Setelah insiden sore tadi, Seokjin akhirnya membersihkan tubuh Hoseok. Jemari bantet itu kini sedikit memerah dan bengkak.
"Huhu, gatal.. Mama gatal, hiks.." Tangan itu di sodorkan, Hoseon terus merengek.
"Huh, kenapa nakal sekali. Lain kali jangan bermain dengan hewan tadi ya!" Ucap Seokjin sembari membaluri tangan itu dengan salep pereda gatal.
Dengan wajah memelas Hoseok menganggukkan kepalanya, bibir itu maju beberapa senti persis bebek. "Maaf, Mama."
Seokjin yang mendegar nya tersenyum bangga, anak-anak nya sangat pintar. Tak pernah melupakan 3 kata magic itu, Maaf Terimakasih dan tolong.
"Hoseoki, coba Hyung lihat." Yoongi datang dengan wajah penasaran, ia tertawa melihat tangan bengkak itu.
"Mama, Yung hueee.."
"Yoon jangan di nakali!"
Seokjin akhirnya menggendong tubuh itu, Yoongi yang melihatnya hanya menutup mulutnya. "Maaf Mama."
"Ssst, Hyung nakal. Sudah ya jangan menangis."
"Nakal, hiks.. Yung nakal Mama." Ucap Hoseok dengan susah payah, nafasnya masih terisak kecil.
"Hoseoki, ayo main dengan Hyung!"
Yoongi mengekori sang Mama yang tengah menggendong si kecil, sesekali tangannya menoel kecil ekor Hoseok yang menggulung lucu.
"Mama, tulun. Maw main."
"Eugh.."
Seokjin menahan tubuh yang menggeliat di pelukannya, Hoseok berusaha untuk turun. "Iya-iya sebentar. Nanti jatuh, sayang."
"Yung ayo!"
Yoongi menarik tangan Hoseok, mereka berjalan ke pintu depan.
"Yoong, jangan bermain di jalanan!" Ucap Seokjin, takut sekali jika kedua hybrid nya itu tertabrak pengendara motor atau mobil.
Yoongi mengangkat jempol kecilnya di udara. "Oke, Ma."
Yoongi mengajak si tupai melihat kolam ikan di depan rumah, membuat kedua mata itu membulat lucu.
"Waaa, ikan. Blub blub.."
Hoseok masukkan tangannya ke dalam air, mengacak-ngacak air tenang itu hingga bergelombang.
Yoongi diam memperhatikan, kakinya melangkah ke gerbang untuk menguncinya. Takut jika Hoseok malah keluar nanti.
"Yung, ikan." Ucap Hoseok sembari menarik keluar ikan koi yang cukup besar.
"Hoseok jangan di ambil! Ayo lepaskan." Ucap Yoongi panik.
"Aaaaaa.."
Karena licin akibat lendir yang di hasilkan ikan, akhirnya koi malang itu lepas dari genggaman Hoseok. Terjatuh dan bergerak random di tanah.
"Iiiih, Yuung.."
Yoongi menggeleng kan kepalanya ia berjalan mendekat lalu mencoba menangkap ikan itu, "ewhh waa.. Iiihh."
Setelah berhasil melemparkan nya kedalam kolam Yoongi mengusap tangan basahnya ke kaos yang ia kenakan, jujur saja ia merasa jijik memegang hewan satu itu.
"Tidak boleh di ambil oke?"
"Nanti ikannya mati, Hoseok."
Yoongi yang memberi wejangan itu hanya di tatap bingung dengan kepala miring.
"Eung, mmm.." Ia hanya mengangguk, intinya ia tidak boleh mengeluarkan ikan itu dari dalam kolam.
Yoongi menghela nafas, ia berjalan kearah kotak mainan yang tak jauh dari sana. Mereka memang kadang bermain di luar, jadi Daddy dan Mama nya menyiapkan kotak untuk tempat bermain mereka.
"Mana ya?"
"Hmm, perasaan— Nah ini dia, Hehehe.." Yoongi tertawa, ia menempelkan boneka ikan ke ekornya.
"Hoseok lihat!"
"Aaaaa jangan masuk ke dalam kolam!" Panik si kucing kala melihat Hoseok yang akan memasukkan sebelah kakinya kedalam kolam.
Hoseok yang mendengat jeritan itu menghentikan aktifitas nya lalu kembali berdiri. "Yung, ikan." Ucap tupai itu menunjukkan ekor Hyungnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ahh Yoongi lupa untuk berencana membohongi adiknya itu, "lihat nanti di gigit jika masuk kedalam ikan."
"Hngg.. Cakit ndak?"
Yoongi berpikir sejenak, ia menggerakkan ekornya kecil. "Tidak sakit, tapi nanti ikannya tidak lepas, lihat."
"Lihat, Huwaaaaa..." Yoongi menyodorkan ekornya kearah Hoseok, membuat tupai itu menghindari nya.
"Aaaaa, Yung.."
Mereka berlarian di pekarangan rumah, Seokjin yang sedari tadi memperhatikan di jendela hanya tertawa ringan. Melihat mereka berdua tumbuh, ia jadi berencana memasukkan keduanya ke taman kanak-kanak nanti.
"Kurasa harus membicarakan dengan Namjoon dulu."
"Sebaiknya aku mencari sekolah yang bisa menerima hybrid, walaupun mereka sudah tidak lazim tetap saja."
Byuurr
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seokjin yang tengah mengetik di laptop itu terkejut mendengar suara itu, dan benar saja. Kedua hybrid nya masuk kedalam kolam entah bagaimana.
"Hhaa, kalian harus dimandikan lagi."
Tobecontinue Yang mau request si kecil ini bisa kasih masukan di link ke dua di bio aku yaaa^^