SEBELUMNYA....
Princess adalah anak perempuan satu-satunya di keluarga besar alexsander, dan merupakan berlian yang sangat berharga untuk mereka semua. Itu dikarenakan kelahiran anak perempuan dikeluarkan alexsander sangatlah jarang. Princess merupakan gadis tomboy tetapi ketika lagi bersama dengan keluarganya akan berubah menjadi anak-anak yang berumur.
LANJUT...
Sekarang adalah hari kepulangan Keandra dari rumah sakit, setelah menginap 2 Minggu disana Keandra diperbolehkan untuk pulang. Sebenarnya hari kepulangan Keandra adalah satu Minggu yang lalu tetapi karna paksaan dari keluarganya, Keandra tetap dirawat disana sampai dua Minggu lamanya. Sebenarnya juga kalau bukan karna rengekan dari Keandra mana mau keluarga besar alexsander memperbolehkan Keandra untuk pulang hari ini.
"Hmm, apakah papa senang pulang hari ini" ucap deran kepada sang ayah.
"Tentu papa senang, sudah dua Minggu papa terkurung di sini dan hari ini papa sudah diperbolehkan untuk pulang" ucap Keandra Dengan senyuman lebarnya.
Dibandingkan keempat anaknya Keandra lebih dekat dengan anak ketiganya, dikarenakan deran yang lebih terbuka dengannya dari pada anak-anaknya yang lain.
"Ah, sebaiknya deran bilang sama opa biar papa lebih lama menetap dirumah sakit" ucap deran yang sedang menggoda sang papa.
Keandra yang mendengar ucapan deran sontak menggelengkan kepalanya brutal dan berteriak melengking
"TIDAKKK" teriak Keandra. Semua orang yang mendengar teriakan Keandra langsung memasuki ruang inap Keandra.
"Hey sayang kamu kenapa teriak" panik Sandra ketika mendengar anak bungsunya yang berteriak.
"Hey boy kau kenapa" ucap keandric sambil membolak-balikkan Keandra untuk memastikan keadaan Keandra baik-baik saja.
"Hhhhhhh" deran yang melihat wajah panik mereka semua langsung tertawa dengan lepas.
Semua orang (-keandra) terpaku ketika mendengar suara tawanya deran untuk pertama kalinya setelah kematian sang ibu.
"Dad, jangan dengarkan ucapan deran ya" ucap Keandra dengan memelas kapadang sang Daddy.
Semua orang yang mendengar ucapan Keandra menyergitkan dahinya, emang apa yang dikatakan oleh deran sampai-sampai Keandra begitu panik.
"Emang apa yang dikatakan oleh deran" ucap penasaran keandric, sambil menatap intens deran.
"Ngak ada apa-apa kok opa. Deran hanya menggomballi papa dengan mengatakan kepada papa kalau deran akan memberitahu kepada kalian semua agar papa lebih lama menginap di rumah sakit, dan karna itu papa berteriak isteris" ucap deran panjang lebar.
Sedangkan semua orang tercengang ketika mendengarkan ucapan panjang lebar dari deran. Walaupun deran anak yang banyak bicara. tapi, mereka tidak pernah melihat deran bicara sepanjang itu. Kalimat yang paling panjang yang pernah mereka dengar hanya sepuluh kalimat yang paling panjang, dan sekarang dia berbicara sepanjang itu.
"Ahh, sepertinya Deddy setuju dengan usulan deran, untuk kamu menetap dirumah sakit ini lebih lama. Hmm berapa lama ya Deddy harus menahan mu disini. Ahh apakah satu bulan, dua bulan, atau tiga bulan" ucap Kendrick mengikuti drama yang dibuat oleh deran, Dan disetujui oleh mereka semua.
"Iya, kalau kamu lebih lama menetap disini lebih bagus" ucap arhan juga mengikuti drama yang sedang dimainkan.
Sedangkan Keandra sudah menggelengkan kepalanya dengan ribut, menandakan bahwa dirinya tidak setuju dengan ucapan mereka barusan. Membayangkan bahwa dirinya akan menetap disini untuk tiga bulan kedepan membuatnya merinding.
"Mom" ucap lirih Kendra kepada sang ibu dengan mata yang berkaca-kaca. Semua orang yang melihat itu mematung dibuatnya.
Sandra yang melihat anaknya menangis langsung memeluknya, Mambawa Keandra kedalam pelukannya dan mengusap pelan kepala keandra.
"Sttt, anak ganteng mommy kok menangis, malu diliatin banyak orang" ucap Sandra sambil melihat anak dan suaminya dengan tatapan tajamnya. Mereka berdua yang dilihat begitu oleh Sandra langsung menciut nyalinya untuk mengerjai Keandra.
[Gini-gini mereka masih takut sama Kanjeng ratu ya ges].
"Mom, Keandra gak mau disini, Keandra mau dirumah saja. Bilang sama Deddy dan Abang karna, kalau Aiden gak mau disini" ucap Keandra dengan lirih.
[Kalau ada yang gak mengerti sini Mimin jelasinnya.
Aiden: Keandra
Kara: arhan
Niel: Manuel
Itu semua nama-nama panggilan kesayangan yang diberikan oleh Keandra kepada kedua saudaranya dan untuk dirinya sendiri].
Sandra yang mendengar ucapan anaknya hanya mengangguk kepalanya menandakan bahwa dirinya menyetujui ucapan sang anak.
"Iya sayang kamu tetap akan pulang hari ini kok, biarkan mereka menjadi urusan mommy" ucap Sandra meyakinkan sang anak dengan ucapannya.
"Dan untuk kalian berdua, kalian akan dihukum karna membuat anakku sedih" ucap Sandra menatap mereka dengan tatapan ingin menguliti mereka berdua.
"Sayang, kenapa hanya kami berdua yang kau hukum cucu deran biang dari masalah ini kenapa dia tak kau hukum juga" ucap Keandric yang merasa menjadi kambing hitam dari kesalahan yang dibuat oleh sang cucu, arhan yang mendengarkan ucapan sang Deddy menganggukkan kepalanya menandakan bahwa dirinya setuju dengan ucapan sang Deddy.
"Oh, kalau untuk cucuku biarkan saja, karna ini merupakan hari yang sangat berarti untuknya" ucap Sandra, semua yang mengerti kemana arah ucapan Sandra hanya menganggukkan kepalanya.
Tiga orang yang sedang berdiri dipojokkan menatap rumit kearah depan dan Keandra.
"Aku seperti bang deran yang dengan mudah berinteraksi dengan papa"
"Kenapa aku merasa iri dengan saudaraku sendiri"
"Shit, dia sudah mengambil star terlebih dahulu"
Batin mereka bertiga. Ya, mereka adalah anak Keandra yang lebih tepatnya yaitu Jonathan, daren, and si bungsu yaitu Rafael.
Tampa mereka bertiga sadari semua orang (-Kendra, deran, dan sandra. Keandra dan deran yang beradu mulut dikarenakan Keandra tidak terima dikerjai oleh sang anak dan sendra yang berusaha memberhentikan aksi adu mulut itu) yang berada di dalam ruangan itu menatap mereka bertiga dengan seringai kecil di mulut mereka. Mereka semua tau kalau mereka bertiga merasa iri dengan kedekatan Keandra dengan deran.
Hay gaes ada yang rindu nggak nih Ama ceritanya mimin. Mohon maaf ya Mimin lama updatenya dikarenakan Mimin itu males kalau nge update cerita cuman satu bab. Mimin suka nya kalau mengupdate cerita itu tiga atau lebih banyak baru Mimin update. Sorry ya sekali lagih
KAMU SEDANG MEMBACA
Transmigrasi papa
Teen FictionTidak pernah berbayang di dalam hidupnya. Kenzie kalau dirinya akan menjadi seorang ayah antagonis dan protagonis pria di novel yang dibuat oleh temen perkantorannya. "Jadi duda nih? Belum juga esek esek udah jadi duda aja monyet" *** Kenzie Agustin...
