20: BRATVA: PRAJURIT BRATVA DARI ELANG MERAH

201 24 14
                                        

PRAJURIT BRATVA DARI ELANG MERAH || SOLDIER BRATVA FROM RED EAGLE

PRAJURIT BRATVA DARI ELANG MERAH || SOLDIER BRATVA FROM RED EAGLE

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Perhatian! Memuat konten BxB

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Perhatian! Memuat konten BxB. Cerita ini fiksi. Kemungkinan masih banyak penulisan yang salah, luput saat tahapan edit. Bacaan ini untuk orang dewasa (18 tahun) karena terdapat kata-kata kasar, adegan kekerasan, dan vulgar. Happy reading.

Ga perlu basa-basi lagi, cus dibaca. Ayang Bratva nunggu tuh ✌😘

.

.

.

.

BRATVA

Perbatasan.

Ruangan itu lebih megah dari rungan sebelumnya. Lantainya menyerupai tembaga, dihiasi berbagai lukisan yang objek-objeknya tenggelam di lantai. Ruangan itu menganut pola melingkar dalam berbagai hal. Pilarnya berukiran rumit. Belum pernah kulihat arsitektur seperti itu.

Kursi singgasana adalah replika pohon dengan lima patung burung gagak hitam megah yang bertengger dengan sayap mereka. Aku penasaran, siapa yang pernah menduduki tempat seindah itu? Gagak tidak seindah itu. Gagak selalu dikenal sebagai burung mengerikan atau lambang hitam, tetapi kali ini aku tidak bisa mempresepsinya seperti itu, akan rupa-rupa mereka yang tampak lebih gagah dari Rajawali.

"Kenapa tidak kau tanyakan saja. Siapa yang pernah duduk di sini? Tidakkah kau ingin tahu jawabannya?"

Seolah-olah dia bisa membaca pikiranku, Byron memainkan jari-jari tangan kanannya di lengan singgasana. Matanya tidak teralihkan dari mengunci tatapanku. Aku membalas tatapan itu. Kurasa dia terlalu berusaha keras untuk tersenyum. "Jelaskan saja, bagaimana kami harus melewatimu."

Byron sontak tertawa, dia sampai memegangi perutnya karena banyak suara renyah keluar dari mulutnya. Sejenak, aku hanya mengamatinya, aku ingin tahu dimana bagian yang lucu itu. Aku diam-diam sinis, menukar pandangan kepada Cass. Dua orang, dari Singa Biru justru menatapku gelisah, sambil membantu menghentikan pendarahan dari luka-luka kawan mereka yang diserang.

ALPHA MIKAEL (Breaking THE Wall)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang