Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

rumah untuk kita berdua

32.4K 2K 61
                                        

Rosy dengan gugup mempersiapkan masakannya, matanya terus melirik pria yang duduk di meja dapurnya, tidak seperti selir kaisar lainnya yang suka dilayani, rosy lebih suka melakukan segalanya sendirian, dia sudah hidup sangat nyaman sesuai keinginannya, tetapi rasa damai itu terusik beberapa hari ini.

"Yang mulia, apakah ada makanan khusus yang anda inginkan?

Rosy sekali lagi melirik pria itu, rambut peraknya jatuh ke kening dengan mata biru yang fokus melihat foto-foto xena dari masa kecil hingga dewasa, anting berwarna hijau zamrud menghiasi telinga kirinya, kemeja putih sederhana dengan celana slim fit berwarna coklat membuatnya terlihat jauh lebih muda, setiap gerakannya memiliki keanggunan dan keagungan yang membuat mata seseorang tidak bisa berpaling.

Dibandingkan menjadi ayah xena, dia lebih cocok menjadi kakaknya.

Pria ini sudah memiliki total 13 orang anak dengan 12 ibu yang berbeda, kalau mereka disatukan dan duduk bersamaan, orang yang tidak tau tidak akan bisa menerka siapa ayah diantara anak-anak itu.

Dan diantara 13 pangeran dan putri, xena satu-satunya yang terlahir dari selir tingkat rendah

Rosy hanya bisa menggelengkan kepalanya, pagi ini kaisar sudah datang sebelum cahaya pagi bersinar untuk menjemput xena, dia tidak ingin membangunkan xena yang masih tertidur lelap dan meminta foto-foto lama, sudah lebih satu jam perhatiannya terfokus pada lembar foto didepannya.

Rosy selalu mengkoleksi foto-foto dalam bentuk tercetak dan bukan hanya digital, dengan begitu setiap kenangan tidak akan terlewatkan.

"Apakah sejak kecil dia seceria dan selucu ini?"

Jemarinya membelai foto dimana xena berumur 5 tahun tertawa dengan gigi ompong didepannya, rambutnya yang masih tipis dikuncir 2 pada atas kepala, banyak sekali foto yang memperlihatkan tawa dan kenakalan, ada satu foto dimana anak itu penuh dengan lumpur.

Kaisar yang selalu sibuk membangun dan menyatukan seluruh kekaisaran, tidak memiliki banyak waktu untuk anak-anaknya, hanya alfa tingkat s yang merupakan calon penerus yang mendapatkan perhatiannya.

Claud menghentikan kegiatan melihat foto saat rosy berlutut didepannya.

"Yang mulia, saya sangat berterima kasih atas perhatian anda kepada xena"

Rosy mencengkram bajunya, dia sangat gugup, keringat menetes dari dahinya, dia sudah menghafalkan semua kalimat yang ingin dikatakannya agar tidak salah bicara.

"Katakan saja"

claud menatap wanita didepannya.

"Xena adalah anak yang ceria dan lucu, dia bukan anak yang nakal, tetapi sering bertindak tanpa berfikir sehingga terkadang merugikan dirinya sendiri, sekitar sebulan yang lalu, sifat cerianya menghilang, saya sering melihatnya menangis sendirian, dia tidak mau mengatakan ada apa"

Rosy mengingat malam saat xena menangis histeris tanpa sebab, seperti seseorang yang baru saja mengalami hal menyakitkan, tetapi anaknya tidak mau membicarakan apapun, menjadi murung dan terkadang hanya menatap jendela seharian.

"Yang mulia, anda akan membawa dia ke pusat kekaisaran, tempat yang terlalu 'tinggi' untuk orang-orang seperti kami, saya mengkhawatirkan kondisi xena"

Xena mewarisi wataknya yang tidak terlalu pintar, sedikit ceroboh, tetapi pantang menyerah saat menginginkan sesuatu, tidak ada sedikitpun kekuatan atau kejeniusan dari ayahnya turun kepadanya.

Semua orang mengetahui bahwa pusat kekaisaran adalah 'medan perang', menjadi ajang persaingan kekuatan, strategi dan keindahan, semua orang akan melakukan apapun untuk menarik perhatian pria didepannya, dia tidak mampu membayangkan xena jatuh ke jaring itu, terutama dengan seluruh perhatian yang diberikan kaisar.

My beloved sonCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang