41 : She's Mine 🖤

1K 45 20
                                        

Maap klo typo atau apalah, ngerjainnya sambil ngantuk" soalnya. Tumben bgt dr jm 9 mata dah berat 🙈🙈🙈

Hepi riding bray! 🌱

.

.

.

.



Doppa🐻 : Kau masih memiliki hutang padaku, Jia-ya.

______________

Joppa🐶 : Apa yang kau lakukan tadi, ha? - _-

______________

Setelah permainan usai, semuanya berpencar untuk menyapa teman yang lain. Kesempatan itu Jia gunakan untuk menjauh dari dua pria itu.

Misoo tengah bertemu dengan entah siapa itu. Sementara dirinya mencari tempat yang kiranya tidak di jangkau oleh pandangan dua lelaki itu, dengan berpura-pura bertemu dengan teman yang lain. Saat memastikan mereka kehilangan jejaknya, Jia berjongkok.

Ada sangat banyak orang disana. Itu cukup memudahkannya untuk bersembunyi.

Posisinya berada di pojok dan sedikit gelap. Semua orang sibuk minum dan ada pula yang sudah mabuk. Orang-orang di dekatnya tidak ada yang menyadari aksi konyolnya ——yang berjongkok di sudut tempat.

Pelan, pelan dan pelan, Jia berjalan sambil berjongkok sampai dirinya keluar dari area itu.

"Loh?" Jia langsung berdiri saat dirinya sudah di area sekitar pantai. Tempat itu cukup gelap. Mau berbuat apapun disini, pasti tidak akan ada yang menyadarinya. Lebih tepatnya, orang-orang tidak akan peduli siapapun yang berada disini.

Ough!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ough!

Benar saja. Jia bisa menangkap bayangan beberapa orang di sudut-sudut tempat yang gelap.

Jia mendesah pelan. Lebih baik kembali saja dan mencari Misoo.

Jia lantas berbalik dengan cepat dan langkahnya otomatis langsung berhenti mendadak ——nyaris menabrak seseorang di belakangnya.

Degh!

Meskipun ditengah cahaya gelap, Jia bisa melihat senyum manisnya. Saking manisnya bisa membuat bulu kuduknya merinding.

Bagaimana bisa dia menemukannya?!

"Eoh, Je-jeno Oppa." Jia menyengir gagap.

"Mau kemana, hm?" suaranya sangat rendah.

Ini tidak aman. Jia harus segera pergi.

Jia sudah memasang ancang-ancang untuk kabur dari pria itu yang mungkin akan mengunyahnya hidup-hidup. "A-aku akan kembali!" serunya saat menggeser langkahnya dengan cepat. Jia segera memacu langkahnya dengan sekuat tenaga.

POISON [COMPLETED] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang