Bab48

758 78 5
                                        

Hari ini adalah, hari spesial bagi seorang gadis yang bernama___REVA ADELIA NATHLAN

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hari ini adalah, hari spesial bagi seorang gadis yang bernama___REVA ADELIA NATHLAN.

Dan pagi ini seperti hari² biasanya, adel yang sudah siap dengan seragam serta tas sekolahnya.

Tapi bedanya, pagi ini adel tanpak sibuk dari hari biasanya. Sudah terlihat dari raut wajahnya.

" selamat pagi, bunda/momma.."sapa adel setelah dirinya tiba di meja makan, dimana ada gracia dan nyoyah Natio disana.

" pagi sayang.."kompak gracia dan nyoyah Natio

" ayah sama opa bro kemana?.." adel mendudukkan dirinya di sebelah nyonyah Natio

" mereka sudah berangkat dari pagi tadi, sayang. Katanya ada pertemuan penting.." adel mengkerutkan bibirnya mendengar jawaban dari gracia.. " kenapa ngak pamit sama reva dulu sihhh, jahat banget.. Ayah sama opa bro sudah ngak sayang lagi ya sama reva, reva ngambek sama ayah dan opa bro.." adel melipat kedua tangannya di dada, tidak lupa dengan bibirnya yang melengkung kebawah

Gracia dan nyoyah Natio terkekeh gemes melihat tingkah pundung adel saat ini.

Gracia mengambilkan sarapan dipiring untuk adel, lalu duduk disebelah anak bayik nya itu.

" udahh, pagi² ngak boleh ngambek².."ucap gracia, " sini sarapan dulu, bunda yang suapin. Aaa.." lanjutnya mengangkat sendok yang sudah berisikan nasi goreng buatannya dihadapan adel

Adel membuka mulutnya menerima suapan dari gracia. " emmm, makasih bunda aku yang cantik.."ucap adel tersenyum manis melihat gracia

" Khemm, bunda aja nih yang dipuji, momma enggak?.." adel dan gracia tersenyum.." momma reva ini juga ngak kalah cantik kok.."ucap adel tersenyum manis

Nyonya Natio tersenyum senang mendengarnya.." cucu kesayangan momma ini juga cantik, cantik banget malah.. Tetap seperti ini ya sayang nya momma.."ucap tulus nyonya Natio

Adel tersenyum lalu menganguk.."reva akan terus seperti ini, jika ada kalian dihidup reva.."adel memandang nyonyah Natio dan gracia bergantian

" reva sayang kalian, jangan tinggalin reva, ya. Reva tidak akan sangup jika tanpa kalian dikehidupan reva.."lirih adel

Tuan dan gracia memeluk erat adel, terharu dengan perkataan adel. Entah perasaan apa yang sedang gracia dan nyoyah Natio rasakan saat ini.

Seakan engan melepaskan adel pergi kemana-mana. Teringat dengan ancaman yang mereka terima, yang tertuju untuk kesayangan mereka ini, Reva Adellia Nathlan.

















" lapor tuan, nanti malam akan ada acara di rumah pak sean. Mereka akan mengadakan acara ulang tahun putri mereka, nak adel.."

" lakukan rencana kalian malam nanti. Saya tidak inggin mendengar kegagalan dari mulut mu, mirza. Atau kamu tau akibatnya.."

DIA? Cinta Pertama-Ku Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang