lu kotor, bau kaki" teriak Keenan. Selama Keano sakit, ia harus bertukar kasur dan tidur di kasur atas.
Mereka berlima memang sudah berteman sejak SMP, alhasil rumah teman pun serasa rumah sendiri.
Pertemanan mereka diawali dengan Milo yang asik berlari-lari dan tidak sengaja menabrak Keano di hari pertama ospek SMP. Mereka berdua terjatuh dan Keano pun segera memarahi Milo.
Saking takutnya, Milo gemetar dan ngompol.
Keano sibuk memarahi Milo dan tidak menyadari hal tersebut, sedangkan Keenan yang berdiri di samping Keano malah tertawa.
Insiden ini berhasil membuat koridor ramai. Banyak siswa yang berkumpul mengelilingi mereka, diantaranya ada Jonah yang ikut campur dan berusaha menenangkan Keano, dan Noah yang tertawa dengan volume paling besar begitu melihat Milo ngompol.
Mereka berlima dipanggil ke ruang BK dan berdamai. Sejak saat itu, mereka pun bersahabat.
"Lu udah minum obat gak Ken?" tanya Keenan.
"Udah" jawab Keano. Saat ini ia duduk dan bersandar dikasurnya.
"Lu masih demam?" Milo menempatkan tangannya pada dahi Keano. Keano dengan refleks menepis tangan Milo.
"Aduh" Ia mengelus-elus tangannya yang ditepuk Keano.
Ketika Keano melirik ke arah lain, ia kembali menempatkan tangannya pada dahi Keano.
"HEH! Lu udah gak demam, pura-pura sakit lu ya?" tanya Milo.
Manusia yang satu ini memang hobinya memancing amarah. Mata Keano sepertinya sudah siap mengeluarkan laser.
"Namanya juga gejala tipes, gak sakit 24 jam tapi tetap harus istirahat" malah Keenan yang menjawab.
"Eh, gue makan malam disini ya.. Di rumah gak ada makanan" ujar Milo.
"Gue juga sekalian deh, ntar gue bantuin cuci piring" tambah Jonah.
"Mau makan apa? Biar gue pesan sekarang" tanya Keenan.
"Yang sehat dan bergizi, biar Keano cepat sehat" usul Jonah.
"Ada ide makanan gak?" tanya Keenan lagi. Ia selalu bingung apabila harus membeli makanan.
"Ayam goreng enak, ya gak Noah?" ucap Milo.
"Noah?" panggil Milo lagi. Selang beberapa detik namun tidak ada jawaban, yang terdengar hanya dengkuran kecil dari kasur atas.
"Yeuuu, si ogeb malah tidur" ucap Milo. Mereka berempat tertawa bersama-sama.
"Btw, Pak Wawan minta besok diadain rapat buat KPA. Katanya dia bingung mau camp kemana lagi" tambah Keenan.
"Yah, Keano gak ikut dong?" tanya Milo.
"Gak papa, istirahat" ucap Keano.
"Nanti gue infoin deh pembahasannya apa aja" ujar Jonah.
Secara bersamaan, notifikasi mereka berlima berbunyi.
KomunitasPecintaAlam (19)
Keenan : Sore, besok pulang sekolah ada rapat ya. Kita bakal bahas lokasi camping kita yang selanjutnya. Nanti gue infoin lagi rapatnya di ruangan mana
Pak Wawan : 🫢😚👍
Kiara : Oke kak
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Aleano
Teen FictionIni tentang Alea dan Keano. Alea, gadis yang terkenal dengan sikap polos, ramah, dan periangnya. Dan Keano, ketua koordinator OSIS bidang keamanan yang terkenal galak, tegas dan cuek. [STARTED] June 21, 2020
