Haiiii... Baru updet nih...
Wkwkwk ceritanya habis sick 🙃
Hepi Riding, beibehh! 🤗
Typo abaikan saja yes, maklum lah, saya kn penulis gadungan 🤣
...
...
...
..
"YA! Donghyuck-ah! Sialan kau!" Haechan yang baru saja pulang bersama Jia, berlari menghindari kejaran adiknya. Tawa kurang ajarnya mengudara bebas.
Jia membiarkan dua orang itu saling berkejaran. Kakinya melangkah santai memasuki villa tersebut dengan wajah cerah. Memasuki ruang keluarga, disana Ayah Haechan sedang menonton televisi bersama dua putranya.
"Eoh, Jia-ya kau sudah pulang."
Jia menyengir malu. "Selamat sore Aboji."
Ayah Haechan balas mengangguk dengan senyum kebapakkan. "Kau pergi kemana dengan Donghyuck?" tanyanya.
"Hanya bersepeda dan duduk-duduk di tepi pantai."
"Wah, jinjjayo? kenapa kalian hanya pergi berdua?" sahut Dongmin.
"Benar. Kenapa aku tidak di ajak?" Gyeom menyahut pula.
Jia meringis kikuk. "Bukankah ... kalian bermain game?"
"Tapi jika kalian mengajak kami, kami akan dengan senang hati ikut kalian." kata Dongmin.
Gyeom mengangguk setuju. "Benar. Aku pasti akan ikut Nuna."
"Sudahlah. Masih ada banyak waktu besok untuk pergi bersama." kata Ayahnya terkekeh. "Kau pasti lelah Jia-ya setelah bermain seharian, istirahatlah."
Jia tersenyum. "Ne, Aboji, aku pamit dulu." katanya, undur diri dari sana.
...
Karaoke sepertinya sudah menjadi agenda wajib setiap kali mereka berlibur. Setelah makan malam, semuanya berkumpul di ruang tengah yang luas untuk berkaraoke. Semuanya bergiliran menyumbang lagu sepuasnya.
"Ya, aku mencium sesuatu yang aneh." Seungyeon duduk di sebelah Jia. Kali ini Haechan yang tengah menyanyi bersama Gyeom.
"Sesuatu apa?" Jia menatap Seungyeon dengan dua alis terangkat.
Kedua mata Seungyeon menyipit dengan kepala miring. "Hubungan kalian, tampak aneh?"
"Hah?" Jia spontan melebarkan matanya dengan mulut terbuka.
"Kalian pergi berdua begitu lama. Seperti orang berkencan saja."
Degh!
Meski terkejut, Jia berusaha menormalkan reaksinya. Seungyeon tidak ada bedanya dengan Haechan. Dia memiliki mata dan otak yang tajam. Dia akan dengan cepat menangkap sesuatu yang tidak beres.
"Bukankah aku memang sering pergi dengan Haechan?" Jia tersenyum normal.
"Ani~ aura kalian sekarang beda. Dia tidak seperti Haechan biasanya." Seungyeon terdiam. Otaknya tengah merangkai dari awal kejadian.
Haechan yang membohonginya, dua adiknya yang mendapat hadiah baru di acara liburan keluarga, lalu tiba-tiba dua orang itu menghilang? Pakaian mereka satu koper seperti tinggal bersama. Jia juga sempat menanyakan bagaimana pendapatnya soal berkencan dengan dua pria?
Wah, sepertinya ini adalah potongam puzzle yang telah terpecahkan.
Namun, Seungyeon belum begitu yakin dengan spekulasinya sebelum menyaksikannya sendiri.
KAMU SEDANG MEMBACA
POISON [COMPLETED]
FanfictionAku terjebak di dalam hubungan yang gila. ___________________________ Warning ⚠️🔞 #Mature content 💚 #Romance #Drama #Idol #Toxic #ReverseHarem :") Start : 23 Mei 2024 End : 12 Jun 2025
![POISON [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/369412788-64-k147153.jpg)