Kami perlahan melangkah di pasir putih pantai. Menuju tepian hutan berjarak seratusan meter dari garis pantai. Kami menyibak semak.
Tiba-tiba terdengar suara aneh dari balik pepohonan.
Seperti desir angin, tapi ada geraman rendah menyelinap di antaranya.
Satria membeku. Jantungnya berdentum begitu keras seakan bisa pecah kapan saja. Perlahan ia bangkit berdiri, tubuhnya tegang, matanya menatap lekat ke arah hutan lebat.
Bayangan gelap di antara batang pohon seakan bergerak, daun-daun bergesekan seperti langkah makhluk yang bersembunyi. Nafasnya tercekat, jemarinya mengepal tanpa sadar.
Namun dari balik rimbun itu, muncullah sepasang kelinci kecil berlarian, saling kejar-kejaran, meloncat riang tanpa peduli ketakutannya.
Satria menghela napas panjang. Tegangan yang mencengkeram dadanya mendadak lepas. Bibirnya terangkat, nyaris tertawa sendiri.
"Bukan hantu, bukan binatang buas... cuma kelinci." Kami kompak menghela napas.
Satria mengeluarkan kertas fotocopy-an dari tasnya. "Aku punya copy peta pembanding." Katanya.Satria menekuk alisnya. Ia membentangkan copy peta tua yang ia dapatkan di Perpustakaan Nasional. Garis-garis tinta sudah memudar, tapi ada yang membuatnya gelisah.
Pulau Neymark, di peta itu, digambarkan lebih besar dengan tanda silang merah di sisi utara. Anehnya, ketika ia membandingkan dengan peta modern di tangannya, pulau itu nyaris hanya berupa titik kecil tak berarti-bahkan tanpa keterangan nama.
"Kenapa bisa berbeda sejauh ini?" gumamnya.
Ia menelusuri garis pantai dengan jari, menemukan lingkaran kecil yang samar, seolah tanda yang sengaja disembunyikan.
Lebih membingungkan lagi, jalur pelayaran kapal-kapal kuno yang tertera di peta tua menghindari Neymark, padahal secara logika pulau itu mestinya jadi tempat persinggahan. Seakan para pelaut tahu sesuatu... sesuatu yang tidak dicatat di peta modern.
Satria menelan ludah. Pulau Neymark jelas menyimpan lebih dari sekadar pasir dan pepohonan. Ada rahasia yang bersembunyi di balik garis tinta itu-dan peta ini mungkin satu-satunya petunjuk menuju kebenaran.
Setelah itu kami memeriksa peta dengan cermat, barulah kami sadar-Pulau Neymark bukan sekadar pulau terpencil. Ia menyimpan misteri, rahasia, dan petunjuk tersembunyi yang hanya bisa terungkap bila kami berani menelusurinya. Tidak ada yang tahu persis apa yang menanti di dalam hutan. Tapi semangat petualangan membara di dada kami bertiga, meski sesekali bayangan rasa takut menyelinap.
Kami pun melangkah masuk ke hutan. Suasananya langsung berubah drastis. Dari pantai yang terang dan tenang, kami kini berada di bawah naungan pepohonan raksasa yang rindang. Cahaya matahari hampir tak bisa menembus rapatnya dedaunan, membuat jalan setapak di depan kami tampak remang-remang.
Suara alam ikut mengiringi langkah kami: kicau burung yang asing di telinga, dengung serangga yang tiada henti, dan sesekali suara ranting patah entah oleh hewan apa. Semua itu menciptakan atmosfer magis... tapi juga menegangkan, seperti ada sesuatu yang mengawasi.
Satria berjalan paling depan. Matanya jeli mengamati tiap detail, seakan takut ada tanda penting yang terlewat. Ia memang seorang traveler berpengalaman-selalu tenang, selalu tahu cara menghadapi rintangan. Kehadirannya membuatku dan Nisrina sedikit lebih tenang.
Setelah berjam-jam menelusuri jalan sesuai petunjuk di peta, kami berhenti di sebuah area yang berbeda. Semak belukar di sana begitu lebat, seolah sengaja menutupi sesuatu. Dengan hati-hati, kami menyingkirkannya, dan perlahan... sesuatu muncul di hadapan kami.
Reruntuhan.
Batu-batu besar yang ditata dengan pola tertentu, kini retak dan ditumbuhi lumut. Dinding setengah roboh, dengan ukiran samar yang tak lagi jelas bentuknya. Seperti jejak dari sebuah peradaban kuno yang sudah lama hilang.
Aku bergidik. Rasanya tempat ini bukan sekadar peninggalan biasa. Ada hawa aneh yang menyelimuti udara di sekitar reruntuhan itu. Seakan batu-batu itu masih menyimpan ingatan... dan rahasia.
KAMU SEDANG MEMBACA
Almost There
AventuraBermulai dari mimpi, petualanganku menjadi nyata. Sebuah pulau yang tak terpeta dan akhir petualangan yang tak terduga. Akhir petualangan yang penuh tanda tanya.
