Tigel Hwung.

1.2K 145 9
                                        

Namjoon benar-benar menahan emosinya yang sudah berada di ujung kepala, Hoseok tak hanya mencoret lantai dan dinding oleh pena, tapi juga merobek semua kertas pentingnya yang ada di atas meja, entah bagaimana bisa hybrid kecil itu meraihnya.

Dan sekarang tupai kecil itu sedang bermandikan robekan kertas-kertas, sudah Namjoon tak tahan lagi.

Brakk

Hoseok tersentak kaget saat mendengar gebrakan itu, Namjoon menatap nya dengan nafas yang memburu. Dan senyum nya merekah saat Namjoon mulai berjalan menghampirinya.

"Nini..,"

Kedua tangannya terangkat, berfikir jika sang daddy akan menggendongnya. Tapi tidak, Namjoon menarik sebelah tangan Hoseok agar berdiri, ia berjalan menyeret Hoseok dan menelungkupkan tubuh kecil itu di pangkuannya.

"Nini?"

Hoseok mencoba untuk mendongak menatap Namjoon namun tak bisa karena Namjoon yang menahan pinggangnya.

"Hukuman karena sudah menjadi nakal, Son."

Setelah mengucapkan itu, 3 pukulan keras melayang di bokong kecil itu.

"Mmb hggh HUWAAAAA..."

Tangisan Hoseok pecah saat itu juga, ia berontak dari pangkuan Namjoon, bahkan menggigit paha daddynya agar bisa lolos.

"Arghh.."

Hoseok segera berlarian kearah pintu, sampai terjatuh karena ketakutan, lalu tubuh berisi itu kembali berlarian mengetuk pintu dengan keras.

"Huee mommy, mommy... Cakit, huks.."

Sebelah tangan hybrid itu mengelus bokong dan mengetuk pintu, hingga tangannya memerah.

Namjoon terhenyak, ia menatap tangan nya yang baru saja melakukan kekerasan itu.

"Oh, astaga apa yang aku lakukan?"

Namjoon segera berdiri dan menggendong hybrid itu.

"Hueee.. yepas Nini, mau mommy.., cakit hiks."

"Maaf, maaf kan Daddy sayang."

Namjoon memeluk tubuh bergetar itu, sesekali mengelus punggung dan bokongnya, namun Hoseok terus menangis memanggil mommynya. Namjoon benar-benar merutuki sifat nya yng tak bisa mengendalikan emosi. Dia menimang-nimang tubuh Hoseok agar terlelap, setelah agak tenang ia duduk dan memangku hybrid kecil itu.

"Sorry, oke? Daddy tidak sengaja."

Kedua tangan Namjoon menangkup wajah penuh air mata dan ingus itu, dan bibir kecil itu kembali bergetar saat menatap kedua mata Namjoon, dan Hoseok kembali menangis. Ia jadi ingat saat tadi Namjoon menggebrak meja, menghampirinya lalu memukul bokongnya. Itu membuatnya kembali takut.

"Hiks.., huweeee. Mommy...," Hoseok menutup wajahnya, ia enggan menatap wajah Namjoon.

Dan si daddy kembali menghela nafas frustasi, ia bisa di cincang Seokjin jika tahu bayi mereka  seperti ini karena ulahnya.

~

Dan orang yang sedang di pikirkan tengah mengelus surai biru hybrid tiger yang baru saja mengunjungi tokonya.

"Makan yang banyak, V. Kau semakin menggemaskan."

"Hyung kau tidak sibuk?" Ucap Jungkook tak enak, pasalnya saat ia datang kemari Seokjin terus menemaninya dan V di dalam caffe.

"Tidak apa-apa, aku bosnya. Kkkk." Seokjin tertawa sembari memegang perutnya.

"Mom, ini enak sekali, hehehe." Ucap V menyodorkan cake itu ke arah Seokjin.

Little Hybrid (SOPE) ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang