"Sebenarnya apa yang terjadi, Erick?", tanya Selena yang kini mereka tiba di apartement milik perempuan itu.
"Aku memiliki catatan kriminal"
Sontak perempuan itu terkejut dengan pengakuan lelaki didepannya.
"Aku menggunakan obat obatan terlarang. Hanya Patricia yang tahu itu"
Air mata milik perempuan itu lolos begitu saja membasahi pipinya. Disaat Ia berada dititik terendahnya, justru lelaki yang Ia anggap dunianya malah mengaku sebagai kriminal.
"Tapi bagaimana bisa? Aku tidak pernah tahu berita apapun tentang dirimu diberbagai media"
"Orang tuaku menyuap polisi dan orang orang penting untuk menutup mulut"
"Kau sialan, Erick. Kau menipuku?"
"Tidak! Aku mencintaimu sungguh, Aku selalu jujur soal perasaanku"
"Kau yakin?", tanya Selena tersenyum kecut.
Erick mengangguk sebagai jawaban, Ia sudah sangat kacau. Ia pikir dengan meminum minuman keras akan menghilangkan sedikit pikirannya tentang Patricia. Namun, justru Ia stress karena mengetahui Patricia memiliki tunangan saat Ia melihat konferensi pers yang diadakan Tuan Anderson.
Kediaman Anderson
Ruang Istirahat Pegawai
12.30
Saat para pegawai seperti pengawal, bodyguard, pelayan, koki bahkan tukang kebun milik keluarga Anderson sedang istirahat, tiba tiba seseorang mengetuk pintu ruangan itu dari luar.
Tentu hal itu membuat mereka terkejut. Pasalnya ini jam istirahat mereka dan jika itu seorang pekerja maka orang itu akan langsung masuk dan tidak mengetuk pintu terlebih dahulu.
Kepala pelayan yang bernama Antoni segera membuka pintu tersebut, dan mendapati putri tunggal Anderson berdiri didepannya. Hal itu membuat mereka yang didalam ruangan terkejut.
"Anda membutuhkan sesuatu Nona?", tanya Antoni kebingungan.
"Aku ingin bertemu dengan Butler"
Antoni segera mempersilahkan Patricia untuk masuk kedalam dan menunggu sembari pelayan memanggil Butler.
Saat Patricia masuk keruangan itu untuk yang pertama kalinya Ia dibuat terkejut. Ruangan itu cukup besar dan ada beberapa meja dan kursi untuk para pekerja beristirahat. Ada pula para pekerja itu mengobrol akrab. Patricia yang melihatnya hanya tersenyum kecil.
"Anda memanggil Saya, Nona?"
"Butler"
"Ya?"
"Bisakah Kau memanggil semua para bodyguard untuk pergi ke ruang latihan?"
"Kenapa tiba tiba Nona?"
"Nanti Kau akan tahu"
Semua pekerja yang ada disana hanya saling memandang satu sama lain, kebingungan dengan tingkah putri majikannya itu.
Butler pun segera memanggil semua bodyguard untuk pergi ke ruang latihan. Dimana seluruh bodyguard dilatih untuk bertarung, menembak, boxing, dll.
Ruang Latihan
"Untuk apa kita kemari Nona? Bukankah jadwal latihan saat malam hari?", tanya salah satu bodyguard disana.
"Ya, maaf sudah mengganggu waktu istirahat kalian. Aku hanya ingin belajar bertarung, dan menembak. Bisakah kalian melatihku?"
"Hah?", para bodyguard tentu saja terkejut dengan pernyataan Nona nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Romantic Goals
RomanceAbout someone who is crazy about love And About someone who is obsessed with love Mereka yang hidup glamour selalu dikelilingi oleh kekuasaan, kehausan akan harta serta jabatan akan berperilaku semaunya tanpa mau mengetahui isi hati seseorang. "You...
