Double up buat challenge 50 vote yaa, Jangan lupa vote, comment dan follow🤭
Toko bunga itu kian ramai saat siang pagi hari, langkah pekerja sangat sibuk berjalan kesana-kemari. Heesung, pria itu sesekali melirik ke luar jendela karena hari ini dia berada di belakang meja kasir.
"Hm, siapa yang kau cari? Pria manis itu?"
Jay datang dengan senyuman jahil, Heesung yang mendengar nya hanya mendengus.
Ting
"Selamat pagi."
Jay tersenyum cerah, bahkan mungkin matahari saja akan kalah. Menyapa pelanggan yang baru saja masuk itu.
Pria manis itu melirik ke belakang bahu lebar Jay, buat si pria tinggi tentu paham kemana manik cantik itu tertuju.
"Jadi, apa yang kau cari Tuan? Bunga atau mungkin seseorang?"
Hoseok tersenyum canggung, memilin ujung sweater yang ia kenakan. "A-anu, mm.. bunga—"
"Hahaha lucu sekali, tenang-tenang. Kau bisa temui pujaan hati mu di belakang." Ucap Jay sembari menunjuk Heesung yang memang sedari tadi memperhatikan, namun kala mereka bersitatap ia memalingkan wajah.
Hoseok memerah seketika, ia berjalan sembari tersenyum kecil.
"Bunga apa?" Ucapnya sembari melihat ke arah komputer.
Hoseok menggeleng, "aku tidak beli bunga."
"Hanya, mm mau makan siang bersama?" Lanjutnya dengan suara kecil.
Heesung tersenyum kecil, menatap Hoseok dengan lamat. "Aku sibuk."
Senyum Hoseok memudar, bahunya turun dengan lesu. "Huft."
"Aku harus bekerja, jika makan malam mungkin bisa."
Tentu Hoseok senang mendengarnya, ia mengangguk dengan antusias.
"Sebaiknya kau pergi, ada banyak pelanggan disini."
"Mn oke, bye-bye."
Heesung mengangguk kecil, ia segera melayani beberapa pelanggan yang tadi berbaris dibelakang Hoseok.
Ddrt ddrrt
Deonuu🫶
Aku di perjalanan pulang, ayo makan malam bersama.^^
Heesung tersenyum melihat pesan itu, ia baru ingat jika Sonuu sudah memasuki libur semester.
Pria itu akan mewawancarai kekasihnya, kenapa selama ini tidak menghubungi.
Setelah mengetik balasan pria itu segera mengantongi ponselnya.
Hentak demi hentak kaki terdengar di ruang yang cukup besar itu, bagian atapnya berwarna biru di hiasi lukisan awan. Setengah dinding di hiasi kaca, ruang dance itu di tempati 10 orang. Termasuk Hoseok sebagai guru nya.
Di akhir musik, suara nafas terengah memenuhi ruangan.
"Nah, sampai disini saja ya. Hapalkan gerakannya!" Hoseok dengan ceria menatap ke 9 murid nya, mereka berencana mengikuti lomba.
"Iya, terimakasih Kak Hoseok."
Mereka membungkuk sopan, lalu membereskan ruangan sebelum pergi. Hoseok sudah lebih dulu pamit keluar dengan ransel di bahunya.
Yuung💤.
Hyung, aku akan pulang terlambat.
Jangan mengomel😤
KAMU SEDANG MEMBACA
Little Hybrid (SOPE) END
Fan-FictionKisah cinta antara 2 hybrid Si tupai dan si Kucing :') A day in hybrid life Top Yoongi🔝 Bott Hoseok🚻
