Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
_____________________________________
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saat ini Adel berada ditaman dekat komplek rumahnya, duduk seorang diri dikursi bawah pohon.
Tadi setelah pulang sekolah adel beralasan ada rapat osis pada supir yang diutus greshan untuk antar-jemput nya sekolah.
Adel menyandarkan punggungnya di sandaran kursi taman disana dan memejamkan matanya menikmati hembusan angin yang menjerap ditubuhnya.
Sedari tadi ada seseorang yang memperhatikan adel yang menyendiri disana,orang itu pun berjalan mendekati dan duduk disebelah adel.
" Sendirian?.." tanyanya
Adel mendegar ada orang yang menegurnya pun seketika langsung membuka matanya dan menoleh kesamping.
" ck, mau apa lagi?.., masih kurang apa yang kalian lakukan kemarin sama gue.." ucap adel menatap kesal orang itu dan menegakkan tubuhnya.
Orang itu tersenyum tipis mendengar itu.." gue ngak ikutan ya kemarin.."sahutnya
" terus ngapain lu kesini?.., apa jangan² lu disuruh vivi buat buntutin gue ya.."
" jangan suudzon jadi orang.." orang itu melirik adel sebentar dan menyandarkan punggungnya di sandaran kursi taman
" terus ngapain kalau bukan itu.." adel memalas melihat orang itu yang terlihat santai seperti melupakan apa yang gengnya lakukan pada dirinya
" ini taman umum, jadi bebas siapa aja boleh mampir ke sini.."
Adel tidak menanggapi lagi perkataan orang itu, adel lebih memilih diam. Niat adel datang disana untuk menenangkan dirinya, malah ketemu orang ngeselin ini.
Mereka sama² saling diam, hingga akhirnya orang tadi membuka suara.
" lu ngak ngenalin gue del?.."tanya orang itu dengan tatapannya yang lurus kedepan
"kenal lah.. Lu dan geng lu itu terkenal buruk disekolah. Siapa coba yang ngak kenal.." ketus adel