***
Pesta selesai ketika sudah larut malam. Kini semua orang sudah dalam perjalanan mereka ke kediaman masing-masing yang berada di ibukota. Memang suatu hal yang lumrah bagi para bangsawan untuk memiliki rumah kedua di ibukota. Karena agar mereka dapat dimudahkan jika memiliki urusan di istana, contohnya seperti saat ini. Acara yang digelar di istana berlangsung selama 3 hari berturut-turut. Karena itu mereka harus menetap di ibukota untuk beberapa hari ke depan.
Begitu pula dengan rombongan Alvonheim. Di tengah terangnya kota, kereta kuda mereka dipacu menuju kediaman. Putri menatap keluar jendela dimana orang-orang tampak begitu ramai. Orang dewasa mengobrol dan bersenda gurau diwarung-warung yang menjual jajanan khas. Sedangkan anak-anak mereka berlarian kesana- kemari sambil sesekali mengejari kereta kuda yang lewat dengan tersenyum seraya melambaikan tangan.
Suasana yang sangat ramai meski waktu sudah menunjukkan hampir tengah malam. Melihat itu Putri mengangkat sudut bibirnya. Menampakkan senyum hangat selagi dirinya menyapa setiap mata orang yang menatapnya di jalan.
"Apa anda ingin singgah, putri?" tanya Carlisle tiba-tiba.
Putri seketika menolehkan kepalanya. Ia menatap pria itu dengan alisnya yang sedikit terangkat. "Boleh?" tanyanya.
"Tentu saja. Festival ini dibuka untuk umum, dan saya tidak akan menghalangi anda jika anda ingin singgah," ujar Carlisle.
"Nanti saja, berjalan di tengah kota dengan pakaian seperti ini sangat tidak nyaman."
"Saya akan pergi setelah mengganti pakaian di kediaman," ucap Putri kemudian dibalas anggukan kecil oleh Carlisle.
Persis seperti yang wanita itu rencanakan. Tepat setelah mereka tiba di kediaman, dengan cepat Putri langsung meringkus Sandra dan pergi mengganti pakaian. Carlisle yang melihat itu pun sedikit terkekeh. Mengikuti Putri, ia pun pergi ke kamarnya tuk menganti pakaiannya. Ia tidak bisa ketinggalan acara jalan-jalannya Putri itu.
Kemudian ketika Carlisle baru saja selesai mengganti bajunya, terdengar pintu kamarnya diketuk oleh seseorang. Terdengar juga orang itu mengatakan sesuatu. Carlisle berjalan menghampiri pintu selagi masih mendengarkan orang itu berbicara tanpa menjawab sedikit pun.
"Yang mulia. Saya lupa bertanya tadi, apakah anda juga ingin ikut ke festival bersama saya? Jika anda sudah lelah ya tidak apa-apa, saya hany-"
Belum sempat wanita itu menyelesaikan kalimatnya. Pintu di depannya tiba-tiba saja terbuka dan memperlihatkan pria berambut putih yang tidak lain adalah Carlisle. Pria itu mengenakan pakaian sederhana namun terlalu rapi jika hanya digunakan untuk tidur. Ia menyilangkan tangannya dan bersender ke dinding di kanannya. Menatap diam ke arah wanita berambut hitam di depannya.
Tatapan itu membuat yang di tatap gelagapan. Dirinya menduga bahwa ternyata Carlisle sudah memiliki janji dengan orang lain. Jadi dengan kepala tertunduk dan suara yang lirih, wanita itu kembali berbicara.
"Ternyata anda sudah memiliki janji dengan orang lain, ya. Maaf, saya akan pergi sendiri kalau begitu," ucapnya kecewa. Setelah mengatakan itu, Putri pun berbalik dan akan beranjak pergi. Namun justru ditahan oleh Carlisle.
"Kenapa anda langsung beranggapan kalau saya memililki janji dengan orang lain??" Carlisle mengerutkan keningnya. Ia sedikit menguatkan cengkraman tangannya yang memegang lengan Putri.
Mendapati itu, Putri terdiam. Alisnya sedikit terangkat akibat melihat sikap Carlisle yang tak biasa itu. "Lalu apa? Anda ingin saya berpikir kalau anda berpakaian rapi seperti ini karena ingin pergi bersama saya??" ujar Putri dengan nada bercanda. Namun tidak seperti yang ia harapkan, pria di depannya itu justru menatap Putri semakin intens. Membuat Putri semakin terkejut dibuatnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
When The Genius Woman Went to Another World [TERBIT]
FantasíaAriana Putri atau yang lebih dikenal sebagai Putri merupakan seorang ilmuan jenius. Seluruh barang ciptaannya membuat berbagai perubahan besar pada dunia. Lalu tanpa sepengetahuan siapa pun, Putri pun membuat sebuah alat yang dapat membuatnya pergi...
![When The Genius Woman Went to Another World [TERBIT]](https://img.wattpad.com/cover/370765710-64-k663643.jpg)