Raya menjemur pakaian di belakang rumah sambil menjaga Royan di kolam renang. Kalau tidak di jaga nanti malah bangun proyek aneh lagi. Kan repot kalau sampai Rania tau.
Haga memperhatikan kekasihnya dari jendela kamar.---ihiyy kekasih.
Cantik. Raya selalu cantik. Rambut panjang yang di gerai berwarna golden brown itu sangat menarik perhatian banyak orang.
"Kiw cewek" Panggil Haga iseng.
"Dih apaan si? Najis lu kek om om!"
Haga melompat dari jendela kamarnya. Jendela yang berjarak sekitar 2-3 meteran dari tanah berhasil ia lompati. Ya kakinya agak sakit sih.
"Lagi apa cantik?"
"Menurut lo? Gue lagi ngapain? Tidur?"
"Biasa aja dong"
Raya hanya memutar matanya malas.
"Kak itu uda- Eh ada Haga, ngapain?"
"Nguli Tante iya. Ya terus saya ngapain dong disini??"
Rania terkekeh pelan. Ia lalu menghampiri Royan di kolam renang.
"Adek? Astaga Tuhan ngapain main bekicot ya ampun anak Gani.."
"Hehehe"
"Nyengir lagi, udah taruh taruh! ayo mandi, udahan aja berenangnya"
"Engga ah, enak tau Bunda. Segerr"
"Gak ada, sana ikut Ayah mancing aja di danau. Pusing Bunda" Perintah Rania langsung di patuhi oleh Royan. Anak itu cepat-cepat naik ke atas dan pergi mandi.
"Giliran mancing aja langsung laju"
"Biasalah anak Gani"
~•∆•~
"Masak apa Kak? Kok wangi?"
"Hah? Oh ini masak cumi, Rion yang nyuruh"
"Tumben nurut, biasanya ribut dulu" ucap Rania heran. Aneh aja gitu, biasanya kan ribut dulu baru ngalah.
"Gapapa dong, abis di kasih duit sama dia soalnya wkwk"
"Widih, berapa?"
"1,5 Nda, lumayan buat jajan sekolah"
Rania mengangguk pelan.
"Bagus deh, Bunda jadi gak keluar duit"To be continue..
dikit aja ya? mager mikir alur soalnya hehe
Jangan lupa vote dan komen kuyy
lop yu

KAMU SEDANG MEMBACA
Family Pohon Cemara (Guanren place)
General Fictionmenceritakan tentang kehidupan sehari-hari keluarga Pak Gani dan Bu Rania. hidup mereka penuh warna di setiap harinya. ya walaupun kadang Bu Rania sedikit pusing dengan kelakuan anak-anaknya yang setiap hari hanya berkelahi, adu mulut, ribut, dan la...