Secret Behind Us (Soonwo)

61 1 0
                                        

Dari sekian banyaknya teman yang Soonyoung punya, rata-rata dari mereka udah pada nikah, atau bahkan ada yang udah punya anak juga. Sedangkan Soonyoung masih sendirian disini, setiap kali temennya cerita, dia cuma bisa senyum doang.

"Liat mukanya, muka muka kena marriage fever," ledek Doyoung yang sambil nyuapin anaknya yang lucu itu. Teman-teman Soonyoung yang lainnya pun nengok ke arah dia.
"Kok bisa, lo yang cakep gini malah belum dapet jodoh, sih?" Tambah Ten.
"Ya mungkin belum waktunya aja," balas Changkyun pendek. Dan Soonyoung pun hanya tersenyum.

"Mau gue kenalin sama temennya suami gue nggak? Dia duda sih, punya anak satu. Mungkin lo minat," kata Joy.
"....kayaknya nggak dulu deh, gue mending jomblo. Gapapa suer," kata Soonyoung ngeri. Temen-temennya pun langsung ketawa.
"Iya-iya. Bercandaan doang kita juga. Lagian urusan nikah juga nggak bisa asal kan?" Jelas Yerin. Yang lainnya pun mengangguk.

"Yaaa...mungkin juga emang belum waktunya aja," balas Soonyoung.
"Tapi kalo lo diem ditempat doang, lo nggak akan tau kapan ketemu jodoh lo, kan?" Sahut Jihoon. Soonyoung terdiam. Ada benarnya juga perkataan temannya itu.

Maka dari itu, disini lah dia sekarang, di pesawat yang menuju ke Maldives. Oh. Ini bukan liburan semata, dia ada kerjaan yang membawanya pergi ke pulau surganya pengantin baru. Kalo inget julukan tempat itu tuh bikin....haah... Bener kata Doyoung, kayaknya Soonyoung kena marriage fever.

Bahkan pas nyampe tempatnya pun, Soonyoung dibuat terkagum-kagum sama keindahannya. Tapi lagi-lagi tertampar realita. Inget, kesini buat kerja, Nyoung. Bukan liburan doang.
Yaudah dah tuh, Soonyoung dengan berat hati ke tempat pameran busana nya buat fitting baju yang bakal dia pake nanti. Dia mau buru-buru menyelesaikan semuanya dan berlibur sejenak.

***

After party kali ini Soonyoung nggak bisa menikmati semuanya. Karena dia sendiri kayak udah cape buat bersosialisasi dan pingin buru-buru pulang nyentuh kasurnya. Tapi sayangnya, dengan sikap terburu-burunya ini, dia malah nggak sengaja nabrak orang di lorong sebelum masuk ke kamarnya. Pas dia mau minta maaf, justru dia kaget denger suara yang udah lama nggak dia denger itu.

"Nyong?" Panggil orang itu. Soonyoung langsung ngedongak.

Orang itu. Orang yang udah lama nggak Soonyoung temui. Orang yang udah lama Soonyoung tinggalin karena keegoisannya.

Soonyoung cuma minta maaf dan buru-buru masuk ke kamarnya sambil ngunci pintunya.
"Mama kenapa?" Tanya seorang anak kecil dengan mata kucingnya menatap Soonyoung penasaran. Soonyoung yang ditatap hanya tersenyum dan memeluk anak itu.

"Nggak apa-apa. Cuma buru-buru aja, takut kakak kesepian. Kakak nungguin mama ya?" Tanya Soonyoung halus. Anak kecil itu mengangguk dengan semangat.
"Mau tidur sama mama, sambil diceritain soal papanya Yeji, boleh?" Tanya anak kecil itu sambil tersenyum. Soonyoung pun mengangguk. Setelah berganti baju, ia pun mengajak anak kecil itu naik ke tempat tidur dan mulai menceritakan kisahnya.

Tentang seseorang yang ia manfaatkan untuk tujuannya yang tidak diketahui oleh siapapun.

Tale of UsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang