Thirty one

18 2 0
                                    

Raya sedang tertidur di kamarnya. Akhirnya setelah sekian lama, Raya dapat tidur siang tanpa gangguan dari Rania maupun Royan. Karena mereka berdua sedang ikut Gani, ada reunian katanya tempat Pak RT.

Tetapi gangguan di hidup Raya masih ada satu, Rion. Raya berharap untuk tetap bisa tertidur dengan nyenyak dan tidak ada yang mengganggunya.

ting.. ting.. ting.. ting.. ting.. ting..

Notifikasi pesan bertubi-tubi masuk ke dalam ponsel Raya. Raya yang terganggu pun langsung meraih ponselnya di atas nakas dan langsung membukanya.

"Siapa sih ah ganggu banget anjing"

"Siapa sih ah ganggu banget anjing"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Matanya mengedip pelan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Matanya mengedip pelan. Dan panik bukan main kala melihat foto yang di kirimkan oleh Rion.

Raya bergegas turun ke dapur untuk menolong Rion yang masih bergulat dengan api di sana

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Raya bergegas turun ke dapur untuk menolong Rion yang masih bergulat dengan api di sana.

Gadis itu segera membasahi kain dan langsung melemparnya ke panci yang terbakar tadi. Api pun berhasil padam.

"Lo ngapain sih pake ngide masak segala, kenapa gak bangunin gue?!"

"Kan lu tidur gila, ntar di bangunin ngamuk lagi."

Raya memutar matanya malas.
"Lo mau makan apaan? Biar gue masakin, besok besok gausah sok ngide masak sendiri deh! Lengah dikit rumah kebakaran lo buat"

Family Pohon Cemara (Guanren place) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang