10.qobiltu?

2.8K 137 12
                                        

"akad yang ku ucapkan sudah menjadi saksi bahwa cintaku tidak hanya berasal dari kata kata,tetapi dari hati."

-muhammad azhar bilfaqih

" tidak seharusnya kamu menjadi bulan yang bisa menarik pandangan laki-laki tetapi jadilah matahari yang selalu membuat laki-laki tunduk ketika ingin memandang mu "

-alika ramadhania az-zahra

بسم الله الرحمن الرحيم

Pagi hari pun, tak di sangka bahwa hari ini adalah hari pernikahan alika dengan azhar.

"Mbak make up nya jangan tebel tebel ya" ucap alika kepada tukang tata rias itu, karna ia memang tipikal cewe yang tidak suka make up sedari kecil.
Setelah alika selesai make up tersebut,ia langsung memakai gaun yang sudah ia beli bersama dengan keluarganya dan azhar itu.

alika yang cantik dengan gaunnya, dan azhar yang tampan dengan jas nya itu alika sedang menunggu di kamar bersama dengan sahabat sahabat nya itu di dalam sebuah ruangan

"Alika sebelum kamu menjadi milik orang lain, bunda cuman mau bilang kalau jangan lupain bunda, ayah dan kakak ya,jangan ngebantah apa kata suami, kalo ada masalah sama azhar, kmu boleh cerita sama bunda ataupun kakak mu, ga mungkin kamu cerita sama ayah, kan ayah kerja,cerita aja sama kakak atau bunda" ucap bunda alika, yang masih menatap mata cantik milik alika tersebut

"lika ga bakal lupa kok bun, nanti lika sering sering kesini deh klo bosen di rumah" jawab alika

Semakin lama, detak jantung nya semakin tidak karuan,ini benar ia sudah mau menjadi seorang istri? apalagi istri seorang gus?apakah ia pantas bersanding dengan seorang gus? Pikirannya yang masih tidak karuan itu tiba tiba berhenti saat nama lelakinya itu di panggil dari mikrofon oleh ayahnya

"Muhammad azhar bilfaqih"

Semakin tidak karuan dengan hatinya ia hanya bisa istighfar,teman temannya yang ada di dalam kamar tersebut juga sudah semakin tidak karuan, karna sahabatnya sudah mendahului menikah ketimbang mereka

"ankahtuka wajawwajtuka mahtubaka,alika ramadhania az-zahra binti muhammad arya zakarullah Zikri.bil mahril bi'adawati sholah, wa milyuunu rubiyyatin wa al-surah ar-rahman haalan."

deg... deg... deg...
setelah itupun azhar menyambung perkataan ayah alika barusan dengan kalimat..

"qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril madzukur haalan."sambung azhar

dengan satu tarikan nafas, lelaki yang berjabat dengan ayah alika itupun berhasil mengatakan kalimat yang hanya di ucapkan 1 kali seumur hidup

"bagaimana para saksi SAHH"

"SAHHH"

"SAHHHH"

"alhamdulillahhirobbilalamin"

ucap para tamu undangan beserta sahabat sahabat alika

alika yang ada di dalam kamar itupun masi tidak percaya bahwa dirinya sudah menjadi seorang istri.

Setelah azhar mengucapkan ijab qobul dan dilanjut dengan doa kini saatnya alika keluar dari ruangan tadi untuk menemui suaminya yaitu azhar.

terlihat alika turun dari lantai atas bersama sahabatnya.alika terlihat lebih Anggun dengan baju yang tertutup hingga cadar yang ia pakai.

azhar yang melihat alika tak berkedip menatap ke arahnya. Senyuman manis terbit di bibir azhar saat alika sudah sampai di depannya.

alika hanya bisa menundukkan kepalanya menahan malu karena ditatap oleh banyak para undangan, terlebih lagi senyum manis yang azhar terbitkan itu, membuat para tamu undangan menjadi terpesona.

takdir cinta AllahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang