Halo para reader-Nim, sebelum nya maaf ya. Sekarang jadwal up book ini aku update di hari sabtu-minggu. Karena Besok udah mulai sibuk RL.
Terimakasih dukungan dari vote, comment dan sudah follow akun kecil menggemaskan ini🫶🫶
Happy reading❤️
Hoseok menatap bingung, pria yang ia temui tadi malam. Salahkan moodnya yang jelek, kini tupai manis itu menunduk malu.
"Hei aku rekan kerja Yoongi Hyung, namaku V." Ucap V semangat, buat Hoseok mendongak ragu.
"Mmn Hoseoki, maaf—"
V menggeleng kan kepalanya, "tidak apa-apa, semalam kau pasti lelah. Jadi galak sekali."
Dahi Hoseok mengkerut tak suka, "aku tidak galak!"
Hoseok menatap Yoongi yang makan dengan tenang, mengadu lewat tatap matanya. ' "Yung.."
"Shh sarapan Seoki!" Ucap Yoongi.
V terkekeh melihat Hoseok yang cemberut sembari memakan sarapannya.
"Kau tidak pergi ke agensi?"
V menggeleng kecil, ia kini berada di pintu masuk apartemen mengikuti Yoongi yang sudah rapih menjinjing tas nya.
"Awas saja kau macam-macam pada Hoseok." Ucap Yoongi kesal.
"Memangnya apa yang akan aku lakukan eoh? Hehe.."
Yoongi berjalan menjauh, sebenarnya berat hati meninggalkan adik nya itu. Apalagi berduaan bersama V, jangan sampai tiger itu macam-macam.
V memang tidak ada jadwal, ia baru akan sibuk saat mendekati tgl comeback. Kini ia berjalan hampiri Hoseok yang tengah duduk sembari menatap televisi, jangan lupakan bibirnya yang terus mengunyah strawberry.
"Aku mau coba."
V ambil strawberry itu tanpa menunggu izin, buat si kecil mendengus tak suka. "Ih ini punya ku!"
V hanya tersenyum lalu menyandarkan kepalanya di bahu Hoseok, walaupun merasa risih si kecil diam saja masih fokus menonton televisi.
V menatap wajah Hoseok lama, semakin cantik juga menggemaskan. Apalagi saat kedua pipi itu mengembung lucu, ia juga sesekali mengambil buah yang ada di mangkuk Hoseok.
"Wah, itu dirimu."
Hoseok mengerjap kala mendapati wajah V di iklan, lalu menoleh. "Kau artis ya?"
Dengan bangka si tiger itu mengangguk, "artis papan atas, kau beruntung karena tinggal dengan ku."
"Ck, kau yang menumpang tinggal disini tau."
V menatap drama, memegang dadanya seolah kesakitan. "Ahh, kau kejam sekali."
Hoseok hanya menatap sebal, memukul bahu Taehyung keras. "Ishh, sebal."
"Hei mau kemana?" Ucap Taehyung kala Hoseok bangkit.
"Lihat habis, gara-gara kau jelek." Hoseok membalikkan mangkuk kacanya yang sudah kosong.
Ia berjalan ke dapur untuk kembali mengisi asupan camilan nya. "Hmm tambahkan apalagi ya?"
"Ahh susu saja, biar lebih manis."
V yang tengah memainkan ponselnya kini kembali menatap Hoseok, mendekati tubuh kecil itu.
Misi pertamanya, V akan membuat Hoseok nyaman. Setelah itu mungkin si kecil akan menaruh rasa padanya.
"Aku ganti baju dulu, ini kau makan saja."
Secepat kilat Hoseok bangkin, V menghabiskan sisa strawberry itu. Asam manis memenuhi rongga mulutnya.
Yang lebih tinggi hanya menggunakan sweater juga masker dan topi, takut jika ada fans yang mengenali nya. Walaupun ia aktor dari jepang, hanya berjaga-jaga.
Jika V terlihat tampan juga berkarisma, lainhal nya Hoseok yang terlihat imut.
Mereka menggunakan kendaraan umum untuk pergi, ingatkan Taehyung untuk membeli mobil nanti.
Jadi mereka gunakan bus juga kereta bawah tanah untuk sampai di tempat tujuan, V baru 2 hari disini. Jadi Hoseok berdecih malas kala si tampan itu tak tau tujuan, "ya sudah ikuti aku!"
V terkekeh, mengapit hidung bangir itu diantara jarinya. "Iya, maafkan aku."
Mereka berjalan beriringan, siang itu stasiun cukup ramai. Tujuan Hoseok adalah sungai Han, langkah nya sedikit oleng saat memasuki kereta.
Dan untungnya V dengan sigap meraih tubuh itu agar tak terantuk besi.
"Aduh, eh jangan dekat-dekat!" Ucap Hoseok kesal kala dada V menempel di punggung nya.
"Yak kereta nya ramai, bagaimana tidak dekat?" V mencari alasan, padahal senang bisa memeluk Hoseok dari belakang.
Kini posisi nya Hoseok berpegang pada besi mereka dekat dengan pintu masuk, sedangkan V memegang cantelan atas. Sesekali tangannya memegang pinggang Hoseok kala keseimbangan si kecil sedikit oleng.
"Tidak nyaman." Hoseok mendongak, berhadapan dengan Taehyung yang menunduk. Mereka berdua memakai masker.
"Ada apa?"
Hoseok menatap lama mata elang itu, "V—a-ahjusi itu pegang-pegang." Cicit Hoseok takut, ia sudah bergerak menjauh namun tangan nakal itu mengelus pahanya terus.
V yang mendengar nya melirik ke bawah, sial sudah tua bangka juga.
V menarik Hoseok, ia bersandar di tiang itu. Buat ahjussi yang sedari tadi cabul segera berpaling.
Hoseok diam membeku, pipinya bersandar di dada bidang V. Pria tampan itu cukup tinggi, lebih tinggi dari Hyung nya, jika bersama Yoongi, Hoseok hanya selehernya saja. Tapi bersama V, tinggi Hoseok hanya sedada.
V memeluk tubuh itu, tangannya bahkan menghalangi bokong Hoseok. Takut jika ada orang asing yang menyentuh squishi menggemaskan itu.
Perjalanan anda 5 menit lagi menuju stasiun selanjutnya, tolong bersiap menuju pintu keluar sebelah kiri.
"Ada yang terluka?" Ucap V khawatir kala mereka sudah keluar dari kereta.
Hoseok hanya menggeleng kecil, tangannya memegang ujung sweater yang V kenakan. "Terimakasih, V." Ucapnya pelan.
V tersenyum senang, merangkul bahu Hoseok, "ayo kemana lagi kita?"
Kini keduanya berjalan beriringan, tak tahu saja jika Hoseok merona sepanjang jalan. Perlakukan kecil V membuat nya senang, saat tali sepatunya terlepas pria itu langsung mengikatkan nya. Kini bahkan tas selempang nya V yang membawa.
Tbc 20-4-24 Jadi kalian tim Yoonseok atau Vhope? Jangan lupa vote comment dan follow nya yaa❤️