chapter 18

33 3 0
                                        

Assalamu'alaikum wr wb🤗

Selamat membaca🤗

~~~~~°°°°°{}°°°°°~~~~~

PAGI hari yang cerah, sinar mentari mulai terlihat dari kaca jendela dari kamarnya Christy. Hari ini adalah hari sabtu, dimana setiap hari sabtu sekolah dari Christy selalu mengadakan kegiatan ekstrakurikuler dan ekstrakurikuler yang dipilih oleh Christy adalah paskibra.

Dari kamar Christy terlihat Christy yang masih tertidur pulas sambil memeluk gulingnya, sedangkan dari arah meja di samping tempat tidur Christy terdengar sebuah nada dering alarm dari handphone Christy.

"Drett...... Drett....... Drett....... "

Sementara dari arah tangga terdengar suara langkah kaki dari gracia dan tengah mendekat ke arah kamar dari Christy.

"Woii toyy bangun ngak lu, itu alarm lu matiin dulu napa...!!! " teriak gracia sembari mengetuk pintu kamar Christy berulang kali.

Suara teriakan serta ketukan pintu dari gracia itu pun sontak langsung membuat Christy terbangun dan langsung mematikan alarm handphonenya.

"Aarrggghhhh.......... Iyaa iyaa kak aku dah bangun nih" ucap Christy sembari berjalan keluar dari kamarnya.

"Kebiasaan nih anak, kamu yang pasang alarm ehh malah kakak yang kebangun" celetuk gracia.

"Hhe iya iya kak yaudah kak aku mau mandi dulu" ucap Christy sembari berjalan ke arah kamar mandi.

"Yaudah kamu mandi dulu aja deh, tapi yang cepet yaa gantian sama kakak" ucap gracia.

"Iya iyaa santaii aja kak" respon Christy.

Christy mulai berjalan menuju ke kamar mandinya sedangkan disisi lain gracia pergi menuju ke dapurnya sembari menyiapkan sarapannya.

Sekitar 5 menit kemudian mulai terlihat Christy yang baru saja mandi langsung berjalan menuju ke meja makan nya.

"Kakak nggak mandi? " tanya Christy.

"Ya mandi tapi nanti aja sarapan dulu" jawab Christy.

"Oiyaa kak? Aku mau nanya?? "  tanya Christy

"Tentang kak Gavin kan?? "  sahut gracia.

"Kamu bahas kak Gavin terus kenapa?? Kamu kangen sama dia?? Atau...... Kamu suka sama kak Gavin?? " lanjut gracia.

"Ehh nggak gitu juga kak, umur aku sama kak Gavin aja jauh banget" ungkap Christy.

"Gini ya toy....... Cinta itu nggak mandang usia ya toy, sama kayak papa mama dulu" jelas gracia.

"Dulu papa usia nya lebih tua dari mama, umur papa dan mama dulu itu selisih 6 tahun toy, tapi umur bukanlah sebuah halangan buat hubungan mereka. Buktinya aja mereka berdua terus bersama sampai maut tiba" lanjut gracia.

"Oiya btw papa sama mama dulu meninggal gara gara apa kak? " tanya Christy.

"Seinget kakak dulu polisi bilang kalau papa sama mama itu meninggal karena kecelakaan, kakak juga kurang tau karena di saat itu kakak masih umur 16 tahun. Ungkap gracia.

" eh.....eh.....?!! kak j-jangan nangis kak....." ucap Christy sembari mendekat kepada gracia dan melingkarkan tangannya ke tubuh gracia.

"Udah lah gpp toy, ini udah saat nya kamu tau tentang papa sama mama" ucap gracia sambil tersedu-sedu.

"Yaudah yuk lah kita sarapan dulu" ucap gracia sembari melepaskan pelukan dari Christy.

"Y-yaudah kak, maaf ya aku buat kakak nangis gara gara nanyain tentang papa sama mama" ucap Christy.

"Bukan salah kamu kok toy, ngapain minta maaf. Yaudah yuk lah kita sarapan dulu" respon gracia Sembari mengambil nasi dan piring nya.

Setelah mereka berdua mengobrol panjang lebar mereka berdua pun langsung mengambil sebuah piring serta lauk pauk yang berada di meja makannya.

Tak berselang lama sekitar 8 menit kemudian gracia yang sudah menghabiskan sarapannya itu pun langsung berjalan menuju ke kamar mandinya. Sedangkan Christy setelah ia menghabiskan sarapannya ia pun langsung menuju ke dapur untuk mencuci piringnya.

Dan setelah Christy selesai mencuci piringnya ia pun langsung menuju ke kamarnya untuk mengambil tasnya serta memakai seragam ekstrakurikuler nya dan setelah dari kamar nya Christy pun langsung berjalan menuju ke sofa ruang tamunya.

"Kak udah belum!!!????" teriak Christy dari arah sofa ruang tamunya.

"Bentar napa, ini masih makai seragam nihh!!" teriak balik gracia.

Sembari menunggu gracia Christy pun langsung menyalakan layar handphone nya dan langsung memainkan handphone nya terlebih dahulu.

Selang beberapa akhirnya gracia pun mulai terlihat dari pandangan Christy.

"Yuk toy kita berangkat" ajak gracia.

"Yaudah yuk" respon Christy sembari berjalan mengikuti gracia.





Di dalam mobil.......

Mobil mulai di lajukan oleh gracia. Mereka berdua juga saling mengobrol satu sama lain sembari menikmati perjalanan.

"Jadi gimana?? " tanya gracia.

"Apanya kak?? " tanya balik Christy.

"Kamu suka kan sama kak Gavin?? " ucap gracia.

"Jujur aja"

"I-iya kak sebenarnya aku juga suka sama kak Gavin" ungkap Christy sambil terpatah patah kata.

"Tuh kan bener??. Sejak kapan suka sama kak Gavin?? " tanya gracia.

"Sejak kak Gavin beliin boneka itu, ku lihat lihat dia itu kek nya effort nya nggak main main sih" ungkap Christy.

"Yaudah sih kalau saran kakak sih mending kamu ungkapin aja dah, kan kamu tau kak Gavin itu kek nya idaman para cewek sih jadi kamu harus cepet cepet biar bisa dapetin hatinya kak Gavin" jelas gracia.

"Tapi gimana caranya kak?? Dia aja di semarang sekarang" tanya Christy.

"Ya gampang itu, coba aja nanti kamu ungkapin pas udah di jakarta aja, tapi kakak juga nggak tau sih kapan Gavin balik." ucap gracia.

"Tapi tenang aja toy yang namanya rindu itu pasti berat apalagi kamu kan masih belum ungkapin perasaan kamu sama kak Gavin kan?? " lanjut gracia.

"Terus kak, kapan yang namanya merindukan menjadi sebuah pertemuan?? " tanya Christy.

"Tenang aja pasti ada kok waktunya intinya kamu sabar aja" ucap gracia.

"Yaudah deh. Makasih ya kak atas pengertiannya" ucap Christy.

"Iya iya toyy" respon gracia.


~~~~~°°°°°{}°°°°°~~~~~
TBC
[ to be continue ]

Segini dulu ya... 😁

Author lagi ke habisan ide juga nih hhe......
Kalau semisal ada saran atau kritikan bisa kalian kirim lewat ngl di profil ya...

Kalau mau tanya juga bisa kok tanya aja lewat ngl link yang ada di profil..

Nantiin terus chapter yang akan datang.

Jangan lupa vote+follow.

See you........










𝐭𝐡𝐞 𝐥𝐚𝐬𝐭 𝐦𝐢𝐬𝐬𝐢𝐨𝐧 (𝐩𝐞𝐦𝐛𝐮𝐧𝐮𝐡𝐚𝐧 𝐝𝐢 𝐭𝐞𝐚𝐭𝐞𝐫)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang