Rachel mengerjapkan kedua matanya dan melihat di sekeliling tempat ruangan ini. Dirinya berada di kamar yang Rachel sendiri tidak tau dimana dirinya sekarang ini. Dirinya terkejut melihat tubuhnya yang tidak memakai sehelai benang pun. Rachel ingat dirinya semalam menegukkan banyak segelas alkohol ke dalam tenggorokannya. Saat dirinya menompang tubuhnya sendiri ada seseorang yang menangkap tubuhnya saat hampir terjatuh.
"Kau" Kata Rachel terkejut melihat pria itu yang keluar dari kamar mandi.
Pria itu tersenyum kemudian mendekat ke arah Rachel yang menundukan tubuhnya. "Jangan takut sayang aku bukan orang yang jahat"
Rachel langsung menepis pria itu yang ingin memegang tubuhnya. "Jangan memanggilku dengan sebutan itu pria tua!" Kesal Rachel menatap tajam ke arahnya. Sedangkan pelaku itu hanya terkekeh saja.
"Kau tau semalam kau begitu sangat agresif sampai aku sulit untuk menyeimbangi mu. Tetapi tidak apa-apa aku sangat suka dengan milikmu itu"
Rachel membulatkan kedua matanya mendengar pernyataan dari pria itu. Bagaimana dirinya bisa ceroboh ini menyerahkan tubuhnya kepada pria asing.
"Dengar sebaiknya kau pergi dari sini"
"Tidak, aku akan mengantarkan mu pulang ke rumah dengan aman" Tolak pria itu membuat Rachel sedikit kesal.
"Pergi atau aku akan mengadukan diri ke kantor polisi jika kau telah melecehkan diriku. Aku yakin kau akan mendekam ke dalam penjara secepatnya"ancam Rachel menatap tajam ke arah pria asing itu.
" Baiklah aku akan pergi, kita akan ketemu lagi sayang"bisiknya mengelus pucuk kepala gadis itu.
Rachel hanya menatap nalar punggung pria asing itu yang mulai menghilang dari pandangannya. "Argh, bodoh kau ini Rachel. Kenapa kau bisa kebelabasan seperti ini" Gumamnya memungut pakaiannya yang tercecer di lantai. Kemudian dirinya ke kamar mandi untuk memakai pakaiannya. Selang beberapa lama kemudian dirinya sudah rapi dengan pakaiannya. Rachel langsung memutuskan untuk pulang ke rumahnya.
Kenan terkejut ketika istrinya yang sudah rapi dengan pakaiannya. Dirinya mengambil tas jinjangnya kemudian memasukkan dompet dan handphonenya. "Kiara kau mau pergi ke mana?"Tanya Kenan heran.
"Aku ada beberapa urusan Kenan, tapi aku janji akan secepatnya pulang"
"Aku akan menemani mu"usul Kenan yang mengambil cuti untuk hari ini. Ini adalah hari spesial bagi istrinya dan dirinya harus berada di dekatnya.
"Tidak perlu... "
"Kiara aku mohon jangan menolaknya"
"Baiklah aku boleh ikut"balas Kiara membuat pria itu senang.
Mereka langsung bergegas pergi meninggalkan kediaman mereka. Mobil Kenan melaju dengan kecepatan normal membelah jalanan. Selang beberapa lama mereka akhirnya sampai di sana. Mereka berdua langsung turun dan memasuki tempat itu. Didalam sana ada beberapa orang yang berdiri atupun duduk seraya memanjatkan doa yang mereka pinta.
"Tuhan ini adalah kedua kalinya aku tidak merayakan ulangtahun ku bersama dengan keluarga ku. Aku mohon ampunilah dosa dari kedua orangtuanku. Dan mudahkan aku dalam menghadapi rintangan untuk mencapai tujuan hidup ku. Aku hanya ingin memberikan dia pelajaran atas apa yang telah dia lakukannya"batin Kiara menoleh ke arah pria di sampingnya.
"Apapun tujuan dia memasuki hidupku aku pinta kepadamu berikan petunjuk tentang identitas wanita ini."
Mereka saling melempar senyum masing-masing sebelum meninggalkan tempat ini. Kiara ingin sekali ke makam kedua orang tuanya tetapi tidak bisa karena Kenan bersamanya. Jika dirinya bisa lepas dari Kenan gadis itu akan menemui kedua orang tuanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
After Merried (End)
RomanceRachel dan Kenan adalah pasangan kekasih yang saling mencintai. Tetapi kehadiran Kiara membuat hubungan mereka semakin rumit. Kenan harus menikahi Kiara karena dia saat itu sedang mengandung anak darinya. Waring 18+