xiv. feel the same way

764 141 12
                                        

"Perdana Menteri yang diberitakan tewas karena meneguk racun, aku adalah putrinya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Perdana Menteri yang diberitakan tewas karena meneguk racun, aku adalah putrinya."

Tiada dusta mendekam di sebalik bola mata perempuan yang Jaime tatap begitu dalam untuk waktu yang lama. Sampai kemudian, lilin di meja habis dilalap api.

Redup. Ruangan hanya diterangi secercah cahaya rembulan dari luar.

Maka, Jaime sempatkan untuk mencari-cari suplai lilin juga korek di lemari.

"Petang itu, pesta kenaikan jabatan ayahku diadakan di rumah. Ayahku tahu aku tidak menyukai pesta dan keramaian. Kemudian, alih-alih bergabung di pesta, aku justru pergi berkuda bersama pelayan pribadiku, Gracia. Sampai ketika pulang, kami menemukan rumah telah menjelma sangkar mayat. Tamu, pelayan, ayah juga ibuku, semua mati."

"Mereka diracuni. Makanan yang mereka makan, mengandung racun. Tapi, bukan ayahku pelakunya. Ayah tidak mungkin melakukan itu, sebab dia berjanji padaku, akan menggelar pesta pernikahanku kelak dengan sempurna seperti yang kumau. Katanya, aku boleh melarikan diri dari pesta apa pun, tapi tidak dengan pesta pernikahanku."

"Salah seorang juru masak ahli yang bekerja cukup lama dengan keluarga kami, dibayar oleh seseorang untuk melakukannya. Aku meyakini ini, sebab hanya mayatnya yang tidak kulihat di dalam rumah itu. Ini memang hanya sebatas asumsi pribadi."

"Namun, melihat tidak adanya pengusutan terhadap makanan dan juru masak yang mungkin menaruh racun di dalam makanan untuk pesta malam itu; mendengar berita bohong tentang ayahku yang katanya korupsi dan main perempuan semasa jabatan terus bertebaran di media massa; dan mendengar bahwa secepat ini kekosongan posisi perdana menteri di negeriku diisi, aku semakin meyakini bahwa ini semua adalah konspirasi."

"Arnold G. Ethelred, bawahan sekaligus teman dekat ayahku, dari serikat partai oposisi, telah merencanakan ini sedari awal dengan rapi. Menjadi dekat dengan ayahku, membiarkan ayahku menang, lalu menjatuhkan sejatuh-jatuhnya."

Sebatang lilin terjatuh dari genggaman Jaime, teronggok malang di atas lantai kayu dalam keadaan patah. Suaranya cukup ketara sebab kala itu hening tengah meraba-raba.

Jaime mengambil lagi sebatang yang lain dari lemari, menyalakannya dengan korek api, lalu meletakkannya di meja. Semburat jingga memapar wajah muram Annelyn, dipandang Jaime sesaat sebelum laki-laki itu kembali duduk.

"Ketika seluruh manusia di rumah itu dihabisi, sudah pasti aku juga akan bernasib sama. Karena aku adalah bagian dari rumah itu, karena aku adalah putri John Corbyn. Ketika dia tahu aku masih hidup, kemungkinan besar orang-orang Arnold akan berusaha mencari lalu membunuhku."

Pandangan Annelyn jatuh tepat di atas cahaya lilin. Kedua tangan lantas dilipat di atas meja, dagu diletakkan pula di sana. "Itulah mengapa aku ada di sini."

Mengulai kepala, "Aku melarikan diri kemari," menjentikkan jari pada lelehan lilin, "Aku sedang bersembunyi."

Dan, sepanjang itu, Jaime hanya sebatas diam, memandangi.

DESPEDIDACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang