27 - Club VIVI

23 5 0
                                    


・☾𖤓・

         Suara musik EDM yang memekakan telinga berdentum non stop di dalam club yang ramai itu. Orang-orang berdansa dimana-mana dan bermesraan di setiap sudut, membuat suasana semakin sumpek. Hitomi memutar bola mata kesal melihat suasana club itu. Sekarang, bagaimana ia bisa mencari informasi di tempat seramai ini tanpa mengundang perhatian?

Kim Gimyung memberitahunya bahwa orang-orang yang mungkin tahu akan keberadaan Han Shinwoo adalah orang-orang yang memakai pin Il Hae, yaitu, para eksekutif. Selain para eksekutif, para staff Club Vivi yang tidak menggunakan pin, sama sekali tidak tahu menahu soal kegiatan gelap anak perusahaan Il Hae, dan mereka tidak mungkin mengetahui keberadaan Han Shinwoo.

Sambil memperhatikan sekelilingnya, Hitomi berjalan menerobos kerumunan orang-orang, berharap bisa menemukan seseorang dengan pin Il Hae. Namun, malah Kim Gimyung-lah yang dilihatnya, berdiri di sudut ruangan. Senang melihat lelaki itu, Hitomi berjalan mendekat, bermaksud menyapa Gimyung, ketika pemandangan yang dilihatnya di depan lelaki itu menghentikan langkahnya.

Sekerumunan gadis mengelilingi lelaki itu, terlihat antusias dan genit menanyai Gimyung berbagai hal. Kim Gimyung tampak kewalahan menerima perhatian itu, namun tetap berusaha sebaik mungkin menanggapi para gadis itu dengan ramah. Dan kini, kecemburuan semakin membara di hatinya melihat gadis yang bertugas sebagai DJ malam itu menyentuh lengan Gimyung lembut.

"Oppa, Oppa punya pacar?" Tanya gadis itu sambil memamerkan buah dadanya yang terlihat hampir tumpah.

Saat itu, ingin rasanya ia berderap cepat ke tengah kerumunan dan meneriakkan pada para gadis itu bahwa Kim Gimyung adalah miliknya, dan hanya miliknya saja. Namun, pikiran bahwa Gimyung belum mengesahkan hubungan mereka melintas di kepalanya, mengingatkan Hitomi, bahwa ia bahkan tidak bisa menyebut lelaki itu miliknya. Hitomi mengepalkan tinjunya. Sebenarnya, apa hubungan mereka? Apa itu berarti Kim Gimyung masih bisa bebas menyukai orang lain dan meninggalkan dirinya?

Seakan menyadari kehadirannya, Gimyung mengangkat wajah dan mata mereka pun bertemu. Seulas senyum jahil tersungging di bibir lelaki itu, sebelum akhirnya, menoleh pada DJ perempuan itu dan membalas, "Punya dong. Sekitar 7 orang?"

Seakan ingin melihat reaksinya, Gimyung kembali menatapnya jahil. Tapi Hitomi tidak mampu mengeluarkan ekspresi apapun, bahkan, ekspresi merajuk. Memang, ia tahu lelaki itu hanya bermaksud usil, tapi, dengan pikiran buruknya saat ini, hatinya kembali sesak mengetahui lelaki itu masih merahasiakan hubungan mereka, dan saat ini, ia bahkan tidak yakin berhak merasa cemburu.

Tanpa memberikan reaksi apapun, ia membalikan tubuhnya dan berjalan pergi. Hitomi menarik nafasnya dalam-dalam, berusaha menghilangkan perasaan sesak dan pikiran buruknya. Hari itu, ia datang kesana untuk membantu Gimyung menyelidiki keberadaan Han Shinwoo, dan ia tidak akan membiarkan pikiran buruknya menjadi penghambat. Jika ia ingin membuat lelaki itu mengesahkan hubungan mereka secepat mungkin, maka ia juga harus membantu Gimyung menemukan Han Shinwoo secepatnya.

Setelah sekian lama tidak menemukan keberadaan para VIP Il Hae, Hitomi pun menyerah dan memutuskan untuk duduk di kursi bar. Setelah melihat-lihat menu minuman non alkohol, ia baru saja hendak memesan, ketika seorang lelaki berjas hitam berdiri di sebelahnya. "Apa kursi ini kosong?"

Hitomi menoleh, dan matanya segera menangkap pin emas dengan lambang Il Hae yang terpasang di kerah jas lelaki itu. Seketika, adrenalin mengalir di sekujur tubuhnya mengetahui ia akhirnya menemukan seorang eksekutif. Sambil mengulaskan senyum terbaiknya, Hitomi mendongak, menatap lelaki itu senang.

Namun, senyuman di bibirnya segera lenyap ketika matanya bertatapan dengan mata hitam yang juga menatapnya terkejut. Mata hitam milik seseorang yang tidak ingin ditemuinya lagi. Seo Seongeun.

Kim Gimyung | Invisible StringTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang