cinta yang mengoyak takdir

10.7K 757 60
                                        

Akan aku tunjukan
Seberapa besar
Cinta yang mampu mengoyak takdir.

..........

-alam bawah sadar-

Tenggelam begitu dalam
Dibawah reruntuhan rasa sakit
Maafkan hatiku
Yang begitu lemah dan manja

(Periode waktu setelah kembali ke masa lalu, saat xena meminta kepada ayahnya untuk keluar dari istana)

"Salam hormat kepada yang mulia, sesuai pesan yang sudah saya kirimkan, saya memohon ijin untuk keluar dari istana dan tinggal di planet kecil"

Hanya ada ketukan jari kaisar diruangan itu, xena begitu tegang karena tidak ada respon didepannya.

"Saya, saya tidak akan membebani ayah, saya memiliki tabungan untuk biaya hidup saya, jadi saya hanya minta ijin untuk bisa keluar"

"Baiklah kalau itu yang kamu inginkan dengan syarat ibumu ikut denganmu, an akan membantumu mempersiapkan segalanya, bawalah sumber daya sebanyak yang kamu inginkan"

Menghela nafas dan kembali menghela nafas, setelah melewati kematian pada kehidupan sebelumnya, dia meminta ijin kepada ayahnya untuk pergi ke planet terpencil.

Dan dia kecewa ayahnya mengijinkannya?, bukankah dia sangat bodoh, dia merasa seharusnya jalan hidupnya tidak seperti ini, dia merasa seharusnya dia sekarang tidak terdampar dibumi, tetapi dia sendiri tidak mengetahui apa yang dia lewatkan.

Sudah 10 tahun dia dibumi, terdampar ditempat ini karena planet ini tidak 'terhubung' dengan peradaban antarbintang, ibunya ikut dengannya dan keduanya tinggal dirumah sederhana, menikmati hidup yang begitu tenang, dia menyamar menjadi manusia dan mengajar pelajaran seni di sma wilayah hokkaido, pernah memiliki kekasih dan akhirnya putus.

Entah mengapa setiap pria yang menjadi pacarnya, pada akhirnya 'keburukannya' akan tersebar ke publik, dia hanya pernah pacaran paling lama 1 bulan, dan sudah lelah untuk mengulang hal yang sama terus menerus.

Dia juga menyukai salju di hikkaido, terkadang hanya duduk ditengah hamparan salju, melamun dan terdiam.

Merindukan ayahnya, selalu bertanya kepada dirinya apa yang ayahnya lakukan saat ini.

Tetapi rasa sakit pada kehidupan yang lalu menahannya seperti pasak besi.

"Seharusnya tidak seperti ini"

Dia terkadang mengatakan itu, menertawakan dirinya karena tidak bisa menerima kenyataan bahwa bahkan setelah melewati kematian dan kembali ke masa lalu, dia tidaklah berharga.

Terkadang dia duduk dan hanya menangis dalam bisu ditengah malam karena merindukan ayahnya.

Dikehidupan sebelumnya dia mengejar ayahnya seperti orang gila dan dia gagal.

Dikehidupan sekarang, dia melarikan diri dari perasaannya dan itu juga gagal.

Tetapi tidak ada alasan untuk tidak menyerah.

Seperti jalan buntu yang membuatnya merasa dirinya tidak berarti.

.......

"Murid baru?"

"Benar, semua heboh, kamu baru saja kembali dari cuti, ini berkas-berkasnya"

Xena menerimanya dan masuk ke dalam kelas, dia merasa ada yang menatapnya dengan tajam, matanya melihat sekitar dan tubuhnya membeku.

Pandangan keduanya bertemu.

Rambut hitam, mata hijau, wajah dingin dan terkesan malas, kulit seputih porcelain, pantas semua ribut membicarakannya, luar biasa tampan.

My beloved sonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang